Ketika Alam Berunjuk Rasa

Lembah Harau
Lembah Harau

Mungkin Tuhan mulai bosan
Melihat tingkah kita
Yang selalu salah dan bangga
dengan dosa-dosa
Atau alam mulai enggan
Bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada
Rumput yang bergoyang

Kata-kata di atas adalah bagian dari lirik lagu yang berjudul Berita Kepada Kawan yang dibawakan oleh Ebiet G Ade. Lagu tersebut sepertinya mungkin akan kembali terdengar kali ini, tat kala aneka musibah kembali menimpa bumi nusanatara tercinta ini.

Pantaskah kita menyalahkan alam sebagai penyebab segala bencana yang terjadi? Padahal mereka adalah makhluk yang taat bersujud kepada Sang Khaliq tanpa pernah membantah. Sementara kita, dengan segala kelebihan yang kita miliki dibandingkan makhluk lain selalu bertingkah semena-semena.

Hutan ditebang, pohon-pohon tetap diam membisu tak kan berteriak. Kali dan sungai dibendung dengan sampah, airnya tak kan pernah marah dan mencaci balik. Jadi, jangan salahkan jika gunung yang membalas dendam atas sakit yang diderita sahabatnya. Jangan pula salahkan air jika ia ingin berunjuk gigi sekarang karena sebelumnya manusia telah membendung setiap langkahnya.

Seharusnya, kita tak menyalahkan mereka melainkan seharusnya kira iri kepada mereka.

—ooo000ooo—

tidakkah kalian iri kepada hamparan laut
dengan air dan deru gelombang yang tak pernah surut
yang tetap bersujud dan tak cukup hanya berlutut
hingga tibanya sang maut

tidakkah kalian iri kepada bintang-gemintang
dengan kokohnya melekat di langit tanpa tiang
yang tetap bertasbih bersama kerlip cahayanya yang tak pernah hilang
hingga akhir masa menjelang

tidakkah kalian iri kepada matahari
dengan istiqomahnya menyinari bumi
sebagai perwujudan sebuah bakti
hingga akhir tugasnya suatu hari nanti

tidakkah kalian iri kepada bumi
yang selalu terinjak-injak oleh setiap langkah kaki
bahkan selalu tertimpa kotoran bagai menerima caci-maki
namun dibalasnya dengan kejernihan hati dan sesuatu yang penuh arti

36 thoughts on “Ketika Alam Berunjuk Rasa

  1. melatidesa Oktober 26, 2010 / 00:00

    jampang said: itu lirik di awal lagunya, mbak

    iyah…lagu itu sangat bermakna

  2. jampang Oktober 26, 2010 / 00:00

    melatidesa said: iyah…lagu itu sangat bermakna

    kalau enggak salah penyanyi sendiri enggak kepengen mendengar lagu itu. soalnya kalau lagu itu diputar pasti terkait dengan musibah atau bencana negeri ini.

  3. melatidesa Oktober 26, 2010 / 00:00

    jampang said: kalau enggak salah penyanyi sendiri enggak kepengen mendengar lagu itu. soalnya kalau lagu itu diputar pasti terkait dengan musibah atau bencana negeri ini.

    benar…aku baca sharingnya tadi dan terbaca lirik itu, fikiran ku langsung ke merapi

  4. jampang Oktober 26, 2010 / 00:00

    melatidesa said: merapi

    kiamat tambah dekat….

  5. melatidesa Oktober 27, 2010 / 00:00

    jampang said: kiamat tambah dekat….

    teman yg dekat d sana kata sudah semakin reda koq….puncak merapi sudah keliatan lagi. Semoga sudah over, amin.

  6. anchaanwar Oktober 27, 2010 / 00:00

    Hukum aksi = reaksi akan selalu terjadi.Sebenarnya kita telah memetik apa yang kita taman bukan?

  7. jampang Oktober 27, 2010 / 00:00

    melatidesa said: teman yg dekat d sana kata sudah semakin reda koq….puncak merapi sudah keliatan lagi. Semoga sudah over, amin.

    alhamdulillah..

  8. jampang Oktober 27, 2010 / 00:00

    anchaanwar said: Hukum aksi = reaksi akan selalu terjadi.Sebenarnya kita telah memetik apa yang kita taman bukan?

    yup…“Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahan mu)”. QS asy-Syura [42] : 30“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (QS. 30:41)

  9. vira80 Oktober 27, 2010 / 00:00

    Kenapa harus iri?Itukan penyakit hati 😀

  10. vira80 Oktober 27, 2010 / 00:00

    Tidakah kalian iri dg bumi?Apakah kita lupa kalau jasad kita dari bumi juga? (tanah)Tanah akan gersang tanpa air…Air takan berombak tanpa angin…Angin takan ada bila tak cipta.Siapa yang kuasa?Banyak manusia melupakanya 😦

