Ketika Pandan Wangi Ikut Bersedekah

Ayah saya suka menanam pohon. Jika dahulu, ayah menanam banyak jenis tanaman hias di pekarangan yang luas, kini ayah saya menanam pohon di dalam pot di ruang yang terbatas, di sisi kanan dan kiri teras, atau di atas tembok pembatas dengan rumah tetangga. Pandan wangi adalah salah satu pohon yang paling banyak ayah tanam, di samping lidah buaya dan beberapa pohon kecil lainnya.

Hari berganti minggu. Minggu berganti bulan. Pandan wangi yang ayah tanam tumbuh semakin besar. Daun-daunnya semakin banyak, lebar, dan lebat. Semakin hijau. Hingga waktu bergulir memasuki bulan Ramadhan.

Pandanus amaryllifolius (sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pandan_wangi)

Ramadhan, adalah masanya ketika Pandan Wangi ikut bersedekah. Selama Ramadhan, banyak tetangga datang ke rumah untuk meminta beberapa lembar daun pandan wangi tersebut. Sudah bisa ditebak, mereka akan menggunakan daun Pandan Wangi itu untuk menambah cita rasa makanan untuk berbuka puasa seperti kolak, kue biji salak, dan sebagainya.

Ternyata di sepanjang hari-hari Ramadhan, Pandan Wangi telah meningkatkan ibadahnya. Bila di hari-hari biasa, ia hanya bersedekah dengan memberikan pemandangan yang menyejukkan dengan daunnya yang hijau, di bulan Ramadhan, ia juga menyedekahkan lembaran-lembaran daunnya untuk dipetik dan dijadikan penambah citarasa makanan untuk berbuka puasa. Bila di hari-hari biasa, Panda Wangi hanya bersedekah kepada ibu saya yang memetiknya untuk keperluan memasak nasi agar nantinya nasi akan beraroma harum, maka selama Ramadhan ia mampu bersedekah kepada lebih banyak orang.

Di hari-hari akhir ramadhan, ibu saya pun memetik beberapa lembar daun pandan wangi. Beliau bermaksud untuk membuat manisan kolang-kaling untuk menjamu tamu-tamu yang akan datang bersilaturahim ke rumah.

Mungkin banyak di antara kita yang mampu meniru untuk melakukan kebaikanΒ  seperti ketika Pandan Wangi ikut bersedekah di bulan Ramadhan. Kita mempu melakukan shalat dengan lebih baik, tadarus al-quran yang lebih sering,, bersedekah lebih banyak, dan penambahan kwalitas dan kwantitas ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Lantas mampukah kita untuk meningkatkan ibadah-ibadah tersebut selepas Ramadhan agar lebih baik daripada bulan-bulan sebelum Ramadhan?

Kini, Pandan Wangi sedang bekerja keras untuk menumbuhkan daun-daunya kembali agar bisa memberikan manfaat lagi kepada manusia di sekelilingnya. Lalu bagaimana dengan kita, mampukah untuk terus mempertahankan prestasi ketaatan dan ibadah di bulan Ramadhan yang sudah diraih sebelumnya untuk memberikan manfaat yang lebih besar kepada sesama? Semoga kita bisa, sebagaimana sebuah syair arab mengingatkan kita tentang arti dari berhari raya :

laysal ‘iid liman labisal jadiid
wa lakinnal ‘iid liman tho’atuhu taziid

bukanlah hari raya itu bagi mereka yang berbaju baru atau mewah
akan tetapi hari raya itu adalah bagi mereka yang ketaatannya bertambah

Sekilas Tentang Pandan Wangi

Pandan wangi (Pandanus Amaryllifolius) atau biasa disebut pandan saja adalah jenis tumbuhan monokotil dari famili Pandanaceae yang memiliki daun beraroma wangi yang khas. Daunnya merupakan komponen penting dalam tradisi masakan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Tumbuhan ini mudah dijumpai di pekarangan atau tumbuh liar di tepi-tepi selokan yang teduh. Akarnya besar dan memiliki akar tunjang yang menopang tumbuhan ini bila telah cukup besar. Daunnya memanjang seperti daun palem dan tersusun secara roset yang rapat.

Daun pandan biasa dipakai dalam pembuatan kue atau masakan lain seperti kolak dan bubur kacang hijau. Sewaktu menanak nasi, daun pandan juga kerap diletakkan di sela-sela nasi dengan maksud supaya nasi menjadi beraroma harum.

Aroma harum yang khas ini terasa kuat ketika daunnya masih cukup segar atau agak kering. Selain sebagai pengharum kue, daun pandan juga dipakai sebagai sumber warna hijau bagi makanan (selain daun suji), sebagai komponen hiasan penyajian makanan, dan juga sebagai bagian dalam rangkaian bunga di pesta perkawinan (dironce) untuk mengharumkan ruangan.

Selain dimanfaatkan untuk masakan, daun pandan Wangi juga bisa dimanfaatkan untuk kesehatan seperti untuk mengatasi lemah syaraf, menghilangkan ketombe, menghitamkan rambut, mengatasi antirematik dan pegal linu, sebagai Penurun tekanan darah tinggi, penenang alami, serta pewangi ruangan.

Referensi :
http://indrashare.com/7-manfaat-ramuan-daun-pandan/
http://id.wikipedia.org/wiki/Pandan_wangi

 

28 respons untuk β€˜Ketika Pandan Wangi Ikut Bersedekah’

  1. tinsyam Agustus 13, 2013 / 14:50

    ku lagi cari daun pandan yang lebarnya setelapak tangan, buat bikin kue mangkuk..

