Lelaki dan Semangkuk Mi Rebus

mi instan“Aku tidak bisa masak!”

Aku hanya tersenyum mendengar jawabanmu saat itu. Sebuah jawaban yang mengisyaratkan keraguan di hatimu sesaat setelah aku memintamu untuk menjadi pendampingku.

“Aku tidak mensyaratkan pendampingku kelak harus pandai memasak. Sekarang sudah banyak warung nasi, kamu bisa membeli lauk-pauk dari warung nasi sebelah rumah. Itu sudah cukup bagiku. Sekali-sekali mungkin nanti bisa makan di luar. Lagi pula, selera makanku tidak macam-macam. Apa yang ada, akan aku makan. Kecuali satu, telur balado,” jawabku saat itu.

“Aku tidak bisa masak!”

Kini, setelah dua bulan berlalu, aku kembali tersenyum teringat kalimat tersebut sambil menikmati semangkuk mi rebus yang kau buatkan untukku. Ini adalah kali pertama aku menikmati masakanmu.

Sejujurnya, tak hanya Kehangatan mi rebus ini yang kurasakan di setiap suapnnya, tapi juga hangatnya senyummu manakala menyambut kedatanganku. Hawa dingin yang menyelimuti seluruh tubuhku akibat hujan deras yang menemaniku selama perjalanan pulang, langsung sirna seketika. Kau pun tak segan menguluran tanganmu untuk membantu melepaskan mantel, jaket, sepatu, dan tas yang kukenakan, meski itu membuat pakaian yang kau kenakan menjadi sedikit basah. Handuk dan baju salinan pun dengan sigap kau sediakan.

Sudah separuh mangkuk mi yang kini masuk ke dalam perutku. Sementara dirimu. kulihat masih sibuk membereskan pakaian basahku dan mengeringkan lantai yang basah akibat tetesan air dari mantelku.

“Alhamdulillah!” Aku sudah menghabiskan semangkuk mi buatanmu.

“Sayang, masakanmu hari ini nikmat sekali.”

Kukirimkan pesan singkat tersebut ke nomormu. Aku sudah bisa membayangkan reaksimu nanti ketika membacanya. Sebuah senyuman pasti terlahir di bibirmu yang menambah manis wajahmu.

Ah, rupanya aku masih belum bisa mengucapkan kalimat-kalimat seperti itu langsung di hadapanmu. Aku belum punya keberanian untuk itu. Maafkan aku.


Baca Seri Lelaki Lainnya :

40 thoughts on “Lelaki dan Semangkuk Mi Rebus

  1. fickleboon Juni 4, 2012 / 00:00

    awww so sweet

    saya suka yang sweet soalnya 🙂

  2. rhedina Juni 4, 2012 / 00:00

    Uhuuuuy … Semangkuk mie rebus dgn bumbu cintaaa 🙂 Berani aja atuh bilang langsung, gengsi yaahh 😀

    si lelaki sepertinya tidak bisa ekspresif, teh

  3. ikhwatiislam Juni 4, 2012 / 00:00

    cikitiuuu,,,,xixixi,,, ihirrrr ;))

    uhuksssss…..

  4. ivoniezahra Juni 4, 2012 / 00:00

    Jangan kebnykan makan mie, gak baik buat kesehatan 😀

    makan apa pun kalau kebanyakan nggak akan baik buat kesehatan 🙂

  5. hanifahnunk Juni 4, 2012 / 00:00

    mie rebus memang paling lezat, apa pun cuacanya *o*

    di cuaca dingin bisa jadi lebih enak

  6. nunksubarga Juni 4, 2012 / 00:00

    Ending ceritanya bikin bingung..

    belum berani memuji sang istri langsung di hadapannya

  7. boemisayekti Juni 4, 2012 / 00:00

    Beruntungnya si istri, ehm. . .ehm 😀

    si suami juga 🙂

  8. li4h Juni 4, 2012 / 00:00

    Uhuk uhuk uhuk

    batuk?

