Puasa Nggak Boleh Pelukan? Ciuman Aja Boleh Kok!

pelukan

“Puasa… Puasa…!”

Begitu SMS yang saya terima beberapa saat setelah saya memposting tulisan berjudul “Lelaki dan Pelukan”.

“Emangnya kalau puasa (suami-istri) nggak boleh pelukan?”

Saya pun mengirim SMS pertanyaan sebagai balasan.

Tak hanya di SMS, kalimat serupa pun saya terima di dalam komentar postingan tersebut. Balasan dengan kalima serupa pun juga saya jadikan sebagai reply-nya.

Tak perlu menunggu lama, saya pun mendapatkan jawaban yang amat sangat jelas. Yang intinya, suami-istri, ketika bepuasa di siang hari boleh berpelukan seperti yang dilakukan oleh kedua tokoh dalam tulisan “Lelaki dan Pelukan.” Bahkan, berciuman di antara keduanya juga diperbolehkan. Adapun dasar kebolehan tersebut adalah hadits sebagai berikut yang saya dapat dari rumahnya Mas Syamsul.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha “Dulu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mencium dan mencumbui istrinya sementara Beliau sedang berpuasa, namun beliau adalah orang yang paling kuat menahan nafsunya.” (Al Bukhari 1927 dan Muslim 1106)

Masruq rahimahullah berkata “Aku bertanya kepada Aisyah, apa yang dibolehkan bagi laki-laki terhadap istrinya ketika puasa.” Aisyah menjawab: “Semua boleh kecuali jima’.” (Mushannaf Abdur Razaq 8439 dengan sanad rijalnya tsiqqah- Fiqh Sunnah Lin Nisa’)

Aisyah juga pernah mengatakan: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menciumku padahal Beliau dan aku sedang puasa. (Abu Daud 2384 & Abdur Razaq, 8410, dengan sanad shahih, Fiqh Sunnah Lin Nisa’)

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Umar radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan: “Suatu hari saya kegirangan kemudian saya mencium istri sementara saya sedang berpuasa. Kemudian saya mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, aku katakan: “Saya telah melakukan sesuatu yang besar.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: “Apa itu?” Aku jawab: “Aku mencium istriku padahal aku sedang puasa.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apa pendapatmu ketika kamu berkumur (ketika puasa)?” Aku jawab: “Tidak membatalkan puasa.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Lalu ada apa (dengan mencium)?” (HR. Ahmad & Abu Daud). Maksudnya: sebagaimana berkumur dengan air tidak membatalkan puasa kecuali jika sengaja untuk menelan air maka sebagaimana pula mencium istri juga tidak membatalkan puasa kecuali jika sengaja dalam rangka mengeluarkan mani. (Mukhtashar Jami’ Ahkamin Nisa’, 215).

Adapun pernyataan Aisyah radhiyallahu ‘anha: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah menyentuh wajahku ketika aku puasa adalah hadis yang mungkar. (Mukhatashar Jami’ Ahkamin Nisa’, 215)

Namun demikian, yang harus diperhatikan adalah bahwa dalam bercumbu hendaklah tidak sampai keluar air mani, karena ini membatalkan puasa. Demikian yang dinyatakan oleh syaikh Utsaimin.

Hal ini sejalan dengan hadits lain, dimana Rasulullah melarang seorang pemuda untuk berciuman dengan istrinya, sementara dalam kesempatan lainnya, beliau memperbolehkan sahabat yang lebih tua untuk mencium istrinya. Ini dikarenakan, orang yang lebih tua lebih bisa menahan nafsunya (daripada yang lebih muda).

“Kami pernah berada di sisi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, datanglah seorang pemuda seraya berkata, “Ya Rasulullah, bolehkah aku mencium dalam keadaan puasa ?” Beliau menjawab, “Tidak”. Datang pula seorang yang sudah tua dan dia berkata : “Ya Rasulullah, bolehkah aku mencium dalam keadaan puasa ?”. Beliau menjawb : “Ya” sebagian kami memandang kepada teman-temannya, maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya orang tua itu (lebih bisa) menahan dirinya”.

