Bukan Testimoni

reviewKepada para mahasiswa saya…

Pertama-tama, saya mengucapkan selamat kepada kalian semua. Karena hasil rapat kelulusan, seluruh mahasiswa di kelas II-L, II-M, II-N, dan II-O dinyatakan lulus tanpa catatan. Nilai rata-rata IPK masing-masing kelas di atas tiga koma. Alhamdulillah, kalian mendapatkan ni’mat yang hilang dari tangan beberapa rekan kalian di kelas lain. Di antara mereka ada yang harus mengulang bahkan dengan sangat terpaksa harus dikeluarkan alias tidak lulus.

Sekali lagi selamat!

Saya senang mengajar kalian semua. Kalian penuh semangat. Saya senang dengan suasana kelas yang aktif, di mana alur komunikasi tidak hanya searah dari saya saja, melainkan dua arah.

Saya berikan penilaian lebih kepada mahasiswa yang bersedia menyampaikan review materi di depan kelas. Juga kepada para mahasiswa yang aktif di antara kalian maka saya berikan poin tambahan. Sebaliknya, kepada para mahasiswa yang bersikap kurang baik, maka dengan amat menyesal harus melakukan pengurangan poin.

Adalah kebiasaan saya untuk memanggil nama-nama kalian di akhir perkuliahan. Kebiasaan itu bukan hanya untuk memastikan kehadiran kalian di ruang kelas, tetapi juga untuk memberikan penialaian plus atau minus selama kegiatan perkuliahan di lakukan hari itu.

Jika di antara kalian yang mengajukan pertanyaan maka saya memberikan poin tambahan, namun jika di saat perkuliahan berlangsung, saya mendapati di antara kalian ada yang melakukan hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan selama kegiatan perkuliahan, maka saya memberikan nilai minus kepada mereka. Apa saja bentuk kegiatan yang tidak boleh dilakukan itu? Masing-masing kalian tentu sudah tahu. Karena kita sudah melakukan kesepakatan bersama di pertemuan awal.

Saya tidak bisa memberikan testimoni banyak-banyak, apalagi testimoni seperti klinik Tong Fang yang ternyata dilarang. Karenanya saya meberikan judul tulisan ini “Bukan Testimoni.”

Sekali lagi, saya ucapkan selamat atas kelulusan kalian. Pertahankan untuk tingkat berikutnya. Terima kasih dan mohon maaf jika ada kekurangan dan kesalahan selama kegiatan perkuliahan yang kita lakukan.

Tulisan Terkait Lainnya :

9 respons untuk β€˜Bukan Testimoni’

  1. bundel Agustus 9, 2012 / 00:00

    Oiiiii pak guru, enak banget ya dapat dosen seperti cara anda ngajar. Jadi pengin kuliahan lagi hihihihi…….

  2. jampang Agustus 10, 2012 / 00:00

    bundel said: Oiiiii pak guru, enak banget ya dapat dosen seperti cara anda ngajar. Jadi pengin kuliahan lagi hihihihi…….

    saya aja belum kuliah lagi nih bunda πŸ™‚

  3. jampang Agustus 10, 2012 / 00:00

    thetrueideas said: Kasih tau gak yaaa… πŸ™‚

    kasih tahu apa, mas?:D

  4. bundel Agustus 10, 2012 / 00:00

    Mong-ngomong nggak pindahan ke Xanga ya? Kan kayaknya lagi dulu orang pada ribut mau pindahan bang Kiki bikin juga di Xanga?

  5. hwwibntato Agustus 10, 2012 / 00:00

    wah, ternyata bukan testimoni …saya pikir testimoni …*balik lagi … he he he …

  6. jampang Agustus 10, 2012 / 00:00

    bundel said: Mong-ngomong nggak pindahan ke Xanga ya? Kan kayaknya lagi dulu orang pada ribut mau pindahan bang Kiki bikin juga di Xanga?

    sudah buat bunda… cuma id jampang udah ada yang pake…. ID saya jadinya rifkijampangsudah posting juga satu di situ…. belum buka lagi… jangan2 saya lupa passwordnya…. πŸ˜€

  7. jampang Agustus 10, 2012 / 00:00

    hwwibntato said: wah, ternyata bukan testimoni …saya pikir testimoni …*balik lagi … he he he …

    iya kang…. ngkutin bukan review jejak-jejak yang terserak…. xixixixixi

  8. thetrueideas Agustus 9, 2012 / 00:00

    Kasih tau gak yaaa… πŸ™‚

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s