Lelaki dan Mut’ah

“Gue minta semua perhiasan yang dulu pernah gue kasih.” Ucap lelaki di hadapanku.

“Maksud loe, perhiasan yang loe jadikan mahar waktu loe menikahinya?” Tanyaku penasaran.

“Iya. Gue juga minta dia balikin uang yang pernah gue kasih untuk membantu keluarganya.” Tambahnya.

“Gila loe yah!” Aku berkata dengan setengah berteriak.

“Gila kenapa?” Dia balik bertanya.

“Ya gila. Yang namanya mahar itu bukan lagi milik loe sebagai suami atau mantan suami. Itu sudah mutlak jadi milik istri atau mantan istri loe. Dia mau simpan atau mau jual ya terserah dia. Jadi kenapa loe minta lagi?” Ucapku dengan nada tinggi.

“Dan hadiah yang loe bilang tadi, itu juga bukan lagi hak milik loe. Kenapa juga masih loe minta lagi? Kebangetan loe jadi orang!”

“Seharusnya, loe ngasih pemberian kepada mantan istri loe ketika pisah. Mut’ah namanya. Itu buat membantu mantan istri loe yang loe cerai dalam posisi tidak bekerja dan tidak berpenghasilan.” Tambahku.

“Lho, perceraian ini kan bukan gue yang jatuhin thalaq. Istri gue yang minta, dan itu namanya khulu’. Kalau seperti itu, mantan istri gue itu wajib mengembalikan semua pemberian dari gue selama berumah tangga.” Bantahnya.

“Bener kan?” Tanyanya kemudian.

Aku tidak bisa menjawab. Hanya diam.
*ilustrasi dari sini.

79 thoughts on “Lelaki dan Mut’ah

  1. jampang Agustus 31, 2012 / 00:00

    nikinput said: Sepertinya yg ditanya mas edwin itu: bila istri minta cerai dgn alasan yg dibenarkan agama (misal: suami murtad, suami ga menafkahi lbh dari 3 bulan berurutan). Apakah istri jg wajib mengembalikan harta? Sementara jawaban dgn hadis itu kan kasusnya suami ga ada salah, tp istrinya cuma ga mau aja jadi istrinya.

    wah… saya salah mengerti…. *harus kursus kayanya nih*

  2. jampang Agustus 31, 2012 / 00:00

    edwinlives4ever said: Exactly.

    jawabannya sudah dijelaskan mbak rinda, mas. maaf yg tadi saya salah faham😀

  3. jampang Agustus 31, 2012 / 00:00

    trewelu said: Hukum Indonesia repotnya tidak membedakan antara harta istri dan harta suami. Harusnya kan beda… Dan harta yang diberikan ke istri selama perkawinan masuknya menafkahi istri dong, gak bisa diambil kembali. Aqadnya kan cuman sebatas mahar. Kalau minta dikembalikan seluruh yang sudah dinafkahkan, namanya zalim. Emang dikira menafkahi itu ngasih utang? Wong putus belum diapa2in aja cuman balik separuh mahar. Kalo putusnya karena suami gak menafkahi atau semacamnya, masuk sighat taklik kan, 10rb rupiah beres. Jatuhnya talak, bukan khul’.

    pun kalau ada mobil, rumah yang sudah dihibahkan kepada istri, ya nggak bisa ditarik lagi kan jika terjadi khulu. sudah 100% milik istri, mau diapain aja itu mobil dan rumah ya terserah istri. **** jadi kalau istri menggugat suami melalui pengadilan jatuhnya thalaq ya, mbak, bukan khulu’. kalau misal cerita di atas, istri menggugat melalui pengadilan sesuai dengan sighat ta’liq, maka mahar dan hadiah itu nggak berhak lagi diminta sama si mantan suami. begitu, ya mbak?

  4. nikinput Agustus 31, 2012 / 00:00

    Ayo mas rifki, carikan fikih yg membahas kasus di atas. Hihi.

  5. jampang Agustus 31, 2012 / 00:00

    lailatulqadr said: Hmmm… Binung juga niy, kalo kaya gini…

    pegangan dulu mbak kalau bingung… xixixixixixi

  6. jampang Agustus 31, 2012 / 00:00

    rhedina said: Itu suami galak amat ya, sampe esmosi jiwa curhat sama temennya. Ngga anehlah kalau istri minta cerai.

    xixixixixixi…. teteh yang baca ikutan emosi yah?

  7. jampang Agustus 31, 2012 / 00:00

    nikinput said: Ayo mas rifki, carikan fikih yg membahas kasus di atas. Hihi.

    itu sudah dijelaskan sama mbak rinda, mbak.

  8. mozaikpublishouse Agustus 31, 2012 / 00:00

    aku ngertinya nikah mut’ah he3 itu lho yang nikah sementara, bener ga ya. pernah denger pas ada kasus artis cewek ketauan selingkuh, katanya udah nikah mut’ah sama selingkuhannya.

