Lelaki dan Ruang Sidang (II)

courtTanganku mengepal. Gigiku gemeretak mengeluarkan bunyi. Mataku tajam menatap lelaki di depanku.

Tanpa pikir panjang, kuluncurkan bogem mentah tangan kananku ke wajahnya. Tak puas, kaki kananku melayang ke arah perutnya. Dia terjungkal. Meringkuk memegang perutnya. Cepat kuayunkan langkah mendekatinya, kutarik rambut ikal hitamnya dengan tangan kiriku. Sementara tangan kanan, kutarik ke belakang dengan telapak mengepal bersiap menghujamkan pukulanku yang kedua di wajahnya yang sudah dihiasi cairan merah yang mengalir dari salah satu lubang hidungnya.

Bukkkk!Begitulah rencanaku ketika menyambut kedatangan lelaki itu.Sekali lagi kuteguk air putih yang masih tersisa di dalam gelas bening yang terletak di atas meja kecil di sampingku. Selama beberapa saat aku menunggu hasil pembicaraan istri dengan lelaki itu melalui telepon.

“Dia tidak mau datang!” Ucap istriku.

“Kenapa?” Tanyaku penasaran.

“Dia tidak memberikan alasan apa-apa. Dia cuma mengatakan tidak mau datang untuk menemuimu.” Jawabnya.

“Dasar pengecut!,” umpatku. “Dengan sikapnya ini, apa kamu masih memilih dia dibandingkan diriku?”

“Aku tetap memilihnya. Aku telah menemukan pada dirinya apa yang tidak pernah kudapatkan darimu. Dia pun berjanji akan segera menikahiku setelah diriku lepas darimu.” Jawabnya dengan begitu mantap

“Kau percaya dengan semua ucapannya sementara kau belum begitu mengenalnya?” Tanyaku lagi.

“Aku yakin sudah cukup mengenalnya.”

“Apa kau yakin dan percaya begitu saja dengan janjinya itu sementara untuk datang menemuiku saja dia tidak mau? Apa kau sudah lupa dengan sebuah kisah seorang perempuan yang tertipu oleh lelaki di dunia maya hingga dia rela meminta cerai kepada suaminya namun akhirnya perempuan itu menemukan bahwa lelaki itu hanya mempermainkan dirinya?”

“Aku masih ingat.”

“Lalu?”

“Aku juga sudah menceritakan kisah itu kepadanya. Dia berjanji tidak akan seperti itu.”

“Apakah kau yakin, bahwa dirimu akan bahagia jika bersamanya?”

Dirinya diam sejenak.

“Apakah kau yakin, kehidupanmu akan lebih baik dibanding hidup bersamaku?”

“Aku belum yakin. Tapi setidaknya aku punya kesempatan untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Tidak seperti sekarang!”

adalah sakit yang tak terperi
mengunci kedua bibirku hingga tak rela berkata
adalah hianat yang tak kumengerti
bersemayam di memori hingga tak bisa kulupa
adalah apriori yang tak bisa dihindari
mengurungku dalam sangkar penuh rasa terpaksa
adalah pemakluman tak berujung tak bertepi
menenggelamkan kerajaanku tanpa mahkota tanpa istana
adalah harapan semu dari sebuah janji
mengalahkan semua yang nyata meski tak sempurna

Entah bagaimana lagi aku mengingatkan dirinya. Diriku mungkin sudah tidak adalagi di hatinya. Hanya lelaki itu dan cuma lelaki itu.

“Sepertinya, saat ini aku sudah tidak berharga lagi di matamu. Sekarang, terserah dirimu! Apa yang akan kau lakukan, lakukan sekehendakmu!”

.

.

.

bersambung….!


Tulisan Terkait Lainnya :

51 respons untuk β€˜Lelaki dan Ruang Sidang (II)’

  1. ibuseno Juli 5, 2012 / 00:00

    kalau ini kisah nyata.. wiiih, mengerikan

  2. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    adamdesign said: hmm … mengharukan 😦

    bukan mengerikan ya mas?

