Karena Nyamuk Itu “Seorang Ibu”

nyamukNyamuk. Binatang kecil dengan tiga pasang sayapnya selalu ada di kamar tidur saya. Tak banyak. Tetapi ada. Kadang saya melihatnya hinggap di atas bantal atau guling. Kadang mereka menempel di tembok kamar. Adakalanya juga mereka terbang ke sana ke mari. Dengung suaranya kerap terdengar di telinga saya. Mengganggu.Ketika saya lengah, seekor dari mereka hinggap di lengan atau di kaki saya. Saya mengambil ancang-ancang untuk membunuhnya dengan telapak tangan kanan.

Plak!

Gagal. Gerakan nyamuk itu lebih cepat gerakan tangan kanan saya. Dia selamat. Dengung suaranya kembali terdengar.

Nyamuk. Sepertinya dahulu saya pernah mendengar nama itu ketika seorang guru memberikan penjelasan tentang sebuah ayat di dalam Al-Quran. Tapi nyamuk tidak seperti Sapi (al-Baqarah), Lebah (An-Nahl), Semut (An-naml), Gajah (Al-fiil), Laba-laba (Al-Ankabut), dan Kuda Perang yang Berlari kencang (Al-Adiyat) yang dijadikan sebagai nama surat, melainkan hanya disebutkan dalam sebuah ayat. Ayat-ayat awal di dalam surat Al-Baqarah.

Saya pun mencarinya dan menemukannya.

Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan : “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?.” Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik. (QS. Al-Baqarah : 26)

Ada banyak fakta unik mengenai nyamuk yang mencengangkan. Di antaranya adalah bahwa nyamuk tidaklah “menusuk” tubuh manusia seperti halnya seorang dokter mnyuntikkan jarum suntik. Yang sebenarnya terjadi adalah nyamuk “membedah” kulit manusia seperti layaknya dokter bedah yang cepat dan akurat.

Fakta lain, yang menggigit dan menghisap darah adalah nyamuk betina dengan alasan karena mereka protein yang terkandung di dalam darah manusia untuk membantu pengembangan telur-telur nyamuk yang berjumlah ratusan. Yup, nyamuk betina yang ternyata adalah “seorang ibu” rela menyabung nyawa untuk kelangsungan hidup telur-telurnya.

Bersama fakta-fakta lainnya, maka sangat wajar Allah mengabadikan nyamuk ini di dalam salah satu ayat Al-quran.

Pertarungan yang dilakukan oleh nyamuk betina juga dilalui oleh seorang perempuan. Seorang ibu. Setelah kurang lebih selama sembilan bulan dalam kondisi “wahnan ‘ala wahnin”, seorang ibu akan berada di antara hidup dan mati
ketika akan melahirkan anaknya. Maka wajar pula jika kadar bakti seorang anak kepada sang ibu tiga kali lebih besar daripada kepada sang ayah. Sewajar tugas yang diemban seorang ibu.

Mengandung, melahirkan, dan menyusui. Adalah tugas seorang ibu yang tidak bisa dialihkan kepada seorang lelaki. Ketika sang anak mulai tumbuh, maka ada tugas baru yang diemban oleh seorang ibu, yaitu mendidik anak. Tugas ini memang ditanggung bersama oleh sang ayah, tetapi porsinya lebih besar dipegang oleh seorang ibu. Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya.

Sebuah kalimat bijak mengatakan, “Al Ummu Madrosatul Ula, Idzaa A’dadtaha A’dadta Sya’ban Khoirul ‘Irq” (Seorang ibu adalah sekolah pertama bagi anaknya. Jika engkau persiapkan ia dengan baik, maka sama halnya engkau persiapkan bangsa berakar kebaikan).

Maka mulialah para perempuan. Mulialah para ibu.


Tulisan Terkait lainnya :

42 respons untuk ‘Karena Nyamuk Itu “Seorang Ibu”

  1. deetie Oktober 10, 2013 / 20:05

    yah bang daritadi aye dah pukulin nyamuk byk tu bang… kasian anak-anaknye jadi piatu dunkz bang.. 😀

    • jampang Oktober 10, 2013 / 20:11

      Si mpok kejam juga yah 😀

      • deetie Oktober 10, 2013 / 20:45

        ya biz mo gimna lagi bang… emak saya lagi tidur enak-enak digigitin nyamuk… ya aye tepak aje nyamuknya bang.. hehehe:)

      • jampang Oktober 10, 2013 / 20:47

        Dan….. Mati deh nyamuknya 😀

      • deetie Oktober 10, 2013 / 21:09

        abis matiin nyamuk aye jadi sedih dech bang.. kasian ma anak nyamuk.. nunggu si enyak kaga pulang-pulang bang… 😦

      • jampang Oktober 10, 2013 / 21:19

        Ya udah garis hidupnya begitu mau gimana lagi?

      • deetie Oktober 11, 2013 / 18:46

        iye ye bang… 🙂

      • jampang Oktober 11, 2013 / 19:52

        Ho oH

  2. fenny Oktober 10, 2013 / 20:36

    yang menggigit dan menghisap darah adalah nyamuk betina dengan alasan karena mereka protein yang terkandung di dalam darah manusia untuk membantu pengembangan telur-telur nyamuk yang berjumlah ratusan -> trus nyamuk jantan nya ngapain? Ngga cr darah jg?

    • jampang Oktober 10, 2013 / 20:45

      Makanan utama nyamuk itu nectar dari bunga, bukan darah. Jadi yg jantah nggak perlu darah.

