My Dearest Syaikhan : Pelangi di Duniamu

2013-02-16 12.09.30Assalaamu ‘alaikum, Syaikhan…

Alhamdulillah, hari ini kita berjumpa lagi setelah berpisah kurang lebih satu bulan lamanya. Kita tidak berjumpa di rumah seperti bulan kemarin, tetapi kita bertemu di sebuah show room mobil yang sedang mengadakan beberapa acara, salah satunya adalah lomba mewarnai. Kamu datang untuk mengikuti lomba tersebut dan Abi menemanimu.

Kita tiba di tempat acara sekitar pukul sebelas siang. Sudah ramai dengan para pengunjung. Peralatan untuk mewarnai yang disediakan oleh panitia pun sudah terpakai semuanya oleh para peserta anak-anak yang berusia antara empat sampai enam tahun, sehingga kamu harus menunggu beberapa lama untuk mendapat giliran.

Tak lama kemudian, kamu pun siap mewarnai. Objek gambar yang kamu warnai dan peserta lainnya adalah mobil yang sering sekali muncul iklannya di layar kaca.

Abi memperhatikanmu mewarnai, mulai dari mengambil krayon dan menggoreskan warnanya di atas kertas bergambar. Kamu memilih banyak warna secara bergantian. Mobil yang kamu warnai pun tidak polos dengan satu warna seperti mobil kebanyakan. Mobilmu penuh warna.

“Kaya pelangi, Bi!” Ucapmu ketika berhenti mewarnai sebentar untuk mengambil krayon dengan warna lain.

Syaikhan, tidak apa-apa gambar mobil di kertas tersebut kamu warnai dengan dengan warna apa saja. Tidak ada peraturan lomba yang melarang dirimu melakukannya. Kamu bebas menentukan pilihan warna yang kamu kehendaki untuk bagian mana saja di dalam gambar tersebut. Itu adalah duniamu. Ada pelangi di duniamu.

Sampai pada paragraf ini, Abi jadi teringat sebuah kejadian ketika Abi kuliah. Saat itu, Pak Dosen meminta Abi dan teman-teman mahasiswa Abi untuk mengambil selembar kertas.

“Lakukan apa yang ingin kalian lakukan terhadap kertas tersebut!” Kira-kira seperti itu perintah Pak Dosen kepada semua mahasiswa.

Abi dan teman-teman Abi pun mulai melakukan perintah Pak Dosen. Ada teman Abi yang hanya melipat beberapa kali kertas tersebut. Ada teman Abi yang meremas-remas kertas tersebut sehingga berubah bentuk menjadi seperti bola. Ada teman Abi yang membuat pesawat terbang dengan kertas tersebut.

Abi sendiri merobek kertas tersebut menjadi dua bagian. Satu bagian lebih besar daripada bagian lainnya. Bagian yang besar kemudian Abi lipat-lipat sedemikian rupa sehingga menjadi kelopak bunga. Sedangkan bagian yang lebih kecil Abi gulung memanjang yang kemudian Abi jadikan sebagai tangkai bunga.

Pak Dosen kemudian memberikan aba-aba bahwa waktu yang diberikan telah selesai dan kemudian meminta Abi dan teman-teman Abi untuk menunjukkan hasil pekerjaan kami.

Syaikhan, kamu tahu siapa yang mendapat pujian dari Pak Dosen? Jika kamu menebak Abi, maka jawabanmu benar.

Abi melakukan hal yang lebih banyak daripada apa yang dilakukan teman-teman Abi terhadap kertas tersebut. Jika teman-teman Abi hanya melipat saja, atau meremas saja, atau merobek saja, maka Abi melakukan semuanya. Dan semuanya itu tidak dilarang.

Maka ketika Abi melihat kamu mewarnai gambar mobil dengan aneka warna, Abi memujimu dan Abi tidak melarangmu, karena memang tidak ada larangan untuk melakukan hal tersebut. Nilai lebihmu adalah kamu berani menggunakan banyak warna, bahkan semua warna yang ada. Tidak seperti peserta lain yang hanya menggunakan beberapa warna.

Semoga duniamu selalu penuh dengan warna. Indah seperti pelangi.

Wassalaamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh…


My Dearest Syaikhan Lainnya :

22 thoughts on “My Dearest Syaikhan : Pelangi di Duniamu

  1. Iwan Yuliyanto Februari 16, 2013 / 17:39

    Sudah berani mewarnai. Great job, Syaikhan πŸ™‚

    • jampang Februari 17, 2013 / 02:52

      untuk mewarnai, syaikhan sangat suka, pak. bahkan di saat mewarnai syaikhan mencoba menimpa warna kuning dengan warna biru sambil bertanya ke saya “Abi, kalau warna biru dicampur ama kuning jadi warna apa?”

      saya jawab warna hijau, tapi untuk krayon nggak bisa. sebelumnya syaikhan pernah bereksprimen dengan cat air dan membuktikan sendiri warna hasil campuran dari dua warna yang berbeda.

