Lelaki dan Jalan yang Dilaluinya

ilustrasi : http://shutterstock.com/

Kuawali kepergianku kali ini dengan sebuah pelukan. Perempuanku pun memelukku erat. Lama, seperti tidak ingin melepaskan diriku untuk meninggalkannya selama beberapa hari ke depan. Tapi kepergianku tidak bisa ditunda lagi karena ini sudah menjadi kewajibanku.Jalan yang kulalui terus menanjak dan berkelok-kelok. Terasa berat sekali bagi diriku yang baru pertama kali melalui jalur ini.

Di sini kanan jalan, jurang menganga yang siap menelan para pengendaran yang lengah atau lepas kendali, karenanya dibutuhkan kehati-hatian yang lebih dibandingkan dengan menyusuri jalur datar dan lurus.

Di sisi kiri jalan, tebing yang cukup tinggi dan curam. Bahaya longsor bisa saja mengancam tiba-tiba tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Dari depan, kendaraan yang berhenti tiba-tiba bisa jadi pangkal bencana. Begitu juga kendaraan terutama truk yang menuruni jalan di jalur sebelah kanan, jika sang sopir tidak bisa menguasai kendaraannya, tabrakkan pun tak terelakkan.

Sebaliknya, jika kendaraan yang kutumpangi tidak hati-hati, maka kendaraan inilah yang menjadi sumber petaka bagi kendaraan-kendaraan di belakang.

Keindahan alam yang terpampang luas pun bisa jadi melengahkan. Dan yang demikian itu tetap harus diwaspadai.

Dik, kiranya seperti itulah jalur kehidupan yang sedang kita lalui bersama. Segala kemudahan dan keindahan di awal-awal perjalanan, bukan berarti akan selalui kita temui di setiap jengkal kehidupan kita. Adakalanya onak dan duri menyapa. Adakalanya keindahan semu menggoda. Adakalanya semak belukar membelenggu kaki kita ketika akan melangkah lebih jauh.

Sendiri mungkin kutak mampu. Tapi keberadaanmu di sisiku adalah sebuah kekuatan dan semangat baru untukku.

Kulihat layar di handphoneku, tak ada sinyal sama sekali. Padahal aku baru saja berkeinginan membalas SMS darinya beberapa menit yang lalu. Rupanya saat ini aku berada di area yang tidak terjangkau oleh provider yang kupilih.

Dik, mungkin adakalanya kita harus menjauh sejenak. Putus komunikasi sejenak. Mungkin saat kita menjauh kita bisa memahami tentang pentingnya keberadaan satu sama lain. Aku tak bisa jauh darimu dan begitu juga dirimu tak bisa jauh dariku.

Tiba-tiba semua kendaraan di depan menghentikan lajunya. Rupanya, jalur yang kulalui ini sedang ada proses perbaikan jalan di beberapa ratus meter di depan. Demi kelancaran, kebijakan buka tutup pun di lakukan.

Aku pun keluar dari mobil untuk sekedar melurukan kedua kakiku yang mulai terasa pegal-pegal. Kuhirup udara sejuk di mana kuberdiri. Kuarahkan pandangan mata ke sekelilingku. Hijau dan hijau. Pepohonan itu seakan-akan memanjakan kedua mataku dengan keindahan dan keceriaan warna mereka.

Dik, mungkin ada kalanya kita harus berhenti sejenak dalam mengejar apa yang menjadi cita-cita kita berdua. Bisa jadi itu lebih baik daripada memaksakan kehendak yang berujung pada kegagalan dan kekecewaan. Istirahat sejenak itu bukan sebuah kekalahan. Tetapi momen untuk mengumpulkan kembali tenaga, bekal, dan amunisi serta mematangkan perencanaan yang sudah kita tetapkan semula.

Seperti ketika kita berdua dipersatukan, terasa indah bila tepat pada waktunya.

Cukup lama juga aku berhenti. Diam. Tanpa aktifitas yang bisa kulakukan. Terbersit sebuah keinginan untuk kembali pulang dan membatalkan tugasku. Padahal aku sudah tahu, jika kulakukan, maka reputasiku sebagai pegawai akan tercoreng. Bahkan bisa jadi, apa yang telah kuraih sekarang akan hilang dari genggaman.

Sebagai hiburan pelipur lara, kukeluarkan hanphoneku. Kubuka folder gallery berisi gambar dan video yang kuambil untuk mengabadikan momen-momen seluruh perjalanan hingga tiba di titik ini. Satu-persatu kulihat foto dan video hasil keisenganku mengabadikan apa yang telah kulewati. Ada keindahan yang terlihat. Ada kebersamaan yang melekat. Ada semangat yang menguat.

