Lelaki yang Tak Pernah Melihat Anaknya

baby-sleeping-iconBagus mendekatkan wajahnya ke perut besar Ayu yang sedang duduk santai sambil memandangi taman di halaman depan rumah.

“Ayah tak sabar untuk melihatmu, Nak!” Bisik Bagus. “Kurang dari sebulan lagi kita akan bertemu. Saat itu, Ayah akan memperkenalkan sebuah nama yang yang telah menciptakanmu, ayah, dan bunda, di kedua telingamu. Ayah juga akan berdoa diberi umur panjang agar kelak bisa mendidik dirimu dirimu menjadi anak yang sholeh, yang senantiasa menemani ayah dan bunda dengan doa-doamu meski kita tidak bersama lagi,” sambung Bagus seraya mengecup perut sang istri.

Bagus tersenyum manakala sang bayi di dalam kandungan istrinya memberikan respon dengan sebuah gerakan yang bisa dirasakannya.

—o0o—

Tangisan bayi yang baru lahir itu memecah keheningan ruang bersalin. Seorang dokter perempuan menyerahkan sang bayi kepada suster untuk dibersihkan. Tak lama kemudian, bayi itu diserahkan kepada ibunya, Ayu.

Rasa bahagia menyeruak dalam diri Ayu ketika melihat dari dekat wajah sang bayi yang mirip sekali dengan wajah Bagus, sang Ayah. Namun rasa itu segera tercampur dengan kesedihan. Kesedihan yang terlukis di air matanya yang mengalir.

“Mas, anak kita sudah lahir. Sehat. Alhamdulillah!” Ucap Ayu pelan meski dirinya yakin Bahwa Bagus tidak akan mendengar karena tak lagi berada di sisinya sejak tujuh hari yang lalu. Selamanya.

 


Seri lelaki Lainnya :

21 respons untuk ‘Lelaki yang Tak Pernah Melihat Anaknya

  1. jiah September 4, 2013 / 16:54

    turut terharuuu

    • jampang September 4, 2013 / 17:03

      diilhami dari kejadian nyata….. 😦

    • jampang September 4, 2013 / 20:40

      iya mbak. apalagi ini aada kisah nyatanya

      • jampang September 4, 2013 / 21:39

        meskipun nggak sama persis sih

  2. nazhalitsnaen September 4, 2013 / 19:12

    Kalau saya liat pada banyak pengalaman ketabahan seorang ibu itu memang sangat diuji sekali… Apalagi untuk para janda yg telah ditinggal suami. Walau menyedihkan tapi mereka tetap tegar mendidik anak…

    • jampang September 4, 2013 / 20:41

      ya begitulah… sisi kehebatan perempuan

  3. fenny September 4, 2013 / 21:07

    Sedih … 😦

    • jampang September 4, 2013 / 21:36

      ya begitulah…

  4. herma1206 September 4, 2013 / 21:09

    kisah nyata..???kisahnya siapa?
    *ikut bersimpati dgn yg mengalami kisah di atas..

    • jampang September 4, 2013 / 21:37

      seorang kawan SMA, cuma mungkin nggak sama persis

      • herma1206 September 4, 2013 / 21:47

        jadi inget dua org tmn saya…sama2 ditinggal suami, pdhal usia pernikahan baru setahun, anaknya msh kecil bgt…tapi merek2 yg mengalami nasib seperti itu adalah wanita2 tegar pilihan Allah…

      • jampang September 5, 2013 / 05:11

        yup… insya Allah begitu. Allah tidak akan memberikan beban di luar kemampuan hambanya

  5. tinsyam September 7, 2013 / 21:40

    aahh endingnya sedih aja..

    • jampang September 8, 2013 / 05:06

      iya mbak…. hiks…

  6. junioranger November 18, 2013 / 16:16

    ini keren. Yang tema Mata Lelaki mana bang? pengen baca. Ohya, maaf tdi komenan di FF ku itu masuk draft krn blm diedit (kelebihan kata) _D

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s