[Prompt #21] Takkan Ada 2 Cinta

ilustrasi : http://www.examiner.com

Tubuh Mutia kian kurus. Hampir seminggu dirinya hanya bisa terbaring di atas tempat tidur bersprei putih di sebuah kamar rumah sakit. Di sisi kanannya, duduk seorang lelaki yang dengan setia menemaninya selama di rumah sakit, Wahyu, sang suami.

“Mas, semalam aku bermimpi,” Mutia memulai pembicaraan.

“Mimpi apa?” Tanya Wahyu seraya tangannya menggenggam jemari Mutia.

“Aku memimpikan adikku, Risma. Dalam mimpiku itu, aku melihat dirinya sedang menggali kubur untukku.”

Wahyu merasakan tubuhnya seperti bergetar hebat mendengar jawaban istrinya tersebut.

“Apakah ini pertanda dirimu akan pergi meninggalkanku? Aku tak mungkin bisa bertahan tanpamu. Dirimulah yang telah berikan aku arti hidup.”

Kalimat itu tak terucap dari mulut Wahyu. Hanya bisa diteriakkan di dalam hatinya.

“Tenang saja! Tak usah dirimu berpikir macam-macam. Itu cuma bunga tidur saja.” Wahyu mencoba menenangkan istri sekaligus juga dirinya.

“Apakah kamu masih memencintaiku, Mas?” Tanya Mutia.

“Tentu saja. Aku masih dan akan terus mencintaimu.” Jawab Wahyu.

“Jadi, kamu akan tetap setia pada diriku seandainya aku telah pergi meninggalkanmu selamanya?”

“Tentu. Kamu adalah satu-satunya perempuan yang kucinta. Takkan kubagi cintaku kepada yang lain. Bertahanlah, sayang. Kita akan selalu bersama.”

Mutia memberikan senyuman atas atas jawaban suaminya. Sebuah senyuman indah. Senyuman terakhirnya.

Empat belas bulan berlalu. Wahyu tetap menjalani kehidupannya. Sendiri. Rasa cinta kepada Mutia membuatnya sulit untuk melupakan sosok perempuan itu dari hati dan pikirannya. Sementara keluarganya dan juga keluarga Mutia berkeinginan agar dirinya menikah lagi.

“Nak Wahyu!” Panggil Layla, Ibunda Mutia. “Bisa Ibu bicara?”

“Iya, Bu. Ada apa?”

“Apakah dirimu tidak ingin mencari pengganti Mutia sebagai pendamping hidupmu?”

“Tidak, Bu!” jawab Wahyu singkat.

“Kenapa?”

“Cintaku hanya untuk Mutia, Bu. Tak akan ada perempuan lain yang bisa menggantikannya.”

“Tapi kamu masih muda, Nak. Kamu juga berhak untuk bahagia dan menikmati hidup. Apakah kamu tidak punya keinginan untuk membangun sebuah rumah tangga? Memiliki istri dan anak?”

Wahyu hanya terdiam.

“Ibu tahu, kamu sangat mencintai Mutia. Tapi bukan berarti kamu harus menjalani hidup seorang diri selamanya, kan?”

Wahyu masih terdiam.

“Jika kamu berkenan, ada perempuan yang bersedia untuk menjadi istrimu.”

“Siapa, Bu?” Wahyu mulai bicara.

“Risma. Adik iparmu.” Jawab Bu Layla.

“Aku …” Wayu tak bisa melanjutkan kata-katanya.

“Kenapa, Nak?”

“Aku tak yakin bisa mencintai perempuan lain seperti diriku mencintai Mutia, Bu.” Jawab Wahyu.

“Kamu takkan tahu jika kamu tidak mencobanya. Benarkan?” Tanya Bu Layla sambil tersenyum.

Malam menjelang. Keramaian pesta pernikahan Wahyu dan Risma sudah berganti dengan sepi. Tinggal serangga malam saja yang masih bernyanyi di luar rumah. Mereka bernyanyi di bawah siraman cahaya purnama dan kerlip bintang di langit malam.

“Aku bahagia, Mas.” Ucap Risma. “Bagaimana dengan dirimu?”

Wahyu hanya tersenyum. Ada sesuatu yang berbeda yang dirasakannya. Rasa hangat menjalar ke seluruh tubuhnya yang kemudian berubah menjadi semakin panas. Tenggorokannya terasa kering. Lalu dia terbatuk.

“Risma, tolong ambilkan aku air minum?” Pinta Wahyu.

“Baik, Mas. Aku ambilkan.” Jawab Risma.

Risma kembali masuk kamar sambil membawa segelas air. Dilihatnya Wahyu sedang berbaring di atas tempat tidur.

“Mas, ini minumnya!”

Wahyu tak menjawab.

“Mas Wahyu!” Risma mencoba membangunkan Wahyu.

