Apa itu Hosting dan Domain

Dunia maya yang kini semakin nyata. Mungkin itulah ungkapan yang menggambarkan apa yang bisa dilakukan seseorang di dunia maya. Melakukan transaksi jual-beli yang dahulunya diharuskan adanya pertemuan antara penjual dan pembeli, serta adanya barang yang jelas terlihat, kini cukup dilakukan secara online tanpa perlu tatap muka antara kedua pihak. Pembayaran tagihan, yang dahulunya diperlukan datang ke loket-loket pembayaran, kini cukup dengan online dan memanfaatkan jasa internet banking di dunia maya. Jika dahulu, seseorang yang suka menulis segala kejadian sehari-harinya dalam sebuah buku harian yang hanya bisa dibaca oleh dirinya seorang atau orang lain yang diizinkan dengan cara membaca langsung buku harian tersebut, kini, orang tersebut bisa menyebarluaskan catatan hariannya kepada siapa pun, baik yang sudah dikenal atau pun yang belum dikenal di seluruh dunia. Begitulah dunia maya.

Lantas, bagaimanakah agar tulisan atau file-file yang kita miliki dan ingin kita publish dapat dilihat oleh orang banyak?

Jika tulisan kita masih berbentuk file-file yang tersimpan di dalam hardisk komputer atau laptop kita, maka hanya kita seoranglah yang bisa melihatnya. Sehingga, untuk menyebarluaskan file-file tersebut agar dapat dilihat oleh orang banyak, maka diperlukan sesuatu yang disebut hosting.

Hosting merupakan sebuah istilah untuk jasa penyewaan server Internet untuk keperluan website, email, dan beberapa hal lainnya, di mana pihak pemakai atau penyewa jasa hosting mendapatkan sejumlah ruang disk, account email, akses shell/FTP, dan lain-lain, serta dapat mengupload file-file website yang kemudian nanti dapat dilihat oleh pengunjung website. Di Indonesia, sudah banyak perusahaan atau penyedia jasa hosting murah yang bisa kita manfaatkan untuk menyimpan file-file yang ingin kita publish ke halayak ramai.

Setelah melakukan hosting, agar orang-orang dapat melihat file-file yang kita miliki, maka yang kita lakukan selanjutnya adalah memberitahukan kepada orang yang ingin melihatnya sebuah alamat di mana file-file tersebut kita simpan.

Sebagai perumpamaan, jika di dunia nyata tempat yang dimaksud adalah rumah tempat tinggal kita, maka kita akan memberitahukan alamat rumah kita kepada orang yang dimaksud. Sebagai contoh, alamat rumah saya berada di Perumahan Bambu Asri No. 28, Tirtajaya, Sukmajaya, Depok. Alamat tersebut mungkin lebih mudah diingat seseorang dibandingkan jika saya memberitahukan kode atau Nomor Objek Pajak (NOP) yang terdiri dari 18 digit. Begitulah kira-kira penggambaran sebuah domain dalam dunia nyata.

Dalam sebuah jaringan internet, setiap server akan memiliki kode atau nomor unik masing-masing yang dikenal dengan sebutan IP. Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP. Contoh IP versi 4 adalah 192.168.0.3, sedangkan contoh IP versi 6 adalah 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A.

Sekarang, bayangkan jika kita harus mengingat-ingat semua angka yang menjadi IP tersebut, sulit bukan? Maka di sinilah fungsi sebuah domain, yaitu menyederhanakan IP. Tak perlu kita mengetik deretan angka IP sebuah web, tetapi cukuplah kita mengetik domain web tersebut, semisal http://www.jagoanhosting.com/. Dengan demikian, domain dapat diartikan sebagai sebuah nama yang unik untuk mengidentifikasikan satu atau lebih nomor IP sehingga akan mudah untuk diingat.

Dalam sebuah domain, terdapat beberapa struktur atau tingkatan. Tingkat pertama biasa disebut Top Level Domain. Yakni deretan kata di belakang nama domain seperti .com (dotcommercial), .net (dotnetwork), .org (dotorganization), .edu (doteducation), .gov (dotgoverment), dan .mil (dotmilitary), misalnya.

