Sedikit Catatan dari Pekanbaru

Pembangunan atau pengembangan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, masih terlihat begitu saya turun dari beberapa pesawat. Ada bagian yang masih dalam proses pembangunan.

Suasana PON yang baru saja berakhir beberapa hari sebelum saya tiba di Pekanbaru masih terasa. Beberapa poster dan spanduk berisi ucapan selamat datang dan selamat jalan kepada para sang juara masih terpasang di beberapa titik jalan yang saya lalui menuju tempat makan malam.Makan malam, adalah yang pertama saya dan tim lakukan sebelum menuju hotel tempat kami menginap. Kami diantar ke tempat makan bernama “Radar”. Menu utamanya adalah martabak. Ada juga nasi goreng, mie, bihun, dan kwetiaw. Pilihan saya jatuh pada kwetiauw rebus udang.

Saya mebayangkan rasa kwetiaw pesanan saya tersebut seperti yang pernah saya cicipi di saat-saat pertama saya bekerja sekian tahun silam. Bernostalgia. Tapi, nyatanya, begitu saya menikmati kwetiaw pesanan tersebut rasanya jauh berbeda dengan apa yang ada dalam pikiran saya. Kurang nendang.

Sepertinya, tak hanya kwetiaw rebus yang memiliki rasa kurang nendang, nasi goreng yang saya beli di warung tenda untuk makan di malam berikutnya pun terasa sama. Bahkan sarapan di hotel pun demikian. Yang memiliki rasa yang hampir sama dengan makanan yang pernah saya nikmati sebelumnya adalah, sate padang.

Bicara soal hotel tempat saya menginap, sepertinya sang pemilik mempercayai adanya kesialan yang mengiringi angka-angka tertentu. Buktinya, saya tidak menemukan angka empat yang di dalam lift. Bisa dibilang hotel tersebut tidak ada lantai empatnya. Benarkah?

Saya juga tidak menemukan angka tiga belas di dalam lift. Untuk yang satu ini sepeetinya dikarenakan lantai teratas adalah lantai dua belas πŸ˜€

Hujan. Beberapa malam di Pekanbaru, saya disapa oleh rintik hujan yang turun. Sementara di Jakarta, sepertinya hujan belum juga belum berkunjung meski langit kadang berhias awan mendung.

Terakhir, sebagai bagian dari kampanye MPer Ternarsis, saya pasang foto saya. Silahkan dipandang, didownload, dan jangan lupa untuk vote!

Yang mau muntah, siapin kresek sendiri yah!

12 respons untuk β€˜Sedikit Catatan dari Pekanbaru’

  1. Julie Utami Oktober 2, 2012 / 11:23

    Memang ada apa sih dengan angka 4?

  2. eos roza Oktober 2, 2012 / 13:50

    nginap dimana Ki? bukan di pangeran ya?

    • jampang Oktober 6, 2012 / 16:48

      bukan, uni…. di hotel deket mall pekanbaru πŸ™‚

  3. Muslim Anshori M, Oktober 2, 2012 / 13:55

    bandaranya bagus

    • jampang Oktober 6, 2012 / 16:49

      sepertinya dipercantik karena mau PON

      *barangkali*

  4. mona ^_^ Oktober 2, 2012 / 21:55

    kayaknya lagi sering tugas luar kota nih pak rifki? kapan itu ke medan sama palembang kan?jalan2 teruusss

    • jampang Oktober 6, 2012 / 16:49

      iya mbak. tapi nggak ke palembang. πŸ˜€

  5. yuyun sulaiman Oktober 5, 2012 / 06:32

    Kalo di radar emang ga enak… πŸ™‚ dulu seeh terkenal.. Belakangan dah jarang pelanggannya..

    • jampang Oktober 6, 2012 / 16:50

      ooo…. gitu ya, mbak.
      saya sih ngikut aja πŸ™‚

  6. jampang Oktober 6, 2012 / 16:46

    ssiiiiplah kalau begitu πŸ˜›

  7. jampang Oktober 6, 2012 / 16:50

    xixixixixi…..

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s