Hidup Itu Seperti Sepak Bola

lapangan sepak bola

Mungkin ada benarnya jika ada yang mengatakan bahwa sepak bola adalah olahraga yang paling populer di dunia atau di negeri ini. Saya sendiri sebelum mengenal jenis olahraga lain semisal bulutangkis, voli, basket, tenis meja, dan sebagainya, terlebih dahulu mengetahui sepak bola.

Semasa kecil saya biasa bermain sepak bola di rumah bersama ayah atau paman saya, di halaman masjid, di jalan, di lapangan, bahkan pernah di areal tanah pemakaman ketika masih banyak lahan yang belum berpenghuni.

Sedangkan untuk menonton sepak bola, saya tidak terlalu suka kecuali jika tim yang menjadi jagoan saya. Saya lebih senang menyaksikan tayangan highlight saja yang berisi rangkuman jalannya pertandingan dan momen-momen gol terjadi.

Ketika kompetisi galatama digelar di negeri ini, yang konon katanya menjadi percontohan J-Leage di Jepang, tim seperti Pelita Jaya, Arseto Solo, Niac Mitra Surabaya, dan Medan Jaya adalah tim yang saya tunggu-tunggu cuplikan pertandingannya.

Sementara tim luar negeri baru saya kenal ketika Liga Seri A mulai ditayangkan oleh RCTI kala itu. Mungki karena saat itu Tim AC Milan sedang berjaya, jadilah tim tersebut menjadi tim jagoan saya di Seri A Italia. Sementara di Inggris ada Setan Merah yang selalu saya harapkan memenangkan setiap pertandingan. Sementara di Spanyol, ada Barcelona.

Sejak menyaksikan tayangan pertandingan yang diselingi dengan ucapan para komentator itulah saya mengetahui beberapa quote atau apalah namanya yang muncul dalam setiap pertandingan sepakbola semisal, “Siapa yang menguasai lapangan tengah, maka akan memenangkan pertandingan”, “Bola itu bundar, apa pun bisa terjadi di empat puluh lima menit babak kedua”, “Menyerang adalah pertahanan terbaik”, dan sebagainya.

Lantas apakah ada hubungannya antara sepak bola dengan kehidupan di dunia ini?

Saya pernah mendengar ucapan dari seorang da’i yang menyamakan tim sepakbola seperti anggota masyarakat, khususnya dalam berdakwah. Beliau mengibaratkan bahwa para striker yang bertuga membobol gawang lawan adalah para dai yang berda’wah ke berbagai penjuru dunia. Mereka ikhlas pergi meninggalkan kampung halaman mereka untuk memperkenalkan agama Allah kepada orang-orang yang belulm mengenalnya. Sementara para difensore dan penjaga gawang adalah mereka-mereka yang bertugas menjaga keamanan iman dan aqidah orang-orang di tempatnya tinggal.

Kedua kelompok ini memiliki peranan yang sama penting. Karena percuma bisa mencetak gol yang banyak tapi kebobolan dengan jumlah yang sama pula. Percuma menambah orang-orang yang mengenal agama islam, sementara banyak yang sudah beraqidah mulai tergelincir.

Peran kedua lini tersebut dihubungkan oleh lini tengah yang bisa naik ke daerah pertahanan lawan untuk menyerang, sekaligus bisa turun ke garis belakang untuk memperkuat benteng pertahanan. Mungkin mereka adalah orang-orang yang memiliki kelebihan dalam segi harta dan fasilitas pendukung.

Dalam sebuah iklan tentang salah satu liga eropa digambarkan seorang pemain yang sedang menggiring bola ke depan gawang lawan. Dari posisinya, dia sudah memiliki kesempatan untuk mencetak gol. Para penonton mulai bersorak memberikan semangat agar dia bisa mencetak gol dan menjadi top scorer. Namun pemain tersebut tidak egois dengan prestasinya sendiri. Dia melihat seorang kawan yang memiliki posisi yang lebih bagus untuk mencetak gol dibandingkan posisinya. Dia pun mengoper bola ke kawannya tersebut. Sang kawan yang sudah siap menerima umpan langsung menendang bola hasil umpan tersebut ke arah gawang lawan dan mencetak gol. Dan Menang!