Dik, mungkin di suatu masa nanti, kita akan merasakan kejenuhan yang berujung pada sesuatu yang diawal tidak pernah terpikirkan oleh kita berdua. Jika tiba masa itu, sebelum salah mengambil keputusan, mungkin ada baiknya kita melihat album kenangan kita bersama.

Rasakan kembali keindahan itu. Lekatkan kembali kebersamaan itu. Kuatkan kembali semangat itu.

Akhirnya, mobil-mobil kembali bergerak perlahan. Lalu melaju dengan menambah kecepatan. Hingga akhirnya, aku tiba di tempat tujuan.

Dik, seperti sudah kukatakan sebelumnya. Tanpa dirimu, tak mungkin aku bisa melalui semua ini. Bersamamu, semoga segalanya dipermudah. Ibarat burung, kita berdua adalah kedua sayapnya. Jika salah satunya patah, burung itu tidak bisa terbang, bahkan untuk bergerak atau berpindah tempat pun kan terasa sulit. Tapi jika kedua sayapnya lengkap, dia bisa terbang kemana saja dirinya mau.

 

44 respons untuk β€˜Lelaki dan Jalan yang Dilaluinya’

  1. rasikiniin Juli 30, 2012 / 00:00

    jampang said: Seperti ketika kita berdua dipersatukan, terasa indah bila tepat pada waktunya.

    Nyimak !!!

  2. tintin1868 Juli 30, 2012 / 00:00

    jadi cinta itu bagai burung ya.. ga ada sayap satu ga jalan semua..

  3. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    lailatulqadr said: So sweet..

    kan saya suka yang sweet, mbak. seperti saya…. *uhuks

  4. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    banghas said: ^_^

    πŸ™‚

  5. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    rasikiniin said: Nyimak !!!

    silahkan….

  6. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    ivoniezahra said: Beuh, dalem bnget neh mas πŸ˜€

    yup… sedalam jurang di tikungan sitinjau laut πŸ˜€

  7. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    aprillayunita said: Ehmmmm..

    ehm juga

  8. hwwibntato Juli 30, 2012 / 00:00

    romantis dan menyentuh … he he he …

  9. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    tintin1868 said: jadi cinta itu bagai burung ya.. ga ada sayap satu ga jalan semua..

    maksudya seh seperti sayap… saling melengkapi gitu, mbak

  10. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    hwwibntato said: romantis dan menyentuh … he he he …

    iya kah?xiixixixixixi

  11. hwwibntato Juli 30, 2012 / 00:00

    jampang said: iya kah?xiixixixixixi

    seratus … he he he …

  12. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    hwwibntato said: seratus … he he he …

    terima kasih, kang xixixixixi

  13. indev Juli 30, 2012 / 00:00

    Komen dulu. Belum baca.

  14. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    indev said: Komen dulu. Belum baca.

    silahkan, boleh koq, mbak

  15. trasyid Juli 30, 2012 / 00:00

    apakah sayapnya sudah lengkap sekarang?

  16. rembulanku Juli 30, 2012 / 00:00

    wah soal cinta…. ga bisa komen banyakhehehe *mikir*

  17. rhedina Juli 30, 2012 / 00:00

    Ilmu/teori nya buat satu hubungan agar langgeng dan harmonis patut diacungkan jempol, tinggal buka “kios” konsultasi pasutri nih πŸ˜€

  18. indev Juli 30, 2012 / 00:00

    Analoginya boleh. Hihihi.So sweet yah..Jadi inget perjalanan di jalan trans sulawesi saat di gorontalo. -.-

  19. eroza Juli 30, 2012 / 00:00

    mengingatkan perjalanan padang-solok πŸ™‚ dua puluh tahun lalu jalannya lebih sempit ,panjang dan berkelok2. sekarang sudah diperpendek dengan membuat jalur menembus bukit2 yang ada.

