Karena Sejarah Tak Selalu Membuat Gairah

mungkin belum waktunya
http://www.timeanddate.com

Setiap anak manusia, masing-masing punya sejarah alias masa lalu. Adakalanya masa lalu itu begitu indah, sehingga ingin selalu dikenang meski masa tersebut telah tertinggal puluhan tahun silam. Namun, adakalahnya juga masa lalu itu begitu pahit, sehingga meski beru terlewati beberapa hari, minggu, atau bulan, ingin sekali untuk membuangnya dari ingatan. Bahkan jika terlalu sakit, bisa berujung sebuah trauma yang memiliki dampak berkepanjangan.Sejarah atau masa lalu adalah suatu kesatuan dengan setiap pribadi manusia yang tak terpisahkan. Ia akan terus melekat sepanjang hidupnya di dunia, bahkan setelah manusia tersebut pergi meninggalkan dunia ini. Sejarahnya akan tetap mengikuti sebagai penentu masa depannya di alam yang tiada akhir.

Setiap sejarah dan masa lalu pastinya, baik banyak atau sedikit, akan berpengaruh dalam perjalanan hidupnya saat ini dan masa depan.

Mereka yang terkungkung dengan masa lalu akan terjebak dengan kondisi bahwa masa sekarang tak berbeda dengan masa lalu. Akibatnya, mungkin orang tersebut akan berpandangan kolot dan tak mau menerima perubahan, meskipun perubahan tersebut berdampak positif bagi kehidupannya.

Mereka yang berpandangan bahwa masa lalu sudah lewat dan tak perlu lagi mengingat-ingat kembali, mungkin tidak akan pernah mengambil pelajaran dari sejarah atau masa lalunya, yang bisa saja penuh dengan pembelajaran yang bisa dijadikan pegangan untuk mengarungi kehidupan di hari ini dan hari-hari selanjutnya.

Yang terbaik, mungkin adalah yang tidak terkekang dengan masa lalunya, namun dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari masa lalu tersebut untuk dijadikan bekal di masa sekarang dan masa depan nanti.

Tak ada guna mengenang masa lalu yang indah, jika kenangan indah itu hanya membuat diri terlena dan tak mau menerima kenyataan bahwa apa yang terjadi saat ini tak seindah masa lalu. Padahal, yang dibutuhkan saat ini bukanlah kenangan, tapi pilihan dan langkah nyata.

Tak penting juga untuk mengenang masa lalu yang pahit, jika kenangan pahit itu hanya membuat diri menjadi minder dan tidak percaya diri karena sudah menyerah sebelum melangkah. Padahal yang dibutuhkan saat ini bukanlah berdiam dalam trauma, tapi bangkit berdiri dan berusaha kembali tuk masa depan yang lebih menjanjikan.

kemarin adalah sejarah
cukup dikenang tuk mengambil hikmah
hari ini adalah hadiah
waktunya memilih dan melangkah
sedang esok masih sebuah misteri
yang masih tergantung atas hasil hari ini


Tulisan Terkait Lainnya :

13 respons untuk β€˜Karena Sejarah Tak Selalu Membuat Gairah’

  1. nengwie Oktober 21, 2012 / 11:36

    Betul… betul…betuuul… Sepatu (sepakat dan setuju)
    Postingan yg cantik kang Rifki πŸ™‚
    Omong2 soal sejarah, teteh paling ngga sukaaa pelajaran sejarah πŸ˜€

    • jampang Oktober 21, 2012 / 11:47

      ini tulisan insya Allah akan dimasukkan ke dalam buku Jejak-jejak yang Terserak jilid II, teh. Makasih πŸ™‚

      saya juga jadi kurang suka pelajaran sejarah setelah tahu bahwa banyak materi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, alias ditutupi dan disamarkan demi kempentingan golongan

      • Larasati Oktober 21, 2012 / 12:21

        wow kereennn sukses yah mas rifki πŸ™‚

      • jampang Oktober 24, 2012 / 19:48

        makasih, mbak πŸ™‚

  2. nfiet Oktober 21, 2012 / 17:25

    Nonjok banget nih tulisannya.. Setuju pisan Kang..

    Ingatkah waktu kita kecil dulu belajar berdiri dan berjalan.. Walau Jatuh bangun berpuluh kali, kita tak pernah menyerah

    Walau badan terluka, walau ditertawakan dan dikasihani, kita tak peduli, tetap semangat utk bangkit dan berjalan kembali

    Demikian pula dalam bermujahadah mendekatiNya, jangan pernah menyerah walau jatuh bangun, teruslah bergerak, teruslah bergerak..

    Apapun resiko yg harus ditempuh, pasti beruntung bila kita gigih memperbaiki diri hanya karena DIA, benar2 hanya krn ingin cintaNya semata……….

    Never give up and Let’s move on.

    • jampang Oktober 24, 2012 / 19:48

      makasih, teh πŸ™‚

  3. efinfintiana Oktober 22, 2012 / 11:13

    wah, sedang merajut sejarah baru nih? πŸ˜‰

    • jampang Oktober 24, 2012 / 19:49

      setiap detik yg sudah dilewati adalah sejarah πŸ™‚

  4. Novi Kurnia Oktober 22, 2012 / 12:39

    puisinya karya mas rifki? belajar sejarah dari al qur’an aja, pasti ga ada yang dimanipulasi =D

    • jampang Oktober 24, 2012 / 19:50

      iya, mbak πŸ™‚

      betul itu mah…. Allah yang jamin kebenarannya

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s