Lima Hari Tanpa STNK

dokumen

Yup. Total lima hari saya berangkat ke kantor dengan menggunakan sepeda motor tanpa berbekal STNK di dompet saya. Kondisi tersebut baru saya ketahui siang tadi sekitar pukul sebelas siang.

Hari Minggu yang lalu saya mengajak Syaikhan ke ITC untuk memenuhi keinginannya juga sekaligus melunasi janji saya mengajak Syaikhan ke arena bermain dan makan ayam yang ada garing-garingnya.

Ketika pulang, seperti biasa, saya menyiapkan tiket dan uang parkir serta STNK untuk mempermudah dan mempercepat proses pembayaran sewa parkir. Ketiga benda tersebut saya masukkan ke dalam saku celana saya.

Mungkin karena saya terburu-buru, takut Syaikhan tertidur di atas motor, saya tidak sempat mengembalikan uang kembalian dan STNK ke dalam dompet saya. Jadi, selama lima hari, STNK sepeda motor saya menginap di saku celana panjang tersebut yang saya gantung di balik pintu kamar.

Pagi tadi, karena jam dinding menunjukkan pukul delapan, saya segera bersiap diri untuk mengantarkan Syaikhan ke Depok. Syaikhan sendiri sudah siap dan tinggal berangkat. Saya ambil celana panjang yang masih tergantung di belakang pintu kamar, lalu saya ambil kemeja yangerupakan seragam kantor yang baru saya dapat kemarin, lalu berangkat ke Depok. Kali ini ditemani ayah saya.

Setelah mengantarkan Syaikhan, saya mampir ke tempat cetak foto untuk mencetak kolase foto Syaikhan yang sepertinya sudah terlambat, karena Syaikhan sudah tidak lagi bersama saya.

Selesai dari tempat cetak foto, saya dan ayah melanjutkan perjalanan, tetapi tidak langsung pulang ke rumah. Ayah saya minta di antar sebentar ke Pondok Labu.

Tiba di daerah Pondok Labu, saya diminta ayah menunggu sebentar sementar ayah saya menyelesaikan urusannya. Di saat menunggu itulah, tangan saya meraba-raba saku celana dan measakab ada benda seperti kertas di dalamnya.

Tadinya saya berpikir itu adalah nota dari tempat cuci foto, tetapi terlalu tebal. Penasaran, saya keluarkan benda tersebut dari dalam saku. Ternyata itu adalah STNK sepeda motor saya dan selembar uang dua ribuan kembalian dari sewa parkir hari minggu yang lalu.

Ternyata, selama lima hari kemarin, saya dengan tenang bolak-balik dari rumah ke kantor tanpa STNK. Untunglah selama itu tidak ada razia. Beruntung pula karena celana panjang itu belum dicuci. Pernah kejadian sebelumnya, STNK masuk ke dalam mesin cuci bersama celana panjang dan pakaian lainnya karena saya lupa mengeluarkan dan mengembalikannya ke dalam dompet.

Alhamdulillah….!!!!!

 


Tulisan Terkait Lainnya :

64 thoughts on “Lima Hari Tanpa STNK

  1. jampang Agustus 27, 2011 / 00:00

    arsitaarsita said: lama juga. aman-aman aja mbak?———–Aman, soale jalur ke kantor ada dua macem. Yg satu biasa dipakai nongkrong polisi yg satunya ngga. Etapiii sekarang dua duanya ditongkrongin bo. Yg satu keluar dari underpass, yang satunya di turunan flyover LOL*nek boso jowone…makjegagik alias ngagetin (bagi yg gag lengkap surat2nya)

    nah… dulu waktu di depok, di jalan KSU itu ada tikungan tajam di mana sering ada razia. jadi kalau belum nikung belum kliatan polisi. begitu keliatan udah telat mau puter balik πŸ™‚

  2. jampang Agustus 27, 2011 / 00:00

    nanabiroe said: Bau dunk mas celananya, lima hari gak dicuci, hehehe.

    untungnya saya gak ciumin celananya mbak πŸ˜›

  3. jampang Agustus 27, 2011 / 00:00

    bundanyarafi said: cie yang punya kemeja baru..hehe..

    sama lah dengan baju baru abinya rafi :)btw… bunda di bagian apa seh… kepegawaian bukan?

  4. bundel Agustus 27, 2011 / 00:00

    Untungnya polisi pada sibuk ngurus yang mudik, jadi lupa sama acara razia rutin itu.

  5. jampang Agustus 27, 2011 / 00:00

    bundel said: Untungnya polisi pada sibuk ngurus yang mudik, jadi lupa sama acara razia rutin itu.

    mungkin juga bunda… mudik lebaran bikin polisi tambah sibuk

  6. roelworks Agustus 27, 2011 / 00:00

    jampang said: weh…. itu gak kemana2 mas….eh kenapa2?jd inget obrolan keluarga… ada yg stnk mati… tp selalu nyiapin duit wat jaga2 πŸ™‚

    nggak tuh…ingetnya pas mau bayar stnk tahun berikutnya …

  7. jampang Agustus 27, 2011 / 00:00

    roelworks said: nggak tuh…ingetnya pas mau bayar stnk tahun berikutnya …

    wah…. xixixixixixi.

  8. roelworks Agustus 28, 2011 / 00:00

    polisi udah pusing kebanyakan kendaraan di Jakarta

  9. jampang Agustus 28, 2011 / 00:00

    makanya razianya gak tiap hari… waktu2 tertentu doank

  10. rafa1331 Agustus 28, 2011 / 00:01

    Sy juga pernah mas,stnk kebawa ampe jkt.jarak rumah-kantor 2 jam dan banyak nglewati kantor polisi πŸ™‚ dan jaga2 sy bw bpkb πŸ˜€

  11. jampang Agustus 28, 2011 / 00:01

    rafa1331 said: Sy juga pernah mas,stnk kebawa ampe jkt.jarak rumah-kantor 2 jam dan banyak nglewati kantor polisi πŸ™‚ dan jaga2 sy bw bpkb πŸ˜€

    asal pasang tampang tenang… polisi mungkin gak curiga…. xixixixixi

  12. rafa1331 Agustus 28, 2011 / 00:01

    Hehe,kalo pas pke seragam mungkin ga dicurigain mas,tp kalo pas pke bj bebas,sy pernah tuh dihentikan,dikira ga punya sim :(ampe sim sy di liat bener2..hedeh

  13. jampang Agustus 29, 2011 / 00:01

    kalau waktu tinggal di depok… razianya gak pandang bulu. semua motor diberhentiin. tapi pernah kejadian waktu syaikhan masih bayi… nggak diberhentiin sama polisinya… boleh lewat tanpa diperiksa.

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s