  20. hwwibntato Juli 30, 2012 / 00:00

    rhedina said: konsultasi pasutri

    konsultasi pasmina …-khusus penjahit … he he he …

  21. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    trasyid said: apakah sayapnya sudah lengkap sekarang?

    kalau cerita di atas… sudah lengkap, mas πŸ™‚

  22. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    rembulanku said: wah soal cinta…. ga bisa komen banyakhehehe *mikir*

    ya… gpp, mbak πŸ™‚

  23. rhedina Juli 30, 2012 / 00:00

    hwwibntato said: konsultasi pasmina …

    Kang Hendra, euleuuuuhh..ngga nyangka…binangkit oge πŸ˜€

  24. hwwibntato Juli 30, 2012 / 00:00

    rhedina said: Kang Hendra, euleuuuuhh..ngga nyangka…binangkit oge πŸ˜€

    ha ha ha …

  25. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    rhedina said: Ilmu/teori nya buat satu hubungan agar langgeng dan harmonis patut diacungkan jempol, tinggal buka “kios” konsultasi pasutri nih πŸ˜€

    makasih, teh πŸ™‚

  26. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    indev said: Analoginya boleh. Hihihi.So sweet yah..Jadi inget perjalanan di jalan trans sulawesi saat di gorontalo. -.-

    makasih, mbakkira2 seperti itulah πŸ™‚

  27. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    eroza said: sekarang sudah diperpendek dengan membuat jalur menembus bukit2 yang ada.

    jadi jalur sitinjau langit itu nembus bukit, uni?

  28. humaira1586 Juli 30, 2012 / 00:00

    Inspirasi muncul di kelok ampek puluh ampek ? πŸ™‚

  29. eroza Juli 30, 2012 / 00:00

    sitinjau lautnya gak, itu jalan asli, ada bbrp jalan yg dulunya berkelok2 yg diperpendek dg menembus bukit. kalau gak salah dulu ada dua tempat yg pemandangannya juga bagus yg sering di jadikan tempat istirahat namanya panorama 1 dan panorama 2. tapi sekarang 2 lokasi itu sdh tidak dilewati lagi.

  30. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    humaira1586 said: Inspirasi muncul di kelok ampek puluh ampek ? πŸ™‚

    lebih tepatnya… jalur padang – solok yg melewati tikungan sitinjau laut πŸ™‚

  31. jampang Juli 30, 2012 / 00:00

    eroza said: sitinjau lautnya gak, itu jalan asli, ada bbrp jalan yg dulunya berkelok2 yg diperpendek dg menembus bukit. kalau gak salah dulu ada dua tempat yg pemandangannya juga bagus yg sering di jadikan tempat istirahat namanya panorama 1 dan panorama 2. tapi sekarang 2 lokasi itu sdh tidak dilewati lagi.

    oooo… pantesan, waktu berhenti krn buka tutup jalan, sopir travel nyebut-nyebut nama panorama gitu….

  32. debapirez Juli 30, 2012 / 00:00

    ada makna di setiap perjalanan πŸ™‚

  33. 0cta Juli 31, 2012 / 00:00

    dan apapun itu yg terjadi dlm kehidupan qt ada tangan yg sll membimbing langkah qt yaitu tangan Allah dan sll lah berhusnudzon atas sgala skenarionya sambil terus berdoa…*serius amat* πŸ˜‰ Jadi ingat dl pernah naik bus ke jogja, pas lewat padang cepat2 ambil bantal wat nutup mata ngeri liat jurang2 di kelok2an menuju padang. pas mbuka mata bentar ngeliat jurang yg ngeri tp pemandangannya bgitu menakjubkan

  34. jampang Juli 31, 2012 / 00:00

    debapirez said: ada makna di setiap perjalanan πŸ™‚

    betulllll πŸ™‚

  35. jampang Juli 31, 2012 / 00:00

    sukmakutersenyum said: co cweeeeet πŸ™‚

    kan saya emang sweet, mbakxixixixixixi

  36. jampang Juli 31, 2012 / 00:00

    ipie said: πŸ™‚

    πŸ™‚

  37. jampang Juli 31, 2012 / 00:00

    0cta said: dan apapun itu yg terjadi dlm kehidupan qt ada tangan yg sll membimbing langkah qt yaitu tangan Allah dan sll lah berhusnudzon atas sgala skenarionya sambil terus berdoa…*serius amat* πŸ˜‰ Jadi ingat dl pernah naik bus ke jogja, pas lewat padang cepat2 ambil bantal wat nutup mata ngeri liat jurang2 di kelok2an menuju padang. pas mbuka mata bentar ngeliat jurang yg ngeri tp pemandangannya bgitu menakjubkan

    betul, kak. semoga kita selalu mendapat bimbingan dari Allah, aamiinyup… ngeri tapi juga indah

  38. ipie Juli 30, 2012 / 00:00

    πŸ™‚

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s