[Syukur#3] Abi…! Abi…! Tak Hanya Sekali

Karena harus berangkat ke kantor pagi-pagi, maka saya tak pernah berpamitan dengan Syaikhan yang saat itu masih tertidur lelap. Pun sekedar untuk menciumnya saya masih ragu-ragu, khawatir akan membangunkannya dan kemudian menangis. Maka segala persiapan untuk berangkat ke kantor saya lakukan dengan sepelan mungkin agar tidak menimbulkan suara yang tidak terlalu keras.Berbeda dengan sore hari menjelang malam ketika saya baru pulang dari kantor. Sebuah sambutan hangat saya terima dari Syaikhan.

“Abi… Abi …,” Syaikhan memanggil dari dalam rumah. Suara itulah yang pertama kali saya dengar ketika pulang ke rumah dari seharian bekerja.

Terkadang Syaikhan melakukannya sambil menyembulkan kepalanya di jendela lantai atas. Terkadang sambil menuruni satu-persatu anak tangga. Suara itu tidak akan berhenti sebelum saya manjawabnya.

Ketika saya menjawab dan kemudian memintanya menunggu di atas karena saya segera akan naik ke atas, barulah dia berhenti memanggil sambil berkata, “Iyah”.

Di lain waktu, dia baru berhenti memanggil setelah saya mendekati dan menggendongnya, untuk kemudian meminta diambilkan minum dari kulkas.

Alhamdulillah, kini, meski tidak setiap hari, teriakan “Abi…! Abi…!” bisa saya dengar di pagi hari maupun di sore hari.

Di pagi hari, jika Syaikhan bangun tidur namun tidak menemukan saya di sampingnya, panggilan itu langsung keluar dari mulutnya. Ketika saya menghampiri, sementara Syaikhan masih mengantuk, maka tangannya memeluk tangan atau tubuh saya, meminta untuk ditemani. Sementara kalau Syaikhan sudah ingin bangun, maka Syaikhan akan meminta saya untuk menggendongnya.

Jika waktu berangkat masih lama, saya masih bisa menemani Syaikhan untuk bermain sebentar, memandikannya, atau sekedar menyuapinya beberapa sendok saja karena Syaikhan tidak terbiasa sarapan ketika hari masih terlalu pagi.

Begitu pula ketika saya pulang, teriakan “Abi…! Abi…!” kembali terdengar ketika motor saya sudah berada di depan pintu. Jika sedang berada di teras, Syaikhan membukakan pintu agar motor saya bisa masuk. Lalu saya langsung memeluk dan menciumnya, serta membisikkan kalimat, “Abi sayang Syaikhan” yang langsung dibalas dengan ucapan “Syeha sayang Abi”

Alhamdulillah…


Seri Syukur Sebelumnya :

[Syukur#2] Sudah Tak Perlu Terburu-buru, Karena Rasa Was-was Sudah Tuntas [Syukur#2] Sudah Tak Perlu Terburu-buru, Karena Rasa Was-was Sudah Tuntas
[Syukur#1] Tak Lagi Molor Di Atas Motor [Syukur#1] Tak Lagi Molor Di Atas Motor

32 respons untuk β€˜[Syukur#3] Abi…! Abi…! Tak Hanya Sekali’

  1. nawhi Januari 25, 2012 / 00:00

    kok jadi terharu ya bacanya…

  2. evanda2 Januari 26, 2012 / 00:00

    so sweettt.. kaya gini yg bakal bikin kangen terus ama anak ya

  3. tintin1868 Januari 26, 2012 / 00:00

    huuaaahhh jadi kangen dogoldogol deh..

  4. rhedina Januari 26, 2012 / 00:00

    Alhamdulillah..Terharu bacanya… Semoga Allah senantiasa melimpahkan kebahagiaan… Semoga Syaikhan tumbuh menjadi anak yg sholeh..penyejuk mata dan hati Abinya…aamiin.

  5. jampang Januari 26, 2012 / 00:00

    titintitan said: :)indah

    iya, mbak

  6. jampang Januari 26, 2012 / 00:00

    nawhi said: kok jadi terharu ya bacanya…

    kalau diingat2, diri sendiri juga terharu, wan

  7. jampang Januari 26, 2012 / 00:00

    evanda2 said: so sweettt.. kaya gini yg bakal bikin kangen terus ama anak ya

    iya mbak… πŸ™‚

  8. jampang Januari 26, 2012 / 00:00

    tintin1868 said: huuaaahhh jadi kangen dogoldogol deh..

    xixixixi…. belu ketemu lagi yah?

