Warisan Kenangan dari kakek Untuk Cucu

sumber

Di suatu masa, ketika saya masih anak-anak, salah satu alat permainan yang pernah ngtrend adalah ketapel. Ketapel, dalam Bahasa Betawi biasanya disebut jepretan. Kala itu, setiap anak, pasti membawa ketapel ketika bermain. Adakalanya memang diniatkan untuk berburu burung, menjepret buah di pohon, atau pun sekedar untuk meletih kemahiran mengenai sasaran.Kebanyakan dari mereka, membuat ketapel sendiri. Namun ada juga yang minta dibuatkan. Saya peran mencoba untuk membuat sendiri, tapi karena kemampuan saya yang terbatas dalam ini, sudah pasti ketapel buatan saya tidak sebagus teman-teman saya.

Biasanya, ketapel dibuat dari batang pohon bercabang yang berbentuk huruf Y, tentu saja dengan ukuran yang disesuaikan, tidak terlalu besar, tidak pula terlalu kecil. Jika mau ketapel yang kuat, bisa menggunakan batang pohon jambu biji. Tapi karena terbatas, tak semua anak-anak mendapatkannya, termasuk saya. Jika tidak berhasil menemukan, batang pohon lain datap dijadikan pilihan pengganti. Bahkan ada salah seorang teman saya yang sangat kreatif dengan membuat ketapel dari sebuah papan yang dibentuk sedemikian rupa sehingga berbentuk huruf Y dan bisa dijadikan sebagai ketapel.

Suatu ketika, kakek saya pulang dari kebun tempat beliau bekerja dan membawakan saya sebuah ketapel yang bukan saja bentuknya yang unik tapi juga bahan yang digunakan. Ketapel hasil karya kakek saya tersebut terbuat dari sebilah bambu bulat yang mungkin asalnya sepanjang kurang lebih sepuluh centimeter dengan buku di bagian tengahnya. Di salah satu bagiannya dipotong sedemikian rupa sehingga hanya menyisakan bagian seperti dua buah tiang. Di kedua tiang itulah karet diikatkan.

Dengan ketapel unik tersebut lah saya ikut bermain dengan teman-teman saya. Bangga dengan bentuk yang unik di mana tidak ada satu pun teman-teman saya yang menyerupai.

Pagi tadi, peristiwa itu rupanya terulang kembali, namun beda generasi.

Ketika Syaikhan baru bangun, dengan kondisi ‘nyawanya yang belum kumpul’ sehingga masih uring-uringan. Untuk menghiburnya, tiba-tiba kakek saya mengajaknya ke teras rumah dan memberikannya sesuatu yang ternyata sebuah mainan mobil-mobilan yang ketika saya kecil dahulu dibuat dari sendal jepit bekas, pipa bekas, dan bambu. Tapi, yang dibuatkan kakek saya, untuk cucunya Syaikhan, berbeda dan unik.

Entah kapan ayah saya membuatkan mainan tersebut. Yang saya tahu, mainan itu terbuat dari sepotong kayu yang berfungsi sebagai kemudi, sebuah kaleng bekas yang berfungsi sebagai roda, dan kawar yang berfungsi untuk merekatkan kaleng tersebut pada kayu. Wal hasil, dengan suara yang keluar bila mainan tersebut didorong, membuat Syaikhan cukup senang memainkannya. Buktinya, mainan tersebut cukup bisa mengalihkan perhatiannya ketika ia menangis dan meminta ikut saya ke kantor.

Jika saya masih bisa mengenang ketapel buatan kakek saya dulu, mungkinan kejadian pagi ini masih bisa diingat oleh Syaikhan kelak? Wallahu a’lam.

13 respons untuk β€˜Warisan Kenangan dari kakek Untuk Cucu’

  1. hwwibntato Januari 24, 2011 / 00:00

    dulu saya sering membuat katapel sendiri dari kayu cagak, terus saya pasangi karet dan kulit untuk melontarkan batu … he he he …

  2. zaffara Januari 24, 2011 / 00:00

    wah kreatif ya kakeknya Syaikhan πŸ™‚

  3. tintin1868 Januari 24, 2011 / 00:00

    giliran bapaknya syaikhan yang bikin ketapel buat anaknya dong..

  4. jampang Januari 24, 2011 / 00:00

    hwwibntato said: dulu saya sering membuat katapel sendiri dari kayu cagak, terus saya pasangi karet dan kulit untuk melontarkan batu … he he he …

    kalau untuk yg lebih kecil biasanya saya buat dari dari karet gelang dan bungkus permen, jari kelingking sama jempol yang dijadikan gagangnya πŸ™‚

  5. jampang Januari 24, 2011 / 00:00

    zaffara said: wah kreatif ya kakeknya Syaikhan πŸ™‚

    iya, teh.*apa orang dulu pada kreatif yah?

  6. jampang Januari 24, 2011 / 00:00

    tintin1868 said: giliran bapaknya syaikhan yang bikin ketapel buat anaknya dong..

    wah, kalao seumuran syaikhan main ketapel…. masih berbahaya, mbak πŸ™‚

  7. lollytadiah Januari 24, 2011 / 00:00

    kalo ngomongin ketapel jadi keinget tokoh di buku Kite Runner… jago pake ketapel…

  8. jampang Januari 24, 2011 / 00:00

    lollytadiah said: kalo ngomongin ketapel jadi keinget tokoh di buku Kite Runner… jago pake ketapel…

    itu judul film atau novel, mbak?

  9. jampang Januari 24, 2011 / 00:00

    lollytadiah said: Novel, karangan Khaled Hoseini

    oooo…..*melongo karena lom baca

  10. nieuwverhaal Januari 25, 2011 / 00:00

    mainanku dulu malah batok kelapa buat sendal yg di iket sama tali rafia πŸ˜€

  11. jampang Januari 25, 2011 / 00:00

    nieuwverhaal said: mainanku dulu malah batok kelapa buat sendal yg di iket sama tali rafia πŸ˜€

    saya pernah lihat mainan seperti itu, mbak

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s