  11. jampang Oktober 27, 2010 / 00:00

    ratnapratiwi said: mantep puisi.. daleeem..

    semoga bermanfaat

  12. jampang Oktober 27, 2010 / 00:00

    vira80 said: Kenapa harus iri?Itukan penyakit hati 😀

    kalau iri dalam hal kebaikan kan gpp 🙂

  13. jampang Oktober 27, 2010 / 00:00

    vira80 said: Banyak manusia melupakanya 😦

    hiks…

  14. dhaimasrani Oktober 27, 2010 / 00:00

    jampang said: “Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahan mu)”. QS asy-Syura [42] : 30“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (QS. 30:41)

    Ingin merenung tentang ayat – ayat ini….Thanks Mas 🙂

  15. jampang Oktober 27, 2010 / 00:00

    dhaimasrani said: Thanks Mas 🙂

    sama-sama

  16. ikhwatiislam Oktober 26, 2010 / 00:00

    Coba kita bertanya padaRumput yang bergoyang bukan berdendang ya,,brati tdi salah bikin QN 😀 *jd malu*

  17. hwibntato Oktober 26, 2010 / 00:00

    jampang said: tidakkah kalian iri kepada bumiyang selalu terinjak-injak oleh setiap langkah kakibahkan selalu tertimpa kotoran bagai menerima caci-makinamun dibalasnya dengan kejernihan hati dan sesuatu yang penuh arti

    mantap sekali …!

  18. ndhaandini Oktober 26, 2010 / 00:00

    :((

  19. nawhi Oktober 26, 2010 / 00:00

    jampang said: tidakkah kalian iri kepada bumiyang selalu terinjak-injak oleh setiap langkah kakibahkan selalu tertimpa kotoran bagai menerima caci-makinamun dibalasnya dengan kejernihan hati dan sesuatu yang penuh arti

    Subhanallah, betap bumi begitu baik pada manusia tapi manusia malah berbuat kerusakan di muka bumi.

  20. jampang Oktober 26, 2010 / 00:00

    ikhwatiislam said: bukan berdendang ya,,brati tdi salah bikin QN 😀 *jd malu*

    tapi itu emang ada di lirik lagu, koq

  21. jampang Oktober 26, 2010 / 00:00

    hwibntato said: mantap sekali …!

    makasih, mas.tinggal kita bisa petik pelajaran atau tidak 😦

  22. jampang Oktober 26, 2010 / 00:00

    ndhaandini said: :((

    iri yah? 🙂

  23. ikhwatiislam Oktober 26, 2010 / 00:00

    jampang said: tapi itu emang ada di lirik lagu, koq

    hehe,,justru itukrn salah nulis, aku jd malu, *blushing*

  24. jampang Oktober 26, 2010 / 00:00

    nawhi said: Subhanallah, betap bumi begitu baik pada manusia tapi manusia malah berbuat kerusakan di muka bumi.

    bisakah kita seperti itu?*susehhhhhhhhhh*

  25. ndhaandini Oktober 26, 2010 / 00:00

    jampang said: iri yah? 🙂

    lah kok iri..??? sedih 😦

  26. ekspresilepas Oktober 26, 2010 / 00:00

    Subhanalloh.. layaknya manusia introspeksi, mulai berbenah dan byk bersyukur ya Mas.. mksh tuk sharingnya ya.. 🙂

  27. jampang Oktober 26, 2010 / 00:00

    ndhaandini said: lah kok iri..??? sedih 😦

    oh…kirain iri sama alam*ma;u*

  28. ndhaandini Oktober 26, 2010 / 00:00

    jampang said: oh…kirain iri sama alam*ma;u*

    iri berunjuk rasa ya…??/ hahaha…

  29. jampang Oktober 26, 2010 / 00:00

    ikhwatiislam said: hehe,,justru itukrn salah nulis, aku jd malu, *blushing*

    udah di balas di QNnya tuh 🙂

  30. jampang Oktober 26, 2010 / 00:00

    ekspresilepas said: mksh tuk sharingnya ya.. 🙂

    sama-sama, mbak

  31. jampang Oktober 26, 2010 / 00:00

    ndhaandini said: iri berunjuk rasa ya…??/ hahaha…

    bukan…. tapi tunduk sama yang kuasa

  32. renypayus Oktober 26, 2010 / 00:00

    😦

  33. jampang Oktober 26, 2010 / 00:00

    renypayus said: 😦

    jangan lama2 sedihnya

  34. melatidesa Oktober 26, 2010 / 00:00

    Perjalanan iniTrasa sangat menyedihkan…

  35. jampang Oktober 26, 2010 / 00:00

    melatidesa said: Perjalanan iniTrasa sangat menyedihkan…

    itu lirik di awal lagunya, mbak

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s