Layar Tancap Datar

bioskopJadi mikir, emangnya ada layar tancap yangg nggak datar?

Ide tulisan ini muncul sebagai sequel [kaya film atau novel aja] dari postingan tentang kunjungan saya di bioskop beberapa waktu yang lalu [yang berminat silahkan baca dengan meng-klik di sini]. Di postingan tersebut saya menyebutkan enam judul film yang saya tonton di bioskop selama hidup saya. Kemudian, di salah satu komen ada yang bertanya, “Tutur Tinular sama Si Buta dari Goa Hantu nonton juga bang?” dan saya jawab “Nonton!” Tetapi saya nontonnya bukan di bioskop. Lantas di mana?

Ketika saya masih duduk di sekolah dasar [biarin deh ketahua tuanya] hiburan di kampung saya yang paling ramai didatangi warga adalah layar tancap, yaitu pertunjukan film di alam terbuka dengan layar yang tiangnya ditancapkan di tanah. Karena di alam terbuka, pastinya kalau hujan pasti bubar. Tapi, selama beberapa kali saya menonton layar tancap, belum ada kejadian turun hujan sehingga para warga membubarkan diri.

Awalnya, ketika ingin menyaksikan layar tancap yang biasanya dimulai selepas isya, saya tidak diizinkan oleh ibu saya untuk berangkat sendiri. Tidak mungkin juga ibu atau ayah saya yang menemani. Akhirnya, ibu saya meminta tolong kepada salah seorang anak tetangga yang lebih besar daripada saya untuk menemani saya. Sebagai imbalan, anak tetangga tersebut diberikan uang jajan. Ibu saya juga membatasi lamanya waktu menonton, yaitu sekitar jam sebelas malam. Jadi saya hanya diizinkan menonton selama kurang lebih tiga jam atau seukuran dua film.

Setelah beberapa kali ditemani, akhirnya pada suatu ketika saya sudah berani untuk menonton sendiri dan ibu saya pun mengizinkan. Bahkan tak jarang, saya bisa menonton film-film yang diputar di layar tancap itu hingga semalaman alias begadang. Mungkin sekitar lima atau enam film yang saya tonton. Pulang ke rumah sekitar pukul empat pagi, menjelang shubuh.

Layar tancap! Ya, itulah jawaban atas pertanyaan pada paragraf kedua postingan ini. Film-film yang populer saat itu yang dibintangi oleh Barry Prima, Advent Bangung, Rhoma Irama, Warkop DKI, Amitabh Bachan, Bruce Lee, dan lain-lain, saya saksikan di layar tancap.

Judul-judul film seperti Saur Sepuh, Tutur Tinular, beberapa film mandarin dan india, saya saksikan di layar tancap. Termasuk filmnya Rhoma Irama yang beberapa judulnya saya kaitkan menjadi sebuah cerita karena melihat video lipsing adegan film Rhoma Irama di youtube. Yang mau ngintip silahkan klik di sini.

 


Tulisan Terkait Lainnya :

50 thoughts on “Layar Tancap Datar

  1. bambangpriantono Juni 18, 2012 / 00:00

    Hehehehee….Saur Sepuh aku nonton pertama kali taun 88 pas masih kelas V SD. Suka lihat Murti Sari Dewinya

  2. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    bambangpriantono said: Suka lihat Murti Sari Dewinya

    xixixixi…

  3. suspect03 Juni 18, 2012 / 00:00

    Misbar, gerimis bubar 😀

  4. myshant Juni 18, 2012 / 00:00

    hihi…layar tancap bukannya selalu datar ? :)saya juga masih ngalamin niy, jaman dulu kalau ada orang kaya punya hajat selalu pasang layar tancappilemnya silat2 atau hantu2an …saya pasti gak dibolehin nonton sama bapak

  5. rengganiez Juni 18, 2012 / 00:00

    kangen nonton layar tancep di lapangan..

  6. ikhwatiislam Juni 18, 2012 / 00:00

    layar terkembang #apasih

  7. bundananda Juni 18, 2012 / 00:00

    layar tancap melengkung, kalo tancapannya kurang kencang..

  8. dyasbaik Juni 18, 2012 / 00:00

    baru sekali liat layar tancap, itu pun sambil pegang dot, kalo gak salah inget….hehe bang jampang tua, yaa:P

  9. rasikiniin Juni 18, 2012 / 00:00

    jampang said: Bahkan tak jarang, saya bisa menonton film-film yang diputar di layar tancap itu hingga semalaman alias begadang.

