Konyol (2)

Salah satu topik berita pagi yang saya saksikan pagi ini selepas menyaksikan berita keberhasilan si setan merah melenggang ke babak final Champion, teryata merupakan kelanjutan dari cerita saya di sini. Soal sistem hukum yang konyol.
Sebutlah si A, seorang pelajar SMP yang tertangkap tangan mencuri kartu perdana atau pulsa senilai sepuluh ribu rupiah yang kemudian digiring ke kantor polisi dan harus menjalani proses hukum. Ditahan dan disidang.
Berita pagi tadi menyatakan bahwa si A sempat ditahan selama sembbilan belas hari sebelum akhirnya dibebaskan. Yang konyol adalah, jaksa penuntut yang menuntut terdakwa dengan tuntutan tujuh tahun penjara yang konon katanya bertujuan agar si anak tersebut jera. Dengan berdalih bahwa undang-undang yang menyatakan demikian. Dengan nada yang sombong (menurut saya), jaksa penuntut umum itu meminta undang-undang lain yang mengatur soal anak jika memang ada.
Sementara dari pihak kuasa hukum, dikatakan bahwa ada sebuah SKB dari enam lembaga tinggi negara yang mengisyaratkan kalau masalah kriminal anak tidak usah dibawa ke dalam persidangan, cukup diselesaikan secara kekeluargaan atau dihentikan pada tahap penyidikan. Anehnya polisi malah menindaklanjuti kasus tersebut hingga masuk ke persidangan.
Berita selanjutnya, di tempat lain, seorang penipu yang berhasil mengelabui sekian orang hanya divonis enam bulan penjara. Lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut, dua tahun penjara.
Apa ini bukan kekonyolan? Bukankah mereka sama-sama jaksa penuntut dan menggunakan dasar undang-undang yang sama dan di bawah lembaga yang sama? Tapi, kenapa koq tuntutannya berbeda? Padahal secara logika, jumlah kerugian yang diakibatkan si penipu bisa jadi berlipat-lipat daripada yang dicuri oleh si A.
Konyol!

42 respons untuk ‘Konyol (2)

  1. ariputri Mei 4, 2011 / 00:00

    Udah ngga heran hal2 seperti itu terjadi di negara kita ini

  2. thetrueideas Mei 4, 2011 / 00:00

    sudah liat tayangan anak SD yang meracuni teman2nya untuk dapat duit?

  3. nanabiroe Mei 4, 2011 / 00:00

    ;(MU menang yeeeeeeeyyyyyy,Wembleyyy come to mamaaaaa… Hehehe#sorry OOT#

  4. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    ariputri said: Udah ngga heran hal2 seperti itu terjadi di negara kita ini

    hiks

  5. anazkia Mei 4, 2011 / 00:00

    Hukum di negara kita tumpul, Mashanya tajam untuk orang2 yang miskin 😦

  6. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    thetrueideas said: sudah liat tayangan anak SD yang meracuni teman2nya untuk dapat duit?

    liat seh enggak, mas. tapi denger beritanya. darimana yah anak2 yg masih polos itu dapat ide gila?

  7. nanazh Mei 4, 2011 / 00:00

    rindu kalbu akan hakim yang adil…

  8. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    henidebudi said: Itulah… Menyedihkan ya

    iya, mbak

  9. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    nanabiroe said: ;(MU menang yeeeeeeeyyyyyy,Wembleyyy come to mamaaaaa… Hehehe#sorry OOT#

    jagoin setan juga, mbak?

  10. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    anazkia said: Hukum di negara kita tumpul, Mashanya tajam untuk orang2 yang miskin 😦

    iya, mbak. seperti di postingan yg ada linknya di atas

  11. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    nanazh said: rindu kalbu akan hakim yang adil…

    di mana yah di negeri ini?

  12. iwananashaya Mei 4, 2011 / 00:00

    Jadi, sebaiknya dan seharusnya tidak mencuri ataupun menipu. Hukum harus jelas, hakim harus tegas dan adil.

  13. zaffara Mei 4, 2011 / 00:00

    Udah jadi hal biasa sekarang kekonyolan itu

  14. rengganiez Mei 4, 2011 / 00:00

    Konyolnya tuntutan itu sama ama vonis mafia pajak gayus tambunan…

  15. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    iwananashaya said: Jadi, sebaiknya dan seharusnya tidak mencuri ataupun menipu. Hukum harus jelas, hakim harus tegas dan adil.

    iyah…. betul, mbak

  16. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    zaffara said: Udah jadi hal biasa sekarang kekonyolan itu

    iya teh.apalagi soal email dewan. konyol juga itu 🙂

  17. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    rengganiez said: Konyolnya tuntutan itu sama ama vonis mafia pajak gayus tambunan…

    iya, mbak.

