Kicau Kacau

ada kicau
dari yang galau
ada sumbang
dari nada yang didendang
tapi ada yang heran
kenapa banyak yang meramaikan

ada cibir
dari arus yang mengalir
ada umpat
dari mata yang melihat
tapi ada yang gerah
kenapa banyak yang singgah

ada benci
karena pernah disakiti
ada harap
karena di hati pernah berucap
tapi ada yang cemas
kenapa harus tak ikhlas

ada yang berdua
merasa terluka
ada yang bertiga
merasa diperdaya
ada yang sendiri
merasa tidak mengerti

dan akhirnya
ada bangkai berbau busuk
tapi ada yang menikmati dengan kemaruk
tanpa merasa

36 respons untuk ‘Kicau Kacau’

  1. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    ninelights said: 🙂

    🙂 juga ah…. biar sedekah

  2. nanabiroe Mei 26, 2011 / 00:00

    Keren,taPi Nana paling suka bait ke 4…

  3. dieend18 Mei 26, 2011 / 00:00

    numpang baca puisinya mas…..

  4. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    nanabiroe said: Keren,taPi Nana paling suka bait ke 4…

    ah… senengnya ada suka :)makasih, mbak

  5. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    armyofroses said: tak apa 😀

    okelah kalau begitu 😛

  6. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    dieend18 said: numpang baca puisinya mas…..

    silahkan, mbak.

  7. onit Mei 26, 2011 / 00:00

    mantab mas..gak perlu sumbang dan cibir,yg penting bau busuk segera ditutup supaya gak ke mana2,rasa terpedaya segera dipelajari,kebencian, kegalauan, dan luka segera diikhlaskan 🙂

  8. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    onit said: mantab mas..gak perlu sumbang dan cibir,yg penting bau busuk segera ditutup supaya gak ke mana2,rasa terpedaya segera dipelajari,kebencian, kegalauan, dan luka segera diikhlaskan 🙂

    sepakat, mbak

  9. ipie Mei 26, 2011 / 00:00

    Ada jejak yg harus dihapusAda peluh yg larut dimasa laluBiarlah bangkai itu dinikmati oleh yg maruk Karena hal buruk akan segera terpuruk

  10. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    lailatulqadr said: Jadi, susah ya… melupakan sesuatu…?

    nop…. bukan ke situ, mbak 🙂

  11. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    ipie said: Ada jejak yg harus dihapusAda peluh yg larut dimasa laluBiarlah bangkai itu dinikmati oleh yg maruk Karena hal buruk akan segera terpuruk

    tak ada yang bicaratentang berlalunya masatak ada yang mengeluhtentang tubuh penuh peluhdan bangkai busuk yang dinikmatiadalah saudara sendiri

  12. ipie Mei 26, 2011 / 00:00

    Jika lidah sudah setajam samuraiMaka semua saudara menjadi musuhHingga lupa akan jemari yg terulurSemua aib buruk saudara seharusnya dikubur

  13. katerinas Mei 26, 2011 / 00:00

    intinya ghibah ya mas?*maaf kalau tak pandai memaknai 🙂

  14. moestoain Mei 26, 2011 / 00:00

    Ada ada saja,… *ala maklampir hehehe

  15. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    ipie said: Jika lidah sudah setajam samuraiMaka semua saudara menjadi musuhHingga lupa akan jemari yg terulurSemua aib buruk saudara seharusnya dikubur

    jagalah hati… jangan kau kotorijagalah hati… lentera hidup ini*malah nyanyi

  16. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    katerinas said: intinya ghibah ya mas?*maaf kalau tak pandai memaknai 🙂

    sudah benar koq mbak 🙂

  17. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    moestoain said: Ada ada saja,… *ala maklampir hehehe

    malam jum’at ingetnya sandiwara radio yg horor, mas 🙂

  18. ipie Mei 26, 2011 / 00:00

    *mengiringi pk suara dua.Btw, bpk2.. Udh pd tidur jgn lanjut crt horor ya

  19. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    ipie said: *mengiringi pk suara dua.Btw, bpk2.. Udh pd tidur jgn lanjut crt horor ya

    xixixixxixi…. *tawa mak lampir

  20. ipie Mei 26, 2011 / 00:00

    *lega udh ada matahari.

  21. cawah Mei 26, 2011 / 00:00

    how beautiful poem it is ( englishnya bener g sih )

  22. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    ipie said: *lega udh ada matahari.

    alhamdulillah…. masih dikasih umur panjang

  23. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    gak jago inggris…. tapi tahu maksudnya :)terima kasih, mas

  24. hwwibntato Mei 26, 2011 / 00:00

    jampang said: dan akhirnyaada bangkai berbau busuktapi ada yang menikmati dengan kemaruktanpa merasa

    dalam sekali …like this … he he he …

  25. jampang Mei 26, 2011 / 00:00

    hwwibntato said: dalam sekali …like this … he he he …

    terima kasih, mas 🙂

  26. jampang Mei 27, 2011 / 00:00

    ayudiahrespatih said: masih lanjut puisinya..*nunggu lg…ah..

    enggak koq… gak lanjut, teh.

  27. jampang Mei 27, 2011 / 00:00

    ayudiahrespatih said: yah..penonton kecewa..

    kan enggak ada tulisan to be kontinyu, teh

  28. jampang Mei 27, 2011 / 00:00

    ayudiahrespatih said: hhihiih

    puisi lain, insya Allah kalau dapat ide

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s