Tubuh Wahyu tetap tak bergerak.

“Mas Wahyuuuuu!”

Wahyu hanya terdiam. Terdiam untuk selamanya.

**********

diilhami dari kisah nyata.

jumlah kata : 500.

untuk diikutseratakan dalam prompt #21 : Cinta Mati, Mondaf Flash Fiction.

39 respons untuk ‘[Prompt #21] Takkan Ada 2 Cinta

  1. noichil Juli 18, 2013 / 20:17

    Hah? Kisah nyata? Pedih banget T.T

    • jampang Juli 18, 2013 / 21:10

      iya, kisah nyata. paman saya. di bulan ramadhan sekian tahun yang lalu ditinggal mati oleh istrinya akibat sakit yang dideritanya. beberapa tahun kemudian menikah dengan perempuan lain. siangnya akad nikah, malam harinya meninggal dunia.

      • noichil Juli 18, 2013 / 21:19

        Sedih ya… :”(

      • jampang Juli 18, 2013 / 21:27

        pastinya, mbak….. 😦

  2. Ryan Juli 18, 2013 / 21:20

    kisah nyata mas???

    • jampang Juli 18, 2013 / 21:26

      iya kisah nyata. hanya saja tidak sama persis. tentang ditinggal mati istri yang sakit, menikah lagi, dan meninggal di malam pengantin…. yup, bagian itu kisah nyata

      • Ryan Juli 18, 2013 / 21:35

        sedih ya. gak kebayang perasaan istri barunya.

        btw ini contoh FF Cinta Mati ini gak menyeramkan. 😀

      • jampang Juli 18, 2013 / 21:40

        soalnya nggak kepikiran yang menyeramkan 😀

  3. linda Juli 18, 2013 / 21:55

    kasian juga si risma yg bari dinikahi langsung ditinggal pergi..

    • jampang Juli 18, 2013 / 22:05

      jodohnya cuma sebentar, mbak….

  4. fatwaningrum Juli 19, 2013 / 07:52

    mungkin jodohnya emang istri pertamanya. sedihnya apalagi ini kisah nyata T_T

    • jampang Juli 19, 2013 / 07:54

      semoga keduanya dipertemukan di surga. aamiin.
      karena di surga, seseorang akan berkumpul bersama dengan orang yang dicintainya

  5. Matris Juli 19, 2013 / 08:46

    Aduh, kisah nyata rupanya.. Ku pikir tadi Mas Wahyu bunuh diri.. hikss..

    • jampang Juli 19, 2013 / 09:06

      diilhami dari kisah nyata. seperti yang saya sebutkan di komentar sebelumnya.

      bukan…. bukan bunuh diri 🙂

  6. eda Juli 19, 2013 / 09:15

    sedih banget pasti yah.. baru nikah, trus ditinggal untuk selamanya. cintanya benar2 gak berpaling dari meutia..

    salam kenal 🙂

  7. uul Juli 19, 2013 / 11:26

    wah kisah nyata ternyata 😦
    jodohnya ternyata memang hanya sama istri pertamanya ya

    • jampang Juli 19, 2013 / 14:18

      sudah taqdir….

    • jampang Juli 19, 2013 / 21:56

      iya melas…. tapi jangan pangiil “mbak” donk 😀

  8. ronal Juli 20, 2013 / 09:25

    Untung ikutan baca koment sebelumnya..padahal aku juga mau nulis “Ha kisah nyata?”
    Kasian juga istri keduanya yah baru bentar 😦

    • jampang Juli 20, 2013 / 09:37

      jodohnya cuma sampai di situ, mas.

    • latree Juli 23, 2013 / 08:09

      memang sebelum komen baiknya baca2 komen sebelumnya. jadi kl ada pertanyaan yang sudah ditanyakan (dan sudah dijawab) ga perlu diulang2 lagi 😀

      • jampang Juli 23, 2013 / 08:40

        😀

        terkadang udah nggak nahan buat komentar langsung tanpa melihat komentar yang lain 😀

    • jampang Juli 21, 2013 / 09:19

      karena sebelumnya, hatinya belum terbuka 🙂

  9. rinibee Juli 21, 2013 / 12:29

    Aaah sedih dan terharu.. 😦

    Bener-bener cinta sejati ya?

    • jampang Juli 22, 2013 / 07:48

      iya, mbak

  10. latree Juli 23, 2013 / 08:10

    tapi matinya kenapa itu mas, cuma merasa panas, kering lalu mati. jane kena serangan jantung atau apa gitu *ngarangsendiri*

    • jampang Juli 23, 2013 / 08:42

      kalau kejadian nyatanya, bukan karena sakit. ya, langsung meninggal aja. jika maut itu datang, maka tak ada yang bisa mempercepat ataupun menundanya

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s