  9. ibuseno Juni 4, 2012 / 00:00

    eheemm.. udah ada nih calonnya ? :-p

    calon? banyak banget teh…. xixixixixixi

  10. kopiradix Juni 4, 2012 / 00:00

    kayaknya banyak lelaki di Indonesia ini yang seperti itu 😀

    di keluarga saya… belum pernah denger juga mas pujian-pujian kaya gitu 🙂

  11. gapaiimpian Juni 4, 2012 / 00:00

    Hehehe senengnyah jadi si embak… :DD

    seneng juga jadi si mas…. *lho!

  12. tintin1868 Juni 4, 2012 / 00:00

    eeaahh beraninya sms-an.. ayo memuji langsung..

    xixixixi…. mungkin harus dibiasakan

  13. azitafebriani Juni 4, 2012 / 00:00

    udah lama ga makan mie rebus nih. Disini ada indomie rasa soto banjar limau kuit, pernah coba ga mas? Dan kemarin saya baru nemu juga indomie rasa sayur-sayuran vegan.. Duh jadi bingung nih mo masak yang mana dulu ya??? *komen ga penting,,abaikan*

    belum mbak. tahunya aja baru dr komen mbak ini. ada yah?

  14. mahasiswidudul Juni 4, 2012 / 00:00

    Om ini curhat apa ff ya? Bingung.. Hehe.. Om.. Gimana DNS nya? Udah aktif??

    fiksi pendek…. kalau ff, kurang nendang endingnya. belum bisa mbak. dan belum saya utak-atik lagi *bingung

  15. rembulanku Juni 4, 2012 / 00:00

    sekali2 habis dimasakin langsung aja bilang terima kasih 😀

    ya… ya… mungkin lebih baik begitu 🙂

  16. cawah Juni 4, 2012 / 00:00

    xixixixi…eaaa kbykan yg kment wanita nih..pda galau kl udh dceritain beginian pra wanitanya XD

    begitu kah?

  17. armyofroses Juni 4, 2012 / 00:00

    :))

    hayoooo…. sudah masak belum mbak?

  18. thetrueideas Juni 4, 2012 / 00:00

    Kasih usul, mienya mie Sedaap yah, sebab lidah gak pernah bo’ong 😀

  19. akunovi Juni 4, 2012 / 00:00

    Hehehehe, jadi ingat. Mie rebus itu masakan yg pertma kali aku bikin buat suami 😀 Itu juga karena rikues dia 😀 plus karena udah cape dan pulang malam dr luar kota.

  20. jaraway Juni 4, 2012 / 00:00

    *nagih undangan *tetep haghaghag =))

  21. hwwibntato Juni 4, 2012 / 00:00

    yaaahh, mie lagi mie lagi … untung saja Eneng yang bikin … he he he …

  22. wib711 Juni 4, 2012 / 00:00

    di jurnal yudi juga nulis ttg istri vs mie sedap… aapakah ada korelasi antara istri dengan mie instan? 😀

  23. mylathief Juni 4, 2012 / 00:00

    Perlu saya sampahkan pujiannya? 🙂

  24. penuhcinta Juni 4, 2012 / 00:00

    Wah, mosok begitu? Alasannya kenapa? Gak beraninya karena apa?

  25. tehcokelat Juni 4, 2012 / 00:00

    Pake saos sambel + rawit mas. Manteeebbbbbb

  26. ayudiahrespatih Juni 4, 2012 / 00:00

    wow peranku jadi ibu rumah tangga, mudah2an dapet Award dari sang sutradara…

  27. sahabatry Juni 4, 2012 / 00:00

    Cieeeee #uhuk, keselek mangkok mie sama mantel

  28. titiesti Juni 4, 2012 / 00:00

    Nunggu ah.. Postingan si “saya” dimasakin mie rebus *kaboor

  29. jejak2mimpi Juni 4, 2012 / 00:00

    Baru dibikinin mie rebus aja dah kayak gitu, apalagi kalo rendang yak?? 😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s