Ranjang 4 Pengantin

tempat tidur bed room
Ini bukan ranjang yang ditempati oleh empat pasang pengantin. Ini juga bukan ranjang yang ditempati oleh seorang suami dengan empat orang istrinya. Ini adalah ranjang yang digilir oleh empat pasang pengantin selama kurun waktu kurang lebih tujuh tahun.

*****

Dalam adat Betawi, ketika calon suami memberikan uang belanja untuk acara resepsi di rumah calon istri, itu artinya termasuk belanja kamar. Artinya, sebagian dari uang tersebut disisihkan untuk membeli isi kamar, seperti ranjang [selanjutnya saya akan mengganti dengan sebutan tempat tidur, karena biasanya ranjang terbuat dari besi dan memiliki tiang untuk kelambu], meja rias, dan lainnya.

Seperti itulah yang saya lakukan menjelang pernikahan saya di penghujung tahun 2005.

Di tahun 2009, tempat tidur tersebut diserahkan kepada kedua orang tua saya demi keamanan dan kenyamanan tidur Syaikhan. Tempat tidur itu pula yang kemudian dijadikan sebagai tempat tidur pengantin dengan segala riasannya ketika adik perempuan saya menikah di tahun yang sama.

Hal yang sama juga terjadi beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun  2011, ketika adik bungsu saya menikah.

Dan terakhir, tempat tidur itu juga dijadikan tempat tidur pengantin oleh adik lelaki pertama saya, tepatnya 8 Desember 2012, meski tanpa adanya hiasan seperti sebelum-sebelumnya.

19 thoughts on “Ranjang 4 Pengantin

  1. nurmedianti safitri gunaryo Desember 11, 2012 / 08:19

    Hufh… Naro jejak

  2. tintin syamsuddin Desember 11, 2012 / 08:23

    woah selamat menempuh hidup baru untuk adiknya ya.. syaikhan bentar lagi juga punya sepupu nih..keren tuh ranjang bisa awet sampe syaikhan menikah ga? *eh? nunggunya lama ya, udah ambruk aja tuh ranjang..

  3. nurmedianti safitri gunaryo Desember 11, 2012 / 08:25

    Ternyata manjang dan berkah ya itu tempat tidur. Bermanfaat buat bersama. Alhaamdulillah. Selamat buat om opiknya Syaikhan.. Smg langgeng sampai akhir hayat dan berkah pernikahannya. *semoga segera menyusul kembali buat yang beli tempat tidurnya. Aamiin YRA

  4. kak list Desember 11, 2012 / 08:32

    Yang jadi pertanyaan selanjutnya.. akan ada uang belanja pengantin lagi dari bang jampang.. atau akan ada pasangan pengantin ke 5 neh xixixi..

  5. Rifki Asmat Hasan Desember 11, 2012 / 09:00

    silahkan….

  6. Rifki Asmat Hasan Desember 11, 2012 / 09:01

    makasih, mbak.syaikhan sepupunya udah dua, lulu sama aliyaiya, alhamdulillah…. meski bukan ranjang dalam istilah sebenarnya, karena kalau ranjang itu model tempat tidur jaman dulu… :Dkurang tahu, deh… xixixixixi

  7. Rifki Asmat Hasan Desember 11, 2012 / 09:02

    iya teh..

  8. Rifki Asmat Hasan Desember 11, 2012 / 09:02

    kita tunggu saja ceritanya bersama-sama😀

  9. tintin syamsuddin Desember 11, 2012 / 09:12

    bentar lagi nambah lagi deh..

  10. Rifki Asmat Hasan Desember 11, 2012 / 09:53

    aamiin

  11. tiwik nih Desember 11, 2012 / 11:14

    wah pak rifki dan syaikhan tetep eksissss.. salut dah.. ^___^

  12. Julie Utami Desember 11, 2012 / 11:23

    Adat di kampung saya sini (Kota Bogor yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor sebelah utara) juga sama, penganten beli perlengkapan kamar baru. Berarti itu adat bawaan dari Betawi dong ya, kayak dodol yang selalu ada tiap lebaran?

  13. embun pagi Desember 11, 2012 / 12:20

    ranjang ke 5 , beli yang baru aja ya…., kuatir ambruk, hehehe

  14. Rifki Asmat Hasan Desember 11, 2012 / 12:48

    masih…. mumpung masih bisa🙂

  15. Rifki Asmat Hasan Desember 11, 2012 / 12:49

    mungkin, bunda.dodol sekarang udah jarang, meski di kampung saya masih ada yang buat. biasanya seserahan juga ada dodol, geplak, dan wajiknya.

  16. Rifki Asmat Hasan Desember 11, 2012 / 12:49

    pengantinnya yg kelima, mbak…. ranjangnya kan baru satu😀

  17. embun pagi Desember 11, 2012 / 12:51

    hihihi… maksudnya itu, pengantin berikutnyaMas Rifki kah yang berikutnya ? ehm…. hehe

  18. Rifki Asmat Hasan Desember 11, 2012 / 12:59

    biarlah sang waktu yang menjawabnya😀

  19. Julie Utami Desember 11, 2012 / 19:27

    Iya, makanan wajib manis-manis itu juga ada dimasukin di dongdang buat besan.

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s