Kesusahan Itu Sedikit

Pernahkah kita berhitung, berapa kali kita dapat merasakan ni’matnya aneka masakan? Seandainya sekali ini kita memakan menu yang kurang enak atau lidah dan mulut tidak dapat merasakan dengan sempurna karena setitik sariawan, mengapa kita mengeluh?

Pernahkah kita mengkalkulasikan, berapa lama kita merasakan fisik yang sehat selama hidup ini? Jika sehari ini kita merasakan badan yang meriang, hidung yang mampet, atau gigi yang sakit, mengapa kita masih merasa menjadi orang yang paling sengsara?

Pernahkah kita berpikir, berapa banyak kebaikan orang yang sudah kita terima selama ini? Seandainya satu orang yang membuat diri ini susah, marah, jengkel, atau sedih, mengapa kita masih merasa bahwa segalanya menjadi tidak berarti?

Pernahkah kita berhitung, berapa kali datang tepat waktu ke kantor dan terhindar dari potongan gaji? Lantas, jika sekali dalam bulan ini kita terlambat dan gaji menjadi berkurang, mengapa kita masih berpikir bahwa semua rencana bulan ini pasti akan sia-sia?

Pernahkah kita berpikir, bahwa lebih banyak saudara kita yang mendapat ujian lebih besar dan berat daripada apa yang menimpa kita. Lalu, kenapa kita masih merasakan berat? Padahal apa yang Allah berikan dan karuniakan kepada kita jauh lebih banyak.

ditulis kembali dari buku Jejak-jejak yang Terserak – 2

22 respons untuk ‘Kesusahan Itu Sedikit

    • jampang Januari 16, 2013 / 07:40

      ingin seperti itu juga, biar ditambah ni’matnya 🙂

  1. nfiet Januari 16, 2013 / 00:36

    hiks… bener juga, makasih yaaa

    • jampang Januari 16, 2013 / 07:41

      sama-sama….

  2. thetrueideas Januari 16, 2013 / 07:45

    sukses terus mas dengan buku2nya….!!!

    • jampang Januari 16, 2013 / 10:17

      terima kasih, mas

  3. rinasetyawati Januari 16, 2013 / 07:54

    udah lama ga mampir ke sini apa kabar mas rifki…. belum baca lagi nih postingan tentang Syaikhan

    • jampang Januari 16, 2013 / 10:19

      alhamdulillah, kabar saya baik, mbak.
      silahkan dibaca-baca mbak. cerita syaikhan saya pajang di sini 🙂

      kemarin baru posting fotonya… insya Allah hari ini mau posting cerita terbaru

      kabar mbak sekeluarga gimana?

  4. Wiwik Widiyatni Januari 16, 2013 / 09:05

    jangan mengeluh dengan makanan yang ada,
    di sana banyak yang kelaparan…

    jangan mengeluh dengan pasangan di samping kita,
    disana banyak yang memohon untuk ditemukan dengan pasangannya…

    jangan mengeluh, dan selalu bersyukur
    alkhamdulillah….

    • jampang Januari 16, 2013 / 11:15

      betul.
      semoga kita bisa selalu untuk bersyukur.
      aamiin

  5. Novi Kurnia Januari 16, 2013 / 10:43

    selamattt! buku kedua gambar masjid!

    • jampang Januari 16, 2013 / 11:16

      memanfaatkan yang ada, mbak. ada temen yang punya ecitan gambar bagus 🙂

  6. winny widyawati Januari 16, 2013 / 11:31

    Dibanding seculi musibah, nikmat dariNYA tak terhitung jumlahnya. Jadi apa yg tidak bisa kita syukuri ya. Semoga tidak lupa utk bisa selalu bersyukur 🙂

    • jampang Januari 16, 2013 / 11:46

      iya, teh

  7. indahmasruroh Januari 17, 2013 / 10:41

    Terimakasih atas ilmunya mas:-)

    • jampang Januari 17, 2013 / 11:14

      sama-sama, mbak

  8. indahmasruroh Januari 17, 2013 / 10:44

    Terimakasih ilmunya,mas,jd pengingat diriku .

    • jampang Januari 23, 2013 / 08:13

      sama-sama, mbak

  9. matahari_terbit Januari 19, 2013 / 16:22

    fabiayyi alaa irobbikuma tukadzdziban.. =)

    • jampang Januari 21, 2013 / 07:51

      betul…..

    • jampang Agustus 25, 2013 / 05:49

      sama-sama

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s