  18. friewan Mei 4, 2011 / 00:00

    jampang said: Padahal secara logika, jumlah kerugian yang diakibatkan si penipu bisa jadi berlipat-lipat daripada yang dicuri oleh si A.

    setuju mas…saya geram dengan aksi para penipu. terutam online seller di internet..beuh! *pernah jadi korban soalnya*

  19. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    friewan said: online seller di internet..beuh!

    weh… lagi trend di MP soal ini neh.

  20. friewan Mei 4, 2011 / 00:00

    jampang said: weh… lagi trend di MP soal ini neh.

    tidak perduli di mana pun mas..kalau dia orang jujur. pasti akan dicari.

  21. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    friewan said: tidak perduli di mana pun mas..kalau dia orang jujur. pasti akan dicari.

    iyah… kejujuran modal utama untuk mendatangkan kepercayaan

  22. fauziatma Mei 4, 2011 / 00:00

    Sebagai anak hukum, rasanya gimanaaa gitu….-edited nambahin….denger ketidakadilan dalam penerapan hukum. Apa memang hukumnya yang belum jelas mengatur variasi masalah pidana?

  23. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    intan0812 said: ya gt deh negri tercintah ini

    tetap cinta dengan negeri ini 🙂

  24. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    fauziatma said: Sebagai anak hukum, rasanya gimanaaa gitu….-edited nambahin….denger ketidakadilan dalam penerapan hukum. Apa memang hukumnya yang belum jelas mengatur variasi masalah pidana?

    bisa dibenerin kaaaaaan?

  25. hwwibntato Mei 4, 2011 / 00:00

    kita telah menciptakan kekonyolan-kekonyolan untuk diri kita dan orang lain … he he he …

  26. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    hwwibntato said: kita telah menciptakan kekonyolan-kekonyolan untuk diri kita dan orang lain … he he he …

    bisa jadi… dari kita dan kembali ke kita

  27. fauziatma Mei 4, 2011 / 00:00

    jampang said: bisa dibenerin kaaaaaan?

    Kalau di pajak kan jelas. Kasus begini, ngaturnya begini. Kasusnya begitu, ngaturnya begitu. Saya enggak tau deh kalau pidana. *menghela*

  28. ipie Mei 4, 2011 / 00:00

    di lapangan aja dpn mata udh byk hal konyol ky gn. Emang kita udh g bs apa2, kecuali miris

  29. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    fauziatma said: Kalau di pajak kan jelas. Kasus begini, ngaturnya begini. Kasusnya begitu, ngaturnya begitu. Saya enggak tau deh kalau pidana. *menghela*

    kadang aturannya juga memihak yang berduit 🙂

  30. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    ipie said: di lapangan aja dpn mata udh byk hal konyol ky gn. Emang kita udh g bs apa2, kecuali miris

    *mencoba memperbaiki diri dulu

  31. ipie Mei 4, 2011 / 00:00

    setuju. Diri n yg terdekat kita aja.*tarik2 Rifki.. Ayo tolong perbaiki genteng, bocor nie Riiif

  32. fauziatma Mei 4, 2011 / 00:00

    jampang said: kadang aturannya juga memihak yang berduit 🙂

    Salah satu dari sedikit hukum yang enggak condong ke pihak tertentu itu hukum fisika.

  33. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    ipie said: setuju. Diri n yg terdekat kita aja.*tarik2 Rifki.. Ayo tolong perbaiki genteng, bocor nie Riiif

    benerin aja sendiri, kan udah biasa

  34. ipie Mei 4, 2011 / 00:00

    *manyun.. pulang krmh mertua

  35. lollytadiah Mei 4, 2011 / 00:00

    itu sebabnya sekarang udah males dengerin berita2… cuma bikin dada tambah nyesek….

  36. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    fauziatma said: Salah satu dari sedikit hukum yang enggak condong ke pihak tertentu itu hukum fisika.

    itu kan hukum yang langsung dibikin Allah 🙂

  37. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    ipie said: *manyun.. pulang krmh mertua

    aamiin…

  38. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    lollytadiah said: itu sebabnya sekarang udah males dengerin berita2… cuma bikin dada tambah nyesek….

    nanti dibilang ketinggalan berita donk. eh, enggak yah?

  39. dieend18 Mei 4, 2011 / 00:00

    Indonesiaku tercinta… Hukumnya konyol, wakil rakyatnya gaptek… Tp pemandangan alamnya msh tetep tiada duanya 🙂

  40. jampang Mei 4, 2011 / 00:00

    dieend18 said: Indonesiaku tercinta… Hukumnya konyol, wakil rakyatnya gaptek… Tp pemandangan alamnya msh tetep tiada duanya 🙂

    itu namanya hukum keseimbangan 🙂

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s