Mungkin seperti itu jugalah proses untuk meraih kebahagiaan di dunia, apalagi di akhirat. Setiap individu tidak hanya bertugas untuk meraih kebahagiaan pribadinya sendiri. Tetapi juga mengajak orang lain untuk ikut merasakan kebahagiaan tersebut.

Seseorang tak hanya diperintahkan untuk menjaga dirinya dari api neraka, tapi juga keluarganya. Seseorang tidak hanya diperintahkan untuk mengerjakan shalat, zakat, dan haji yang merupakan ibadah individu namun pada dasarnya juga menyimpan kemaslahatan orang banyak, tetapi juga diperintahkan untuk mengajak orang lain untuk berbuat baik dan mencegah orang lain berbuat buruk. Kesemua peran tersebut dilakukan oleh golongan masyarakat yang berbeda-beda, sesuai dengan kemapuan yang dimiliki.

Mereka yang memiliki kekuasaan, mungkin lebih cocok untuk berperan sebagai pencegah kemunkaran. Mereka bisa membuat peraturan-peraturan yang lengkap dan komprehensif dan menjalani peraturan tersebut dengan sebaik-baiknya. Sementara mereka yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, bisa berperan untuk mengajak orang banyak untuk melakukan kebaikan bersama-sama.

Wallahu a’lam.

*Barca AC Milan lolos. Sementara MU baru main nanti malam*

38 thoughts on “Hidup Itu Seperti Sepak Bola

  1. anotherorion November 1, 2011 / 00:00

    MU wingi bar dikepruk man cit 6-1 e mas😀

  2. jampang November 1, 2011 / 00:00

    anotherorion said: MU wingi bar dikepruk man cit 6-1 e mas😀

    xixixixi…. tapi kita lihat di akhir nanti, siapa yang jadi juara *menghibur diri

  3. jampang November 1, 2011 / 00:00

    ikhwatiislam said: numpang baca dulu

    silahkan….

  4. eroza November 1, 2011 / 00:00

    Jaman galatama tim favorit saya semen padang yang pertandingannya saya ikuti melalui siaran radio. Ternyata jauh lebih seru dengerin pertandingan langsung diradio dari pada nonton di TV🙂

  5. jampang November 1, 2011 / 00:00

    eroza said: Jaman galatama tim favorit saya semen padang yang pertandingannya saya ikuti melalui siaran radio. Ternyata jauh lebih seru dengerin pertandingan langsung diradio dari pada nonton di TV🙂

    buyung ismu yah penyerangnya?apalagi yang nyiarin gayanya bung sambas…. dijamin okeh

  6. hwwibntato November 1, 2011 / 00:00

    tulisan yang menyegarkan di pagi hari … he he he …

  7. jampang November 2, 2011 / 00:00

    tintin1868 said: pernah ada yang bilang gini juga.. nonton kehidupan, nontonlah bola..

    wah… saya keduluan🙂

  8. jampang November 2, 2011 / 00:00

    mylathief said: Kalo sdang main bola, sy sering beranalogi bgni memang

    kita punya pemikiran yg sama🙂

  9. jampang November 2, 2011 / 00:00

    medilubis said: kalo offside itu perumpamaannya gimana di kehidupan? :Dudah lama gak nonton bola lagi… sejak PSSI sering kalah… dan nasib PSMS tak jelas….

    apa yah…. mungkin beramal tanpa ilmu… atau mnambahkan ibadah yang gak ada aturannya…. jadi ditolak :-)nyambung nggak sih…. wallahu a’lam.

  10. jampang November 2, 2011 / 00:00

    hwwibntato said: tulisan yang menyegarkan di pagi hari … he he he …

    alhamdulillah…. terima kasih, mas🙂

  11. jampang November 2, 2011 / 00:00

    fightforfreedom said: Ada iklan terselubung dlm postingan ini🙂

    seperti biasa pak….🙂

  12. jampang November 2, 2011 / 00:00

    sukmakutersenyum said: aku gak ngerti sepak bola hehetapi hidup bisa diibaratkan seperti bola juga sihmenggelinding, kadang ke kanan kadang ke kiri, sesekali lurus bisa juga mundur (hallah opo to iki hehe)

    nah…. itu ngerti🙂

  13. jampang November 2, 2011 / 00:00

    birumuda said: aku ga suka nonton bola tapi suka sama tulisan mas rifki yang ini…* lhaaa ga ada hubungannya….hehehe

    makasih, mbak🙂

  14. jampang November 2, 2011 / 00:00

    henidebudi said: bagaimana Arsenal semalam?