    • jampang Agustus 13, 2013 / 14:54

      wah di rumah saya nggak ada, mbak. adanya yang daunnya kecil. sepertiny itu jenis pandan yang agak berbeda dengan pandan wangi. kalau di wikipedia ada 600 jenis pandan πŸ™‚

      • tinsyam Agustus 13, 2013 / 14:56

        dulu di sulawesi pandannya raksasa semua di kebun belakang.. jadi suka dibikin kue mangkuk, wangi pandan deh serumah.. obat anti nyamuk juga tuh.. kalu ada wangi pandan, nyamuk ga ada di rumah..

      • jampang Agustus 13, 2013 / 15:03

        wah bisa jadi pengusir nyamuk juga yah. baru tahu saya mbak.

  2. fenny Agustus 13, 2013 / 16:38

    Pandan itu tdk hny bermanfaat Bulan ramadhan tetapi bln2 lainnya jg. πŸ™‚
    Dulu d rmh jg ada pandan lebat, lebar n cepat bgt tumbuhnya hmpr seperempat halaman d penuhi pandan. Byk org yg mnt tuk d tnm d rmhnya, tp sayang tdk tumbuh d tmptnya. Skrg tanamannya sdh mati, byk org yg menyayangkan.
    Klo skrg tanaman ubi yg menghiasi pekarangan, pertumbuhannya jg sm kyk pandan dl.
    Boleh tuh ka minta akar pandannya wat d tnm nemanin ubi … πŸ™‚

    • jampang Agustus 13, 2013 / 16:42

      kadang yang nanam memang harus ‘bertangan dingin’ biar bisa numbuh dengan baik.
      minta sama ayah saya, soalnya bukan punya saya πŸ˜€

      • fenny Agustus 13, 2013 / 18:39

        Bertangan dingin mksdnya tangan d ksh es batu ka … Hehehehe
        Klo tanaman d rmh berkembang dgn sendirinya ka, ngga ada yg ngerawat … Klo kt org semakin byk d minta n d petikin tanamannya bs semakin tumbuh subur. Tp yg kmrn mati krn ketiban puing2 bangunan bis renov … πŸ™‚
        Minta sama ayahnya ka rifki … Blm kenal ka πŸ™‚

      • jampang Agustus 14, 2013 / 07:41

        itu karena tanamnya langsung di tanah, beda dengan tanam di pot atau wadah lain.

        sayang banget sampe mati, yah.

        susah ya kenalannya, ayah saya nggak punya akun FB soalnya πŸ˜›

      • fenny Agustus 14, 2013 / 13:42

        Trus gmn dong πŸ™‚
        Iya tuh ka sayang bgt, blm sempat d pindah2in dah d bongkar … πŸ™‚
        Klo ngomongin tanaman jd ingat nenek yg klo main k rmh nanya kbr tanamannya duluan bkn kbr cucunya … Hmmm kalah ma tanaman πŸ™‚

      • jampang Agustus 14, 2013 / 13:52

        orang tua dahulu seperti suka menanam pohon. nenek saya juga kalau misalnya habis ngupasin belimbing buat saya, bijinya ditanam di pot. pasti punya maksud di situ. biar keturunannya bisa ngeliat itu pohon…. atau mungkin buat warisan untuk menyelamatkan lingkungan

      • fenny Agustus 14, 2013 / 14:12

        Klo tuk alasan itu setuju … Tp kasihan cucunya d lupain kbrnya … Hehehe πŸ™‚

      • jampang Agustus 14, 2013 / 14:33

        πŸ˜€
        ya habis nanya kabar tanaman kan terus ngobrol sama cucu, kan nggak mungkin ngobrol sama tanaman

      • fenny Agustus 14, 2013 / 14:15

        Klo tuk alasan itu setuju … Tp kasihan tuh cucu d lupain kbrnya … Hehehe πŸ™‚

      • jampang Agustus 14, 2013 / 14:34

        double commnet πŸ™‚

      • fenny Agustus 14, 2013 / 14:49

        Xixixixi … Iy sih …
        Mo cb ralat eh ternyata dah terkrm … πŸ™‚

      • jampang Agustus 14, 2013 / 14:53

        ya, gpp. jadi banyak lagi komentarnya di posing ini. lumayan… kalau banyak yang komen dapat hadiah hiburan πŸ˜€

      • fenny Agustus 14, 2013 / 15:27

        Ohhh gitu … Blh dong bagi2 hadiahnya … πŸ™‚

      • jampang Agustus 14, 2013 / 15:53

        tinggal pilih…. mau H, A, D , I, A, atau H.

        πŸ˜€

      • fenny Agustus 14, 2013 / 16:58

        Mau semuanya HADIAH …
        Hahaha πŸ˜€

      • jampang Agustus 14, 2013 / 17:01

        πŸ˜›
        ikutan lombanya aja sekalian. kan punya cerita tentang pohon di sekitar rumah

      • fenny Agustus 14, 2013 / 20:34

        Ngga pntr mengarang ka …
        Maklum pelajaran bhs indonesianya dl ngga begitu bagus πŸ™‚

  3. herma1206 Agustus 13, 2013 / 17:09

    sy suka banget ama wanginya pandan…trus kue2 tradisionil yg bahan dasarnya dari perasan daun pandan pasti sy suka..lezaaat.. *sambil ngebayangin menghirup wangi pandan..

    • jampang Agustus 14, 2013 / 07:38

      wah…. nanti kebayang sampe mimpi. cepetan beli aja kalau begitu πŸ˜€

      • herma1206 Agustus 14, 2013 / 13:03

        belum ada yg jual..masih suasana lebaran…. πŸ˜€

      • jampang Agustus 14, 2013 / 13:17

        iya juga yah…. yg banyak ya kue lebaran

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s