Catatan Awal Pekan Bersama Syaikhan [17-09-2012]

 

selfie - syaikhan n abi - ekpresi cinta monumental
selfie – syaikhan n abi – ekpresi cinta monumental

Foto di atas adalah momen terindah yang saya rasakan bersama Syaikhan di awal pekan ini. Karena itu, saya menjadikan foto tersebut sebagai header Multiply saya.Kenapa rumahnya “direnovasi”, padahal sebentar lagi akan ada penggusuran?

Entahlah. Saya tidak bisa menjawabnya dengan pasti dan benar. Mungkin karena saya ingin “selalu bersama” Syaikhan. Mungkin juga karena saya ingin “pamer” kepada orang-orang yang berkunjung ke sini bahwa saya menyayangi Syaikhan.

*****

Ada yang berbeda dengan waktu pertemuan saya dan Syaikhan. Biasanya saya bertemu Syaikhan di akhir pekan, hari sabtu atau hari minggu seperti cerita saya sebelumnya di sini dan di sini. Kali ini saya mengunjungi Syaikhan di awal pekan, hari senin.

Kejutan. Ya, saya ingin memberikan kejutan untuk Syaikhan. Saya akan datang ke taman kanak-kanak tempat Syaikhan bersekolah. Lalu melihat Syaikhan berbaris, bermain, bernyanyi bersama teman-temanya. Saya juga akan melihat tingkah laku Syaikhan di kelas. Mungkin saya akan mengambil beberapa foto atau bahkan video untuk mengabadikan beberapa momen saat Syaikhan berada di sekolah.

Saya sudah membayangkan, Syaikhan akan tersenyum gembira dan berteriak “Abiiii!” serta berlari memeluk saya manakala dirinya menyadari kehadiran saya di sekolahnya.

Namun, momen peristiwa yang saya tuliskan di tiga paragraf di atas baru sebatas keinginan. Belum menjadi kenyataan.

Saya datang ke sekolah Syaikhan sekitar pukul setengah delapan. Mungkin lewat sekian menit. Saya mendapati teman-teman Syaikhan sudah berbaris, bernyanyi, dan berdo bersama para ustadzah yang mengenakan seragam warna merah. Merah tua barangkali.

Saya mendekati barisan anak-anak TK tersebut untuk mencari Syaikhan. Tetapi saya tidak menemukan keberadaannya. Mungkin saya kurang teliti, pikir saya. Untuk memastikan di mana keberadaan Syaikhan, saya pun mendekati salah seorang ustadzah dan bertanya apakah Syaikhan sudah datang atau belum.

Belum. Itu jawaban ustadzah. Agak siang. Tambahan ustadzah mengenai kapan biasanya Syaikhan datang ke sekolah.

Setelah mendapat jawaban tersebut, saya melangkah ke pagar sekolah. Pandangan mata saya tertuju ke jalan raya. Ke arah kiri tepatnya. Saya menunggu sepeda motor matic warna putih atau mobil Xenia warna hitam yang berhenti di gerbang sekolah. Barangkali Syaikhan akan turun dari salah satu kendaraan tersebut.

Ternyata, setelah menunggu cukup lama, Syaikhan tak kunjung datang. Akhirnya saya memutuskan untuk datang dan mengunjungi Syaikhan di rumah.

Tiba di rumah, Syaikhan sedang disuapi oleh eyangnya. Syaikhan sakit perut dan malam sebelumnya muntah. Mungkin masuk angin. Makanya tidak masuk sekolah. Saya temani Syaikhan sarapan sambil melihat dirinya menggambar dan mewarnai. Saya pun diminta Syaikhan untuk mewarnai gambarnya.

“Syaikhan, Abi punya hadiah kaos buat Syaikhan. Dipake yah!” Ucap saya setelah Syaikhan selesai sarapan.

“Mana, Bi?” Tanyanya.

“Ada di tas.”

Saya pun membuka tas ransel dan mengeluarkan kaos berwarna biru yang saya belikan khusus untuk Syaikhan saat saya bertugas di Banda Aceh beberapa hari yang lalu.

Saya pakaikan kaos dan celana tersebut. Alhamdulillah, pas. Agak kebesaran sedikit sih :D.

“Enak, Bi!” Syaikhan memberikan komentar.

“Lemes. Suka!” Komentar berikutnya.

Maksud dari “lemes” yang diucapkan Syaikhan adalah bahan kaos yang memudahkan Syaikhan bergerak ke sana ke mari.

Saya sempat memandikan Syaikhan. Lalu kami bermain-main seperti biasa. Bermain lempar bola, puzzle, kereta api, alat bermain pasir dan tak lupa berantem-beranteman.

Ada kekecewaan di wajah Syaikhan ketika saya pamit untuk pulang. Tapi saya memang harus berpisah sementara. Mungkin minggu depan, saya akan bertemu Syaikhan lagi.


Tulisan Terkait Lainnya :

20 thoughts on “Catatan Awal Pekan Bersama Syaikhan [17-09-2012]

  1. Ihwan Hariyanto September 19, 2012 / 11:09

    iya keliatan sakit tapi tetep gembira ya setelah ketemu Abinya.wah fotonya lengkap ya di bagian samping n bawah.

  2. Tary Poetry September 19, 2012 / 11:21

    wei….syaikhan pake bj aceh dia, ganteng ahh…:)

  3. Julie Utami September 19, 2012 / 12:09

    Kasihan amat sakit, semoga bukan penyakit serius ah. BTW Abi cuti dong, terus nganterin Syaikhan sendiri habis sembahyang subuh langsung jalan ke Depok. Bisa nggak bi?

  4. Icho Ahmad September 19, 2012 / 17:06

    ih samaa.. aku juga seneng liat foto akrab gini..mas rifky pasti seneng banget

    • jampang September 20, 2012 / 11:20

      iya teh…. seneng banget saya πŸ™‚

  5. aghnellia September 20, 2012 / 13:01

    syaikhaaan pinter dah sekolah

    • jampang September 20, 2012 / 13:03

      alhamdulillah… πŸ™‚

  6. Pak YS September 21, 2012 / 15:37

    Tetap semangat dan jangan menyerah

    • jampang September 21, 2012 / 15:43

      terima kasih, pak

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s