    hasilnya imbang🙂

  15. ipie November 2, 2011 / 00:00

    hidup seperti bola… jadi kita kayak main bola donk… *loading na lambat nih

  16. jampang November 2, 2011 / 00:00

    ipie said: hidup seperti bola… jadi kita kayak main bola donk… *loading na lambat nih

    ya… gitu deh🙂

  17. topenkkeren November 2, 2011 / 00:00

    hehe.. andai semua pihak menjalankan peran masing-masing dengan baik ya, Bang.

  18. jampang November 2, 2011 / 00:00

    topenkkeren said: hehe.. andai semua pihak menjalankan peran masing-masing dengan baik ya, Bang.

    pasti menang :)*jadi malu sendiri

  19. topenkkeren November 2, 2011 / 00:00

    jampang said: pasti menang🙂

    harus menang! *mars slanker*

  20. jampang November 2, 2011 / 00:00

    topenkkeren said: harus menang! *mars slanker*

    okelah kalau begitu🙂

  21. nanazh November 2, 2011 / 00:00

    misi mas….ngambil hikmah di postingan sini yaaaa..🙂

  22. jampang November 2, 2011 / 00:00

    nanazh said: misi mas….ngambil hikmah di postingan sini yaaaa..🙂

    silahkan… semoga bermanfaat.

  23. bundel November 3, 2011 / 00:00

    fightforfreedom said: Ada iklan terselubung dlm postingan ini🙂

    Cak Iwan jeli deh……..

  24. jampang November 3, 2011 / 00:00

    bundel said: Cak Iwan jeli deh……..

    dan mau membeli buku saya….🙂

  25. nunksubarga November 1, 2011 / 00:00

    jangan sampai hidup dikuasai bola..:D

  26. jampang November 1, 2011 / 00:00

    nunksubarga said: jangan sampai hidup dikuasai bola..:D

    saya nggak kuat nonton bola, mbak.makanya lebih seneng liat rangkumannya aja kaya di onestop football atau lensor pagi🙂

  27. katerinas November 1, 2011 / 00:00

    nunksubarga said: jangan sampai hidup dikuasai bola..:D

    kalo ada tayangan bola, aku menguasai TV :))

  28. nawhi November 1, 2011 / 00:00

    aku kurang suka sepakbola, sukanya kalo arema yang main.tetep ya gambar lapangannya ada promonya😉

  29. tintin1868 November 1, 2011 / 00:00

    pernah ada yang bilang gini juga.. nonton kehidupan, nontonlah bola..

  30. mylathief November 1, 2011 / 00:00

    Kalo sdang main bola, sy sering beranalogi bgni memang

  31. medilubis November 1, 2011 / 00:00

    kalo offside itu perumpamaannya gimana di kehidupan? :Dudah lama gak nonton bola lagi… sejak PSSI sering kalah… dan nasib PSMS tak jelas….

  32. sukmakutersenyum November 2, 2011 / 00:00

    aku gak ngerti sepak bola hehetapi hidup bisa diibaratkan seperti bola juga sihmenggelinding, kadang ke kanan kadang ke kiri, sesekali lurus bisa juga mundur (hallah opo to iki hehe)

  33. nunksubarga November 2, 2011 / 00:00

    katerinas said: kalo ada tayangan bola, aku menguasai TV :))

    Aduh tak sangkooooo…

  34. birumuda November 2, 2011 / 00:00

    aku ga suka nonton bola tapi suka sama tulisan mas rifki yang ini…* lhaaa ga ada hubungannya….hehehe

  35. jampang November 2, 2011 / 00:00

    nawhi said: aku kurang suka sepakbola, sukanya kalo arema yang main.tetep ya gambar lapangannya ada promonya😉

    xixixixixi…. ada juga yang liat🙂

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s