  9. jampang Januari 26, 2012 / 00:00

    rhedina said: Alhamdulillah..Terharu bacanya… Semoga Allah senantiasa melimpahkan kebahagiaan… Semoga Syaikhan tumbuh menjadi anak yg sholeh..penyejuk mata dan hati Abinya…aamiin.

    aamiin. makasih doanya, teh

  10. jampang Januari 26, 2012 / 00:00

    thetrueideas said: bahagianya…

    alhamdulillah, mas πŸ™‚

  11. eroza Januari 26, 2012 / 00:00

    tar kalo beli rumah yg dekat kantor ajah. jangan jauh2 tua di jalan tar.jadi ingatasa2 ngejar2 finger print

  12. itsmearni Januari 26, 2012 / 00:00

    Klo Prema tiap pagi pasti bangun sebelum saya berangkat kantormalah kadang duluan Prema bangun daripada ayah ibunyatrus semua deh dipanggilin ‘buuu..anuuuuun’ atau ‘ayah ..anuuunn’jadi pagi saya maish sempet main sama diamalam juga, klo saya pulang ontime dari kantor aka jam 5 soresampai rumah masih sempet main sama Premabtw, itu Syaikhan makin lama makin pinter yaudah bisa bilang sayang abi dan ngerti maknanya πŸ™‚

  13. jampang Januari 26, 2012 / 00:00

    eroza said: tar kalo beli rumah yg dekat kantor ajah. jangan jauh2 tua di jalan tar.jadi ingatasa2 ngejar2 finger print

    maunya begitu, uni. mudah2an ada rezeki. aamiin.

  14. jampang Januari 26, 2012 / 00:00

    itsmearni said: Klo Prema tiap pagi pasti bangun sebelum saya berangkat kantormalah kadang duluan Prema bangun daripada ayah ibunyatrus semua deh dipanggilin ‘buuu..anuuuuun’ atau ‘ayah ..anuuunn’jadi pagi saya maish sempet main sama diamalam juga, klo saya pulang ontime dari kantor aka jam 5 soresampai rumah masih sempet main sama Premabtw, itu Syaikhan makin lama makin pinter yaudah bisa bilang sayang abi dan ngerti maknanya πŸ™‚

    sekarang karena jarak rumah-kantor dekat jadi bisa sama-sama syaikhan sbelum ngantor.ucapan itu juga kadang dijadikan syaikhan sebagai “senjata” untuk merayu saya πŸ™‚

  15. jampang Januari 26, 2012 / 00:00

    siriusbintang said: aaah…so sweet..:DSalam buat Syaikhan ^^/

    :))))))

  16. ipie Januari 26, 2012 / 00:00

    Syaikhan tau memperlakukan orang tua dan membuat bahagia

  17. jampang Januari 26, 2012 / 00:00

    ipie said: Syaikhan tau memperlakukan orang tua dan membuat bahagia

    alhamdulillah….

  18. hwwibntato Januari 26, 2012 / 00:00

    Syaikhan selalu pandai menghibur dan meluluhkan hati Abi … he he he …

  19. jampang Januari 26, 2012 / 00:00

    hwwibntato said: Syaikhan selalu pandai menghibur dan meluluhkan hati Abi … he he he …

    iya kang…. tapi hari ini ditelpon nggak mau ngomong πŸ™‚

  20. nanazh Januari 27, 2012 / 00:00

    udah bisa bilang “syaikhan sayang abi” ndak sih si syaikhan yang imut tuh? bakalan jadi momen berkesan deh

  21. jampang Januari 27, 2012 / 00:00

    nanazh said: udah bisa bilang “syaikhan sayang abi” ndak sih si syaikhan yang imut tuh? bakalan jadi momen berkesan deh

    udah bisa. “syeha sayang abi” begitu.

  22. nanazh Januari 27, 2012 / 00:00

    jampang said: “syeha sayang abi” begitu.

    ooooooooooooh so swiiiiiiiiiiiiit

  23. jampang Januari 27, 2012 / 00:00

    nanazh said: ooooooooooooh so swiiiiiiiiiiiiit

    iya… πŸ™‚

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s