  2. Julie Utami Februari 16, 2013 / 17:42

    Syaikhan, nenek nangis bahagia berdiri di belakang abi lho. Soalnya itu hasilmu bagussssss sekali!

    Sering-sering ya ketemuan dengan abi, karena membahagiakan banyak orang termasuk nenek.

    • jampang Februari 17, 2013 / 02:45

      sementara masih sebulan sekali…. belum nambah, bunda πŸ˜€

  3. matahari_terbit Februari 16, 2013 / 20:53

    koq sampe sebulan pak? lagi dapet tugas “jalan2” lagi ya? ehehehe

    • jampang Februari 17, 2013 / 02:46

      jadwalnya sekarang sebulan sekali, mbak.
      kalau lagi dapat tugas…. insya Allah ada. bulan ini dan bulan depan. alhamdulillah πŸ™‚

  4. tipongtuktuk Februari 16, 2013 / 21:37

    Syaikhan menggambar mobil Xenia … he he he …

    • jampang Februari 17, 2013 / 02:47

      naik mobilnya masih xenia tapi tapi yang diwarnai bukan xenia
      xixixixixixixi

  5. winny widyawati Februari 16, 2013 / 21:53

    Jadi ingat, dulu waktu saya masih sekolah di TK, kami murid2 dibagi kertas bergambar kuda di atas kertas putih. Gambar kuda itu masih polos belum diwarnai, dan Ibu guru saat itu menyuruh kami untuk mewarnai gambar kuda tsb. Saya tidak seperti yang lain mewarnai gambar kuda itu dengan satu warna, persis Syaikhan, yakni menggunakan semua pensil warna saya, mewarnai dengan teknik menarik garis2 warna satu arah (dalam bayangan saya sedang membuat bulu kuda yg banyak), betapapun banyaknya dan capeknya saya tak peduli, tapi akhirnya gambar kuda itu tampak aneh, kuda yang warna warni.
    Tapi yang membuat senang, gambar yang saya warnai yang mendapat pujian dari Ibu guru, itu sebabnya peristiwa itu meski sdh berlalu puluhan tahun yang lalu masih melekat di ingatan saya. Apa yg berkesan memang akan melekat dlm ingatan, semoga begitu pula yang terjadi pd Syaikhan,hal itu akan menjadi bekal kepercayaan dirinya dan insya Allah akan membangun semangatnya lebih bagus lagi.

    • jampang Februari 17, 2013 / 02:49

      untuk hal-hal yang tidak membahayakan bahkan baik untuk perkembangan syaikhan, saya tidak akan membatasinya. supaya daya kreatifitas syaikhan bisa meningkat…. nggak seperti saya dulu…. kalau ad apelajaran menggambar, objek cuma gunung, sawah, matahari πŸ˜€

  6. tintin syamsuddin Februari 17, 2013 / 09:39

    bukan cuma kue yang dirainbow, gambar juga nih.. keren syaikhan..

    • jampang Februari 19, 2013 / 21:27

      penuh warna…. penuh rasa πŸ˜€

  7. Ipie Februari 17, 2013 / 14:12

    Wa alalikumus salaam Wr.Wb Abinya Syaikhan:-) Alhamdulillah ikut seneng bacanya. Smg nikmat bertemu akan ditambah lagi oleh Allah SWT. Aamin YRA. *gambarnya kereen loh Syaikhan..

    • jampang Februari 19, 2013 / 07:26

      terima kasih….

    • jampang Februari 19, 2013 / 07:27

      aamiin

  8. lambangsarib November 6, 2013 / 13:47

    Semoga duniamu selalu penuh dengan warna. Indah seperti pelangi.

    Dan… tak melihat semuanya dari kacamata hitam dan putih.

  9. mama-nya Kinan Desember 31, 2013 / 08:47

    hmmm udah baca semua… tfs pak…tulisannya inspiratif…:) …jadi cepat pingin pulang kerumah bertemu kinan…hiks…*walah efek nggak jelas….:)

    • jampang Desember 31, 2013 / 08:48

      besok libur kan?
      bisalah menghabiskan waktu sama kinan πŸ˜€

      terima kasih sudah mampir dan membaca coretan2 saya

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s