  9. edwinlives4ever Agustus 31, 2012 / 00:00

    jampang said: kalau nggak salah su surat Al-Baqarah… ayatnya lupa

    241

  10. jampang Agustus 31, 2012 / 00:00

    edwinlives4ever said: 241

    terima kasih, mas.[2:241] Kepada wanita-wanita yang diceraikan (hendaklah diberikan oleh suaminya) mut’ah menurut yang ma’ruf, sebagai suatu kewajiban bagi orang-orang yang bertakwa. mut’ah = sesuatu yang diberikan oleh suami kepada istri yang diceraikannya sebagai penghibur selain nafkah sesuai dengan kemampuannya

  11. zaffara Agustus 31, 2012 / 00:00

    ingin menjelaskan agama (khususnya Islam) dari sudut syari’at mmg nggk mudah, banyak orang jadi salah memahami agama tertentu karena kata2 atau perbuatan penganutnya yang tdk memahami ajaran agamanya sendiri.

  12. tintin1868 Agustus 31, 2012 / 00:00

    jadi kaya harta gonogini juga ya..

  13. jampang Agustus 31, 2012 / 00:00

    zaffara said: ingin menjelaskan agama (khususnya Islam) dari sudut syari’at mmg nggk mudah, banyak orang jadi salah memahami agama tertentu karena kata2 atau perbuatan penganutnya yang tdk memahami ajaran agamanya sendiri.

    yang lebih sulit mungkin adalah menerimanya sebagai sebuah kebenaran karena terkadang banyak yg bertentangan dengan hawa nafsu

  14. nurusyainie Agustus 31, 2012 / 00:00

    Sebagai laki2… seharusnya malu lah kalo minta kembali harta yang telah diberi. Kesannya kayak gimanaaaa gitu. Biar bagaimana, toh istri pernah memberi saat2 bahagia. Dan itu lebih mahal daripada harta apa pun.

  15. jampang Agustus 31, 2012 / 00:00

    tintin1868 said: jadi kaya harta gonogini juga ya..

    saya agak bingung dengan pengertian harta gono-gini, mbak. yang saya tahu, jika dalam berumah tangga, suami dengan uangnya membeli rumah, mobil, dan sepeda motor istri karena berpenghasilan membeli perhiasan. lalu suami menghibahkan mobil kepada sang istri sebagai hadiah. nah, ketika mereka berpisah, maka yang menjadi harta suami adalah rumah dan sepeda motor. yang menjadi harta istri adalah perhiasan dan mobil. seandainya keduanya hidup langgeng kemudian sang istri meninggal, maka hartanya berupa perhiasan dan mobil menjadi harta waris yang akan diberikan kepada suami, anak-anak, dan ahli waris lainnya sesuai dengan ketentuan faraidh. jika suami yang meninggal, maka yang menjadi harta warisan adalah rumah dan sepeda motor yang akan diwariskan kepada istri, anak-anak, dan ahli waris lainnya sesuai dengan ketentuan faraidh. wallaahu a’lam

  16. jampang Agustus 31, 2012 / 00:00

    nurusyainie said: Sebagai laki2… seharusnya malu lah kalo minta kembali harta yang telah diberi. Kesannya kayak gimanaaaa gitu. Biar bagaimana, toh istri pernah memberi saat2 bahagia. Dan itu lebih mahal daripada harta apa pun.

    xixixixixi…. tadinya di cerita di atas saya mau menambahkan dialog… “dasar loe. itu sama aja loe menjelek-jelekkan kamu lelaki!” iya mbak…. makanya yang dianjurkan bukan meminta, tapi memberikan yang namanya mut’ah tadi kpd mantan istri

  17. mahasiswidudul Agustus 31, 2012 / 00:00

    *ooopppss..salahbacapostingan *belommeridapalagicerai :))

  18. jampang Agustus 31, 2012 / 00:00

    mahasiswidudul said: *ooopppss..salahbacapostingan *belommeridapalagicerai :))

    kan tidak semua teori harus dipraktekkin…. xixixixixixi

  19. li4h Agustus 31, 2012 / 00:00

    hmm…

  20. myshant Agustus 31, 2012 / 00:00

    kalau maharnya cuma mukena, diminta juga tuh ?😀

  21. jampang Agustus 31, 2012 / 00:00

    li4h said: hmm…

    hhmmm…. juga

  22. jampang Agustus 31, 2012 / 00:00

    myshant said: kalau maharnya cuma mukena, diminta juga tuh ?😀

    pastinya udah kusam, mbak…. xixixixixixi

  23. hanifahnunk Agustus 31, 2012 / 00:00

    kalu suami bangun rumah, sertifikat a.n istri beli mtor, beli mobil a.n istri juga😀 buat jaga2

  24. bundel Agustus 31, 2012 / 00:00

    lailatulqadr said: Hmmm… Binung juga niy, kalo kaya gini…

    Wis nak In, munduto buku agama sik. Iki tak enggo cekelan mbiyen kuwi.🙂

  25. bundel Agustus 31, 2012 / 00:00

    jampang said: mut’ah = sesuatu yang diberikan oleh suami kepada istri yang diceraikannya sebagai penghibur selain nafkah sesuai dengan kemampuannya

    Secara sederhana, dalam istilah kita dinamakan hadiah.

  26. myshant Agustus 31, 2012 / 00:00

    hanifahnunk said: kalu suami bangun rumah, sertifikat a.n istri beli mtor, beli mobil a.n istri juga😀 buat jaga2

    nah ini bener, udah aku praktekkin, saran dari mb Helvy tuh dulunya :))

  27. siantiek Agustus 31, 2012 / 00:00

    belajaaar🙂

  28. ibuseno Agustus 31, 2012 / 00:00

    baru tau juga kalai mesti gitu.. khulu

  29. indev Agustus 31, 2012 / 00:00

    Nyimak.

Komentar ditutup.