  3. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    arsitaarsita said: Kisah nyata?

    yaaah…. kalau di “seri lelaki” fiksi, mbak….

  4. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    jejak2mimpi said: kok istrinya gituu 😦

    tanya kenapa?malah niru iklan

  5. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    ayanapunya said: kok istrinya gituuuuu

    :)hari kamis kemarin, ada kajian tentang keluarga sakinah…. terungkap bahwa tingkat perceraian di Indonesia itu tertinggi di asia pasifik…. dan sebagian besar perceraian terjadi karena gugatan istri. penyebab terbesarnya adalah….- suami selingkuh- suami tidak bertanggung jawab- faktor ekonomimungkin cerita di atas… kira-kira masuk yang mana? atau di luar dari penyebab utama itu?

  6. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    ibuseno said: kalau ini kisah nyata.. wiiih, mengerikan

    entah di bagian bumi mana…. mungkin ada, teh πŸ™‚

  7. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    tintin1868 said: kasian.. bacanya kog gimana gitu..

    pasti ada masalah di kedua pihak, mbak…. sampe2 kejadian seperti itu

  8. adamdesign Juli 5, 2012 / 00:00

    saya memposisikan sebagai suami, sedihh ..sakit banget pastinya

  9. li4h Juli 5, 2012 / 00:00

    Serem 😦

  10. hwwibntato Juli 5, 2012 / 00:00

    gara-gara rayuan laki-laki … he he he …

  11. deikka Juli 5, 2012 / 00:00

    itu istri kok bisa ya berlaku seperti itu

  12. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    adamdesign said: saya memposisikan sebagai suami, sedihh ..sakit banget pastinya

    oooh…. ya… ya….

  13. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    ivoniezahra said: true story mas? πŸ˜€

    ada sebuah artikel yang bercerita demikian… bisa jadi kisah nyata

  14. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    li4h said: Serem 😦

    ngalahin pocong yah?

  15. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    hwwibntato said: gara-gara rayuan laki-laki … he he he …

    emang dasar lelaki…. makanya saya benci yang namanya lelaki, kang…. saya sukanya sama perempuan:D

  16. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    deikka said: itu istri kok bisa ya berlaku seperti itu

    segala kemungkinan bisa mbak… seperti lelaki juga bisa berbuat demikian πŸ™‚

  17. arsitaarsita Juli 5, 2012 / 00:00

    jampang said: yaaah…. kalau di “seri lelaki” fiksi, mbak….

    lha kemarin pernah bilang katanya di bagian fiksi ada yg sumbernya kisah nyata*kabbooorrrrrrrrrrrrrrr

  18. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    arsitaarsita said: lha kemarin pernah bilang katanya di bagian fiksi ada yg sumbernya kisah nyata*kabbooorrrrrrrrrrrrrrr

    iyah… idenya bisa jadi dari kisah nyata…. tapi ceritanya fiksi :D*iket pake kain gendongan

  19. deikka Juli 5, 2012 / 00:00

    jampang said: emang dasar lelaki…. makanya saya benci yang namanya lelaki, kang…. saya sukanya sama perempuan:D

    huahahaaaaaaaaaaaaa

  20. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    deikka said: huahahaaaaaaaaaaaaa

    πŸ˜€

  21. rasikiniin Juli 5, 2012 / 00:00

    jampang said: Sekarang, terserah dirimu! Apa yang akan kau lakukan,

    Nyimak Mas ….