    Nontonnya disebelah mana ? kok gak ketemu saya.

  10. thetrueideas Juni 18, 2012 / 00:00

    Kayaknya, sekali doank nonton layar tancap datar itu…

  11. ydiani Juni 18, 2012 / 00:00

    layar datar dipelopori ama layar tancap ya 😀

  12. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    suspect03 said: Misbar, gerimis bubar 😀

    itu istilahnya, mbak xixixixi

  13. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    myshant said: pilemnya silat2 atau hantu2an

    rata-rata begitu mbak… kan emang pada jamannya film seperti itu yang booming

  14. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    rengganiez said: kangen nonton layar tancep di lapangan..

    terkadang, saya nontonnya di perempatan jalan, mbak:D

  15. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    ikhwatiislam said: #apasih

    nggak tahu

  16. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    bundananda said: layar tancap melengkung, kalo tancapannya kurang kencang..

    pastinya begitu mbak. tapi melengkungnya bukan ke depan tapi ke bawah… xixixixixinggak enak kalau nonton dari arah belakang, pusing baca terjemahannya

  17. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    dyasbaik said: hehe bang jampang tua, yaa:P

    ya…. gitu deh…*umur nggak bisa bohong

  18. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    rasikiniin said: Nontonnya disebelah mana ? kok gak ketemu saya.

    di tengah, termasuk barisan paling depanxixixixixixi

  19. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    thetrueideas said: Kayaknya, sekali doank nonton layar tancap datar itu…

    inget filmnya apa, mas?

  20. hwwibntato Juni 18, 2012 / 00:00

    ha ha ha …waktu kecil saya nonton LED/LCD (Layar Eancap Datar/Layar Cancap Datar) di lapangan …sudah sedia kacang rebus dan bandrek juga … he he he …

  21. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    ydiani said: layar datar dipelopori ama layar tancap ya 😀

    sepertinya begitu, mbak 😀

  22. nanazh Juni 18, 2012 / 00:00

    hingga sekarang saya belum pernah sekali pun dan tahu ada pementasan layar tancap lo mas hehehe*ketawan beda zaman ma mas rifki hihihi*

  23. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    hwwibntato said: sudah sedia kacang rebus dan bandrek juga … he he he …

    hmm…. biasanya tukang uli bakar yang nggak pernah nongol…. ada tuh xixixixixi

  24. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    nanazh said: hingga sekarang saya belum pernah sekali pun dan tahu ada pementasan layar tancap lo mas hehehe*ketawan beda zaman ma mas rifki hihihi*

    xixixixi….zamannya beda, hiburannya juga beda

  25. dieend18 Juni 18, 2012 / 00:00

    emang biasanya layar tancap itu dalam semalam muterin berapa film mas?

  26. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    dieend18 said: emang biasanya layar tancap itu dalam semalam muterin berapa film mas?

    pastinya nggak tahu, mbak.cuma perkiraan… kalau dari jam delapan ke jam empat itu kan sekitar delapan jam, kalau satu film durasinya sekitar dua jam kurang, mungkin bisa lima film, mbak

  27. dieend18 Juni 18, 2012 / 00:00

    oooh…, jadi beda2 tergantung durasi filmnya yaa…sekarang masih ada gak ya yang muter layar tancap? pengen nonton euy… 🙂

  28. cawah Juni 18, 2012 / 00:00

    dulu wktu kecil pernah diajak liat layar tancep..emg msh ada layar tancep ya skrg? “-_-“

  29. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    dieend18 said: oooh…, jadi beda2 tergantung durasi filmnya yaa…sekarang masih ada gak ya yang muter layar tancap? pengen nonton euy… 🙂

    sekarang saya belum pernah denger lagi kalau di daerah saya ada layar tancap. soalnya…. tanah lapang udah nggak ada, jalan juga sudah rame. plus, hiburan lain udah banyak termasuk TV swasta

  30. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    cawah said: dulu wktu kecil pernah diajak liat layar tancep..emg msh ada layar tancep ya skrg? “-_-“

    beberapa tahun terakhir… belum pernah denger ada layar tancap di kampung saya.