Ada dua macam Top Level Domain, yaitu Global Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD). gTLD adalah seperti yang diungkapkan di atas dan ccTLD adalah TLD yang diperuntukkan untuk masing-masing negara, seperti Indonesia dengan kode ID (co.id, net.id, or.id) atau Singapura dengan kode SG (com. sg, net.sg, dan lain sebagainya).

Tingkat ke dua adalah Second Level Domain (SLD), yaitu nama domain sebenarnya yang terdaftar. Misalnya nama-domain.com, maka nama-domain adalah SLD dan TLD- nya adalah .com.

Tingkat ke tiga dalam struktur domain adalah Third Level Domain, yaitu nama sebelum Second Level Domain dan Top Level Domain. Misalnya webmail. nama- domain.com atau namateman. nama-domain.com.

rujukan :
http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP
http://andabelumberuntung.blogspot.com/2009/01/jenis-jenis-domain.html
http://www.total.or.id/info.php?kk=Hosting

19 thoughts on “Apa itu Hosting dan Domain

  1. anotherorion Januari 10, 2011 / 00:00

    sip mas infonya baru sadar IPv6 pake bilangan hexa(0-9, A-F) buat penomoran IPnya

  2. jampang Januari 10, 2011 / 00:00

    anotherorion said: sip mas infonya baru sadar IPv6 pake bilangan hexa(0-9, A-F) buat penomoran IPnya

    saya juga baru tahu hari ini mas dari hasil browsing karena mo ikutan lomba πŸ™‚

  3. rirhikyu Januari 10, 2011 / 00:00

    keren animasinyajelas bener ^_^mantapsss

  4. jampang Januari 10, 2011 / 00:00

    rirhikyu said: keren animasinyajelas bener ^_^mantapsss

    saya sendiri belum lihat xixixixixixi

  5. rirhikyu Januari 10, 2011 / 00:00

    luchu koq ^_^aku liat animasinya dulu πŸ™‚

  6. jampang Januari 10, 2011 / 00:00

    rirhikyu said: luchu koq ^_^aku liat animasinya dulu πŸ™‚

    lagi minta temen download… soalnya youtube diblokir 😦

  7. jampang Januari 10, 2011 / 00:00

    nitafebri said: animasinya asiik..

    jadi penasaran…. padahal udah mau jam sepuluh… ada acara*sok sibux

  8. hwwibntato Januari 10, 2011 / 00:00

    oh, begitu ya …*manggut-manggut … he he he …

  9. trewelu Januari 11, 2011 / 00:00

    semoga itu bukan alamat rumah yang sebenarnya..

  10. thetrueideas Januari 11, 2011 / 00:00

    gimana cara nonton youtube, tanpa buffering melulu? πŸ˜›

  11. jampang Januari 11, 2011 / 00:00

    hwwibntato said: oh, begitu ya …*manggut-manggut … he he he …

    sama-sama belajar yuk, mas πŸ™‚

  12. jampang Januari 11, 2011 / 00:00

    trewelu said: semoga itu bukan alamat rumah yang sebenarnya..

    alamat sebenarnya koq, cuma belum lengkap aja…. xixixixixi

  13. jampang Januari 11, 2011 / 00:00

    thetrueideas said: gimana cara nonton youtube, tanpa buffering melulu? πŸ˜›

    kan ada modem baru yang youtube tanpa buffering, cuma 499 ribu, mas :)*saya mo ambil filenya, tadi minta temen download

  14. thetrueideas Januari 11, 2011 / 00:00

    jampang said: weh, sudah pernah punya?

    belum…hanya ngecek seperti pak de top lakukan πŸ™‚

  15. jampang Januari 11, 2011 / 00:00

    thetrueideas said: belum…hanya ngecek seperti pak de top lakukan πŸ™‚

    pantesan πŸ™‚

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s