Teruslah Mengalir

air mengalirSudah cukup lama rasanya saya tak melihat turunnya hujan. Jangankan hujan yang lebat, awan mendung pun tak saya temukan di langit. Musim kemarau belumlah sampai ke penghujungnya. Matahari masih berjaya untuk memandikan teriknya di bumi ini. Bukan hanya di siang hari, di pagi saat saya berangkat ke kantor pun panas dan silaunya sudah terasa.

Dampak dari musim kemarau kali ini sudah mulai terasa. Air tanah mulai berkurang. Tak heran bila saya keluar rumah, mesin pompa air di rumah-rumah tetangga tak henti-henti berbunyi. Pompa tersebut harus bekerja extra keras dan lama karena harus mengisi penampungan air hingga penuh sementara persediaan air di sumbernya tidak sebanyak masa-masa sebelum kemarau ini. Akibatnya, di beberapa rumah, salah satu komponen di dalam pompa air tersebut menjadi rusak yang menimbulkan suara yang jauh lebih bising.

Untuk mengurangi kebisingan tersebut, komponen tersebut harus diganti. Walaupun hanya satu komponen saja yang harus diganti, pekerjaan tersebut tidaklah mudah. Diperlukan jasa orang yang sudah ahli dalam melakukannya.

Di tempat lain, pemilik pompa yang merasa perlu untuk menambah kedalaman sumur airnya harus mengeluarkan biaya yang besarnya sekitar ratusan ribu rupiah bahkan bisa mencapai jutaan rupiah. Lagi-lagi pekerjaan ini hanya bisa dilakukan oleh yang ahli di bidangnya, mereka adalah para penggali sumur.

Ternyata, di musim kemarau ini, ketika air tersendat mengalir, ada sebagian rezeki yang lancar mengalir.

Subhaanallah wal hamdulillah wa laa ilaaha illallaah wallaahu akbar.

—–ooooo00000ooooo—–

ya Allah
teruskanlah air mengalir
dari hulu menuju hilir
berliku-liku tanpa terhalang
menghijaukan yang gersang

ya Allah
turunkanlah hujan
dari langit berawal gumpalan awan
basahi bumi yang mulai kerontang
hadirkan kesegaran yang lama hilang


Tulisan Terkait Lainnya :

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s