  22. jampang Juli 5, 2012 / 00:00

    rasikiniin said: Nyimak Mas ….

    silahkannnnn

  23. jampang Juli 6, 2012 / 00:00

    ydiani said: nunggu lanjutan

    apakah….. *pake gaya presenter silet :Dharap bersabar, mbak

  24. jampang Juli 6, 2012 / 00:00

    thetrueideas said: laki-laki itu…memiliki tubuhnya, bukan cintanya….http://thetrueideas.multiply.com/journal/item/2890

    sepertinya begitu, mas…. atau mungkin… pernikahannya itu hanya sebagai pelarian?atau…ada rasa tidak puas yang dirasakan perempuan tersebut kepada suaminya sehingga begitu melihat ada yang sepertinya lebih baik, maka dirinya akan mudah berpaling?*jadi banyak idenya cuma bingung ngelanjutinnya

  25. rembulanku Juli 6, 2012 / 00:00

    waduh, kelanjutannya….ga sangka bakal begini

  26. jampang Juli 6, 2012 / 00:00

    rembulanku said: waduh, kelanjutannya….ga sangka bakal begini

    tadinya mikir gimana mbak?*saya nggak jadi ke palembang…. hiks

  27. jampang Juli 6, 2012 / 00:00

    suspect03 said: Semoga bukan kisah mas Rifki..

    memangnya kalau kisah saya kenapa, mbak?xixixixixi

  28. suspect03 Juli 6, 2012 / 00:00

    jampang said: memangnya kalau kisah saya kenapa, mbak?xixixixixi

    Gpp ^_^Kalo gitu komennya diralat, semoga mas Rifki tabah menghadapi cobaan πŸ™‚

  29. jampang Juli 7, 2012 / 00:00

    topenkkeren said: sabar, Bang. =p

    xixixixixi…..iyah…. insya Allah sabat…. *apa sih?

  30. jampang Juli 7, 2012 / 00:00

    suspect03 said: Gpp ^_^Kalo gitu komennya diralat, semoga mas Rifki tabah menghadapi cobaan πŸ™‚

    lho… saya kan nggak jawab ini kisah saya, mbak…. saya hanya balik bertanya…. xixixixixi

  31. jaraway Juli 7, 2012 / 00:00

    =)*koq saya yang sedih ya..

  32. jampang Juli 7, 2012 / 00:00

    jaraway said: =)*koq saya yang sedih ya..

    *kasih tisuterus bilang “itu dua ribu lima ratus”*korban iklan

  33. jaraway Juli 7, 2012 / 00:00

    jampang said: *kasih tisuterus bilang “itu dua ribu lima ratus”*korban iklan

    aseliiiiiiiiiiii ngakak ama iklan itu =)))

  34. jampang Juli 7, 2012 / 00:00

    jaraway said: aseliiiiiiiiiiii ngakak ama iklan itu =)))

    xixixixixixi…. namanya juga cari peluang πŸ™‚

  35. bundanyarafi Juli 8, 2012 / 00:00

    makanya ada hadits yg bilang (cmiiw) penghuni neraka kebanyakan kaum wanita salah satunya adalah karena kurang rasa syukurnya terhadap suami..smg kita semua dihindarkan dari sikap demikian..

  36. jampang Juli 8, 2012 / 00:00

    bundanyarafi said: smg kita semua dihindarkan dari sikap demikian..

    mengaminkan….

  37. wayanlessy Juli 11, 2012 / 00:00

    jampang said: mungkin cerita di atas… kira-kira masuk yang mana? atau di luar dari penyebab utama itu?

    biasanya kalau yg kasus cerita ini, suaminya malah kemudian yg nalak ya?

  38. jampang Juli 11, 2012 / 00:00

    wayanlessy said: biasanya kalau yg kasus cerita ini, suaminya malah kemudian yg nalak ya?

    ya…. karena udah ketahuan :Datau mungkin ada motif lain?

  39. penasulung Juli 11, 2012 / 00:00

    *nangis lagii ah*kayak hobby ajjah :))

  40. jampang Juli 12, 2012 / 00:00

    penasulung said: *nangis lagii ah*kayak hobby ajjah :))

    waduh……

  41. thetrueideas Juli 6, 2012 / 00:00

    laki-laki itu…memiliki tubuhnya, bukan cintanya….

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s