(Benarkah) Duka Itu Telah Pergi

street
Depok, Oktober 2010

Untuk kesekian kalinya saya melewati Jalan Arif Rahman Hakim dalam perjalanan menuju kantor. Untuk kesekian kalinya pula, lampu lalu-lintas menyala merah sehingga saya harus menghentikan laju motor saya.

Sambil menunggu lampu menyala hijau, saya alihkan pandangan ke sebelah kiri di mana biasanya saya melihat seorang ibu duduk bersandar dambil mengawasi kedua balitanya yang masih terlena di dunia mimpi masing-masing sambil diiringi deru suara kendaraan bermotor yang lalu-lalang. Tapi, saya tidak menemukan mereka. Entah hari ini sudah hari keberapa saya tidak melihat ibu dan dua anaknya tersebut.

*****

Suatu malam, saya menyusuri Jalan Arif Rahman Hakim untuk kembali ke rumah. Tepat di sebelum pertigaan jalan tersebut, di depan fitness center, saya melihat seorang ibu dan dua orang anaknya yang biasanya saya lihat mereka di pagi hari ketika berangkat ke kantor.

Apa yang saya lihat malam itu, menghapus praduga saya sebelumnya yang sempat berpikir negatif bahwa ibu dan kedua anaknya itu didrop pagi-pagi sekali untuk mengemis dan bukan bermalam di situ.

*****

Akhirnya di suatu pagi, saya bisa berangkat ke kantor lebih pagi daripada biasanya. Sesuai dengan apa yang pernah saya niatkan, saya ingin  membelikan sesuatu untuk ibu dan kedua anaknya tersebut. Akhirnya saya belikan bubur ayam untuk sarapan mereka. Saya pesankan tiga bungkus bubur ayam dan meminta tolong kepada tukang bubur agar mengantarkannya kepada ibu dan kedua anaknya tersebut.

Tukang bubur tersebut mau memenuhi permintaan tolong saya. Saya keluarkan uang seharga bubur ayam dan segera melanjutkan perjalanan saja menuju kantor.

Beberapa pagi berikutnya, saya tidak lagi melihat ibu dan dua balitanya di singgasana mereka. Hati ini bertanya-tanya kemana mereka pergi? Untuk selamanya atau hanya sementara saja? Apakah mereka telah mendapat tempat yang lebih baik berkat bantuan dari orang-orang yang berhati mulia? Ataukah mereka terusir pergi karena sebuah kebijakan yang tidak menginginkan keberadaan mereka?

Jika mereka kini berada dalah keadaan yang lebih baik, sungguh saya sangat bergembira, meski itu bukan karena saya yang membantu mereka. Duka itu benar-benar telah pergi. Tapi jika mereka terusir, saya merasa bersalah. Jangan-jangan, mereka terusir karena tulisan saya dibaca oleh pihak-pihak yang tidak berkenan. Dan duka itu bukan saja tidak sirna tapi justru bertambah. Astaghfirullah!


Tulisan Terkait Lainnya :

13 thoughts on “(Benarkah) Duka Itu Telah Pergi

  1. sukmakutersenyum Oktober 27, 2010 / 00:00

    mungkin digusur satpol PPjadi pindah tempattapi, ikut berdoa juga spy mereka baik2 aja amiin

  2. thetrueideas Oktober 27, 2010 / 00:00

    Yang keterlaluan, yang mengeksploitasi mereka dalam mencari uang…

  3. jampang Oktober 27, 2010 / 00:00

    srisariningdiyah said: mudah2an yang terbaik buat mereka ya mas…

    iya, mbak… aamiin

  4. jampang Oktober 27, 2010 / 00:00

    sukmakutersenyum said: ikut berdoa juga spy mereka baik2 aja amiin

    semoga…

  5. jampang Oktober 27, 2010 / 00:00

    thetrueideas said: Yang keterlaluan, yang mengeksploitasi mereka dalam mencari uang…

    iyah…tapi…saya kan nulis cerita mereka dan tulisan saya itu saya ikut sertakan dalam lomba, seandainya menang dan dapat hadiah…. masuk mengeksploitasi mereka gak yah? HIKS…

  6. deikka Oktober 27, 2010 / 00:00

    ikut mendoakan semoga mereka baik2 saja dan slalu dalam lindunganNYA

  7. jampang Oktober 27, 2010 / 00:00

    deikka said: ikut mendoakan semoga mereka baik2 saja dan slalu dalam lindunganNYA

    aamiin…

  8. bundanyaraihan Oktober 27, 2010 / 00:00

    Semoga mereka mendapatkan kehidupan yg lebih baik. Aamiin

  9. hwibntato Oktober 27, 2010 / 00:00

    mungkin mereka sedang mudik, Mas …

  10. jampang Oktober 27, 2010 / 00:00

    bundanyaraihan said: Semoga mereka mendapatkan kehidupan yg lebih baik. Aamiin

    iya, mbak… aamiin

  11. jampang Oktober 27, 2010 / 00:00

    hwibntato said: mungkin mereka sedang mudik, Mas …

    kalau mudik dan di sana berkehidupan lebih baik, ya jangan balik aja🙂

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s