Ingin Berbagi, Atau Bermalas Diri?

“Ki, kasihan motornya tuh, udah lama enggak dimandiin,” komentar seseorang dengan nada mengingatkan agar saya membersihkan sepeda motor saya yang memang sudah kotor karena sudah beberapa waktu tidak dicuci.

Setelah ada waktu luang, saya segera membawa sepeda motor saya ke tempat pencucian motor. Setelah menyerahkan sepeda motor kepada salah seorang pekerja di situ, saya duduk-duduk santai sambil melihat motor saya dibersihkan.

Dengan teliti, sepeda motor saya disiram dan dibersihkan oleh salah seorang pegawai di tempat pencucian motor tersebut. Mungkin karena peralatan di tempat pencucian motor terbilang lebih lengkap dibandingkan dengan yang ada di rumah, mulai dari alat penyemprot, kain pencuci, sikat, serta sabun atau shampo khusus untuk mencuci motor, ditambah dengan semir, hasil akhirnya, motor saya menjadi kinclong.

“Bagi-bagi rezeki,” begitulah komentar orang tua saya ketika saya kembali ke rumah dengan motor yang sudah dicuci di tempat pencucian motor.

Memang, dengan menyerahkan sepeda motor saya untuk dibersihkan di tempat pencucian motor, saya harus mengeluarkan sekian ribu rupiah untuk mengganti tenaga yang telah dikeluarkan oleh pekerja di tempat itu dan tips. Jumlahnya cukup sebanding dengan hasil yang saya terima.

Di lain waktu, saya mencoba untuk mencuci motor dengan tangan saya sendiri. Sabun khusus motor sudah saya beli, begitu juga kain pencuci. Setelah seluruh bagian motor saya siram, mulailah saya mencoba membersihkan setiap bagian motor. Ternyata, ketika baru sebagian body motor yang saya bersihkan, saya sudah merasakan pegal di pinggang. Cukup berat ternyata. Mungkin karena saya belum terbiasa.

Saya tidak bisa membayangkan bagaimana para pekerja yang mencuci motor itu menyiram, menggosok, menyikat, mengelap, serta menyemir body motor, bahkan di tempat-tempat yang sulit dijangkau. Mereka berdiri, berjongkok, membungkuk berulang kali selama kurang lebih 30 – 45 menit. Ketika mengerjakan itu semua, tak tersirat keletihan di wajah mereka. Betapa kuatnya mereka.

Lantas, jika nanti motor saya kotor dan harus dibersihkan, lalu saya memilih mencuci di tempat pencucian motor, apa kira-kira alasan saya melakukan hal itu? Ingin berbagi atau hanya kemalasan diri?


Tulisan Terkait Lainnya :

33 thoughts on “Ingin Berbagi, Atau Bermalas Diri?

  1. rinrinjamrianti Mei 28, 2007 / 00:00

    hehe… bisa dua2nya mas… :)jika memang bisa dikerjakan oleh ‘ahli-nya’, sebaiknya percayakan saja sama mereka…. nah tinggal waktu yg 30-45 menit menunggu mencuci itu harus bisa dimanfaatkan untuk mengganti-kan uang yg dikeluarkan… πŸ™‚

  2. thetrueideas Mei 28, 2007 / 00:00

    jampang said: Ternyata, ketika baru sebagian body motor yang saya bersihkan, saya sudah merasakan pegal di pinggang

    kegemukan kali kayak saya :))

  3. greenstory Mei 28, 2007 / 00:00

    hehehekayak suamiku aja maaunya ke tempat pencucian motor.

  4. ntho Mei 28, 2007 / 00:00

    serahkan sesuatu pada ahlinya…

  5. karitasurya Mei 28, 2007 / 00:00

    Jawabnya May be yes… May Be No…:D:D:D

  6. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    rinrinjamrianti said: hehe… bisa dua2nya mas… :)jika memang bisa dikerjakan oleh ‘ahli-nya’, sebaiknya percayakan saja sama mereka…. nah tinggal waktu yg 30-45 menit menunggu mencuci itu harus bisa dimanfaatkan untuk mengganti-kan uang yg dikeluarkan… πŸ™‚

    ya mudah2an kalau saya milih salah satu dari dua hal itu, bisa ikhlas πŸ™‚

  7. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    thetrueideas said: kegemukan kali kayak saya :))

    hmmm…. harus diet donk neh.

  8. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    greenstory said: hehehekayak suamiku aja maaunya ke tempat pencucian motor.

    lebih enak soalnya, datang, duduk, selesai…. gak pake keringetan

  9. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    smartie78 said: nikmatnya berbagi πŸ™‚

    ya… seneng juga enggak ada pegel2.hehehehehe

  10. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    ntho said: serahkan sesuatu pada ahlinya…

    biar hasilnya memuaskan, ya πŸ™‚

  11. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    karitasurya said: Jawabnya May be yes… May Be No…:D:D:D

    hehehehehe….iklan πŸ™‚

  12. murnii Mei 28, 2007 / 00:00

    sekali-kali cuci sendiri, tapi lebih sering ke tukang cuci motor. Soalnya lebih bersih dan lebih kinclong. Nggak capek pula.