Hadits Riwayat Ahmad 2/185,221 dari jalan Ibnu Lahi’ah dari yazid bin Abu Hubaib dari Qaushar At-Tufibi darinya. Sanadnya dhaif karena dhaifnya Ibnu Lahi’ah, tetapi punya syahid (pendukung) dalam riwayat Thabrani dalam Al-Kabir 11040 dari jalan Habib bin Abi Tsabit dari Mujahid dari Ibnu Abbas, Habib seorang mudallis dan telah ‘an-‘anah, dengan syahid ini haditsnya menjadi hasan, lihat Faqih AL-Mutafaqih 192-193 karena padanya terdapat hadits dari jalan-jalan yang lain.

Jadi, silahkan para suami-istri untuk berpelukan dan berciuman meski sedang berpuasa.

*yang lain silahkan mupeng*

 


Tulisan Terkait Lainnya :

74 thoughts on “Puasa Nggak Boleh Pelukan? Ciuman Aja Boleh Kok!

  1. jampang Juli 23, 2012 / 00:00

    cambai said: lho boleh ya…?? :))

    boleh, uni 🙂

  2. jampang Juli 23, 2012 / 00:00

    wishknew said: Udah sering wkwkwkwkwk

    iya deh…. saya faham 😛

  3. penuhcinta Juli 23, 2012 / 00:00

    Asyik! *panggil si ayah*

  4. jampang Juli 23, 2012 / 00:00

    penuhcinta said: Asyik! *panggil si ayah*

    wew…. langsung 🙂

  5. utewae Juli 23, 2012 / 00:00

    siip ^^

  6. embunpagi2023 Juli 23, 2012 / 00:00

    wah…., si Abah ngga berani deket-deket saya kalo puasa begini

  7. eroza Juli 23, 2012 / 00:00

    sepertinya yang posting udah ga tahaaan…nih buat ketemu ny. baru hihihi

  8. jampang Juli 23, 2012 / 00:00

    utewae said: siip ^^

    nah… kalau yang penganten baru… harus lebih hati2 😀

  9. jampang Juli 23, 2012 / 00:00

    embunpagi2023 said: wah…., si Abah ngga berani deket-deket saya kalo puasa begini

    masa jauh-jauhan, teh… radius berapa meter? 🙂

  10. jampang Juli 23, 2012 / 00:00

    eroza said: sepertinya yang posting udah ga tahaaan…nih buat ketemu ny. baru hihihi

    ah…. biasa aja tuh:D

  11. embunpagi2023 Juli 23, 2012 / 00:01

    jampang said: masa jauh-jauhan, teh… radius berapa meter? 🙂

    radius setengah meter aja Mas ^____^

  12. jampang Juli 23, 2012 / 00:01

    embunpagi2023 said: radius setengah meter aja Mas ^____^

    itu mah deket, teh 😀

  13. 0cta Juli 25, 2012 / 00:01

    gue bgt niy…klo si mas dah mo pergi kerja pasti cipika cipiki sambil pelukan plus nisa kadang ditengah2 hehe…nisa senyum2 aja liat ayah bunda sayang2an…

  14. jampang Juli 26, 2012 / 00:01

    co cweeeet:-)

  15. Ika Puspitasari Juni 7, 2016 / 04:09

    Seperti hari-hari biasa…kalo suami mau kerja pasti selalu mencium dan memeluk, pas puasa juga tetep…hehe

  16. Andik Taufiq Juni 7, 2016 / 11:02

    Ada yang menyebabkan mencium istri itu dilarang kalo pas puasa, yaitu karena yang dicium adalah istrinya orang lain. Sekian.

    • jampang Juni 7, 2016 / 11:17

      😀

      lagian itu istri kenapa mau aja dicium suami orang lain

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s