  31. wib711 Juni 18, 2012 / 00:00

    jampang said: Barry Prima, Advent Bangun

    barry Prima masih main film ga ya bang? kalo advent bangun kan udah ga mau.. jadi pendeta kalo ga salah

  32. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    wib711 said: barry Prima masih main film ga ya bang?

    film terakhir itu dia jadi perempuan…. filmnya apa yah judulnya… rock n roll apa yah.main sinetron pernah, terakhir ngeliat main di OVJ 😀

  33. jaraway Juni 18, 2012 / 00:00

    hwwibntato said: LED/LCD (Layar Eancap Datar/Layar Cancap Datar)

    maksa amat ni singkatan.. heuu qiqiqi

  34. jaraway Juni 18, 2012 / 00:00

    ada temen yang jago di bidang alat2 listrik gitu… dia syiar lewat layar tancep.. di lapangan desanya buat nayangin film2 mendidik bukan di masa lampau tapi saat2 ini..karena bagi anak2 itu.. hal2 seperti itu (menikmati tanyangan2) adalah hal mewah..

  35. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    jaraway said: maksa amat ni singkatan.. heuu qiqiqi

    yang penting pada ngerti ya, kang 😀

  36. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    jaraway said: ada temen yang jago di bidang alat2 listrik gitu… dia syiar lewat layar tancep..di lapangan desanya buat nayangin film2 mendidikbukan di masa lampau tapi saat2 ini..

    wah… keren ini….mantap

  37. debapirez Juni 18, 2012 / 00:00

    saya masih ingat pelem XXX pertama yg saya tonton di layar tancap: Ranjang Ternoda hehe….

  38. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    debapirez said: saya masih ingat pelem XXX pertama yg saya tonton di layar tancap: Ranjang Ternoda hehe….

    hhmmm…. koq saya nggak nonton yah?:D

  39. li4h Juni 18, 2012 / 00:00

    Rumah saya dekat lapangan, dan emang sih, belakangan gak ada lg yg nanggap layar tancap. Apa jangan2 udah pd bubar pengusahanya?Tp gak pa2, kan saya jd gak terganggu tidurnya huahahaha.. :))

  40. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    li4h said: Rumah saya dekat lapangan, dan emang sih, belakangan gak ada lg yg nanggap layar tancap. Apa jangan2 udah pd bubar pengusahanya?Tp gak pa2, kan saya jd gak terganggu tidurnya huahahaha.. :))

    bisa jadi kalah saing sama bioskop dan tv kabelalhamdulillah, bisa tidur nyenyak 🙂

  41. hwwibntato Juni 18, 2012 / 00:00

    jaraway said: maksa amat ni singkatan.. heuu qiqiqi

    nulisnya juga sambil nangis … he he he …

  42. rembulanku Juni 18, 2012 / 00:00

    aku pernah nonton layar tancep tapi dah lupa film apa soalnya masih kecil banget waktu nonton

  43. yudimuslim Juni 18, 2012 / 00:00

    jadi ingat dulu yudi juga demen ngehadirin pesta pernikahan anak pak camat. soalnya pasti ada layar tancap. bahkan teknologi ini masih dipakai sampai tahun 1995 di aceh 😀

  44. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    hwwibntato said: nulisnya juga sambil nangis … he he he …

    nangisnya pake “he he he”:D

  45. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    rembulanku said: aku pernah nonton layar tancep tapi dah lupa film apa soalnya masih kecil banget waktu nonton

    gpp, yang penting pernah ngerasain 🙂

  46. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    yudimuslim said: jadi ingat dulu yudi juga demen ngehadirin pesta pernikahan anak pak camat. soalnya pasti ada layar tancap. bahkan teknologi ini masih dipakai sampai tahun 1995 di aceh 😀

    kalau di kampung saya, yang biasanya manggil adalah orang kaya, meski bukan dalam rangka pesta pernikahan

  47. hanifahnunk Juni 18, 2012 / 00:00

    blm pernah ikut ntn, ga dpt ijin keluar.amitabh bachan film yg dlu bgt ya?yg jd korban praktek?wkwkw

  48. jampang Juni 18, 2012 / 00:00

    hanifahnunk said: blm pernah ikut ntn, ga dpt ijin keluar.amitabh bachan film yg dlu bgt ya?yg jd korban praktek?wkwkw

    ya pasti film lama, mbak… di film baru udah jarang main lagi*sepertinya

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s