  13. ntho Mei 28, 2007 / 00:00

    jampang said: biar hasilnya memuaskan, ya πŸ™‚

    serahkan sesuatu pada ahlinya atau berbuah kehancuran*apalah artinya goceng dibandingkan encok pegel linu yang anda derita seharian*) “ahlinya” tidak sama dengan “berpengalaman”, terutama jika dikaitkan dengan urusan politik dan pemilihan pemimpin

  14. abhicom2001 Mei 28, 2007 / 00:00

    berbagi atau kemalasan diri ya…. relatif mas. kalo nyuci sendiri terus2an malah dituduh medit bin pelit nanti heuehhe

  15. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    murnii said: sekali-kali cuci sendiri, tapi lebih sering ke tukang cuci motor. Soalnya lebih bersih dan lebih kinclong. Nggak capek pula.

    iya, bener mbak.lebih CLING!

  16. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    ntho said: serahkan sesuatu pada ahlinya atau berbuah kehancuran*apalah artinya goceng dibandingkan encok pegel linu yang anda derita seharian

    maksudnya seh wat olahraga, solanya jarang olahraga πŸ™‚

  17. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    abhicom2001 said: berbagi atau kemalasan diri ya…. relatif mas. kalo nyuci sendiri terus2an malah dituduh medit bin pelit nanti heuehhe

    hmm…. diatur aje kali yeh :)kapan bawa ke steam, kapan nyuci sendiri.

  18. inamujur Mei 28, 2007 / 00:00

    hmm.. kalo ina lebih suka di bawa ke tukang cuci.. soalnya alatnya lengkap… tapi sekali2 boleh juga cuci sendiri dirumah … seru aja πŸ™‚

  19. jejakkakiku Mei 28, 2007 / 00:00

    kalo menurut saya, yang sudah anda lakukan adalah berbagi. dan diri anda dan sang pencucu motorpun juga mendapatkan keuntungan. kalau permasalahannya adalah malas atau bukan, hehehe silahkan anda jawab sendiri πŸ™‚

  20. wishknew Mei 28, 2007 / 00:00

    Sambil nunggu motor dicuci sambil baca buku yang bermanfaat.

  21. rasti812 Mei 28, 2007 / 00:00

    Berbagi itu bukannya tergantung Niat?…jadi nggak ada tuh hubungan causal effect…kalau niatnya males, ya jadinya gak berbagi…tapi kalau niatnya berbagi ya jadinya berbagi ..tapi kalau niatnya males tapi alesan yang keluar untuk berbagi itu mah gak nyambung hehehe…males mah males ajah…hehehe…Sementara buat si pencuci motor kan terlepas motivasi males atau berbagi dari clients…semua itu menjadi rejeki baginya bukan?…

  22. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    inamujur said: hmm.. kalo ina lebih suka di bawa ke tukang cuci.. soalnya alatnya lengkap… tapi sekali2 boleh juga cuci sendiri dirumah … seru aja πŸ™‚

    di tempat pencucian emang alat2nya lebih lengkap, mbak

  23. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    jejakkakiku said: kalo menurut saya, yang sudah anda lakukan adalah berbagi. dan diri anda dan sang pencucu motorpun juga mendapatkan keuntungan. kalau permasalahannya adalah malas atau bukan, hehehe silahkan anda jawab sendiri πŸ™‚

    malu jawabnya πŸ™‚

  24. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    wishknew said: Sambil nunggu motor dicuci sambil baca buku yang bermanfaat.

    hmm…. jadi harus bawa buku kalo mo ke tempat pencucian.mudah2an saya bisa nyoba.makasih mas sarannya.

  25. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    rasti812 said: Berbagi itu bukannya tergantung Niat?…jadi nggak ada tuh hubungan causal effect…kalau niatnya males, ya jadinya gak berbagi…tapi kalau niatnya berbagi ya jadinya berbagi ..tapi kalau niatnya males tapi alesan yang keluar untuk berbagi itu mah gak nyambung hehehe…males mah males ajah…hehehe…Sementara buat si pencuci motor kan terlepas motivasi males atau berbagi dari clients…semua itu menjadi rejeki baginya bukan?…

    pengennya seh berbagi, tapi ya ada sedikit bayang2 kemalasan πŸ™‚

  26. bunebam2 Mei 28, 2007 / 00:00

    Kalo motornya ga kotor2 amat, cuci sendiri, itung2 olahraga……tapi kalo abis ujan kotor disana-sini, enakan cuci ditempat pencucian…….sekalian bersih & ga capek…..

  27. jampang Mei 28, 2007 / 00:00

    bunebam2 said: Kalo motornya ga kotor2 amat, cuci sendiri, itung2 olahraga……tapi kalo abis ujan kotor disana-sini, enakan cuci ditempat pencucian…….sekalian bersih & ga capek…..

    makasih sarannya, mbak πŸ™‚

  28. nawhi September 16, 2010 / 00:00

    pake alasan yang pertama aja biar dapat pahala.buseet ini postingan tahun 2007 he he he

  29. jampang September 16, 2010 / 00:00

    nawhi said: buseet ini postingan tahun 2007 he he he

    udah lama emang, tapi masih up to date kan?

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s