      • pinkvnie Oktober 10, 2013 / 20:59

        ooo begitu ya … tambah pengetahuan br nih … 🙂

      • jampang Oktober 10, 2013 / 21:01

        Yg saya baca begitu

      • pinkvnie Oktober 10, 2013 / 21:11

        ok nnt saya kenalan ma nyamuknya benar ngga kyk yg d baca … xixixixixi 🙂
        Perjuangan ibu tuh mmg sgt berat, saya juga bakal ngerasain itu …

      • jampang Oktober 10, 2013 / 21:19

        Insya Allah bisa

      • pinkvnie Oktober 10, 2013 / 21:29

        harus bisa … belajar dr pengalaman 🙂

      • jampang Oktober 10, 2013 / 21:54

        Yup

  3. nurme Oktober 10, 2013 / 21:05

    Ini juga sebabnya seorang istri harus ikhlas jika suaminya lebih mengutamakan ibunya ya?
    *semoga bisa menjadi seorang ibu 🙂

    • jampang Oktober 10, 2013 / 21:18

      Aamiin

      • nurme Oktober 10, 2013 / 21:47

        Jadi dilema mau nepuk nyamuk setelah baca ini. Hadeuh Bang Rif.. Bang Rif.. Ada-ada ajah. 🙂

      • jampang Oktober 10, 2013 / 21:55

        😀

      • nurme Oktober 10, 2013 / 23:08

        🙂
        jempol deh

      • jampang Oktober 11, 2013 / 05:06

        terima kasih

  4. nurme Oktober 10, 2013 / 23:06

    Setelah kurang lebih selama sembilan bulan dalam kondisi “wahnan ‘ala wahnin”——-)
    “Hamalathu ummuhu wahnan ‘ala wahnin….”( Surat Luqman : 14)
    “Dan kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dlam usia 2 tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada orangtuamu, Hanya kepada Aku kembalimu.
    *maap ikutan nambahin 🙂

    • jampang Oktober 11, 2013 / 05:05

      terima kasih.

      • nurme Oktober 11, 2013 / 07:00

        Senangnya belajar dan mencari ilmu dengan cara begini. Terimakasih juga 🙂

      • jampang Oktober 11, 2013 / 07:46

        sama-sama

      • nurme Oktober 11, 2013 / 08:33

        🙂

  5. ayanapunya Oktober 11, 2013 / 03:46

    Perumpamaannya cuma satu ayat itu ya, mas? Nggak disebutkan gitu yang diumpamakan apa?

    • jampang Oktober 11, 2013 / 05:14

      saya cuma mengutip aya yang menyebutkan kata nyamuk aja kok, mbak.

      cuma kalau dilihat terjemahannya, ada catatan…

      Di waktu turunnya ayat 73 Surat Al-Hajj yang di dalamnya Allah menerangkan bahwa berhala-berhala yang disembah oleh tidak dapat membuat lalat sekalipun mereka mengerjakannya bersama-sama, dan turunnya ayat 41 dair surat Al-ankabut yang di dalamnya Allah menggambarkan kelemahan berhala-berhala yang dijadikan oleh orang-orang musyrik itu sebagai pelindung sam dengan lemahnya sarang laba-laba.

      Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah. (QS. Al-Hajj : 73)

      Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui. (Al-Ankabut : 41)

      • ayanapunya Oktober 11, 2013 / 05:49

        Berarti ga secara spesifik ya soal nyamuk ini

      • jampang Oktober 11, 2013 / 06:22

        nggak. hanya saja penelitian membuktikan banyak fakta yang mengungkap keajaiban nyamuk ini.

      • ayanapunya Oktober 11, 2013 / 06:32

        Ooo. Oke deh

      • jampang Oktober 11, 2013 / 07:45

        oke juga deh

  6. herma1206 Oktober 11, 2013 / 04:08

    Mau dong dijelasin ttg surat al baqarah: 26 di atas, apa itu menjelaskan ayat sbelumnya? Perumpamaan sbagai ibu kah yg dimksd di surat tsb?

    • jampang Oktober 11, 2013 / 05:18

      bukan. bukan perumpamaan sebaga ibu. kalau menjelaskan tafsirnya, saya nggak punya ilmunya.

      cuma perumpamaan di situ terkait dengan ayat dan surat lain, yaitu al-hajj ayat 73 yang menyebutkan binatang lalat dan al-ankabut yang menyebutkan tentang laba-laba.

      terjemahannya ada di komentar saya menjawab pertanyaan mbak yana.

      • herma1206 Oktober 11, 2013 / 06:03

        iya udah baca terjemahannya…terkait dgn surat tsb, mungkinkah perumpaman nyamuk sama seperti perumpaman lalat dan laba-laba. Saya agak penasaran ama perumpaman nyamuk itu sebagai perumpamaan apa… klo buka tafsir ibnu katsir kira2 nemu gak ya jawabannya..
        *males buka tafsir 😀

      • jampang Oktober 11, 2013 / 06:22

        saya nggak punya buku tafsir.

      • herma1206 Oktober 11, 2013 / 06:26

        hehe..yo wes..tapi baca ttg fakta nyamuk di atas saya baru tau, ternyata begitu..
        hmmm..tapi tetep..nyamuk hewan yg paling sy benci, secara di rumah banyak nyamuk

      • jampang Oktober 11, 2013 / 07:45

        tapi tak dapat dipungkiri bahwa nyamuk memberi banyak manfaat buat manusia. gara-gara nyamuk ada yang mendirikan pabrik obat nyamuk, ada yang jadi manajer, direktur, karyawan, bintang iklan, dsb

        😀

      • herma1206 Oktober 11, 2013 / 08:24

        iya sih..bener..bener..dan Allah menciptakan makhlukNya juga pasti ada hikmah dan tujuannya..
        tapi..gara2 nyamuk juga di kaki saya ada bekas luka yg gak ilamg seumur hidup, jadi semacam tanda..
        bayangkan…gara2 seekor nyamuk.. 😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s