Sakit Itu Mahal!

medisKesehatan merupakan salah satu ni’mat yang paling berharga yang Allah berikan kepada para hamba-Nya. Kita. Maka tak heran jika kekasih-Nya mewanti-wanti umat manusia agar menjaga kondisi sehat sebelum datangnya sakit. Tak ada satu pun di dunia ini orang yang mau dibayar untuk sakit. Yang ada justru sebaliknya, orang yang sakit akan rela mengeluarkan sejumlah uang yang tidak sedikit agar dirinya sembuh dari sakit dan menjadi sehat kembali.

Suatu ketika, saya dan Syaikhan berada di musholla salah satu rumah sakit di Depok untuk sholat. Saya biarkan Syaikhan bermain di dalam musholla. Ketika saya hendak mulai sholat, Syaikhan menunjuk ke arah sudut musholla. Rupanya dia meminta izin kepada saya untuk mengambil Al-quran. Saya persilahkan dirinya mengambil Al-quran dan memintanya duduk. Saya pun segera sholat.

Selesai sholat, Syaikhan masih asyik dengan Al-quran tersebut. Halaman-halamannya dibolak-balik seolah-olah mencari surat atau ayat yang ingin dibaca. Tiba-tiba selembar kertas jatuh dari dalam Al-quran tersebut. Syaikhan langsung memanggil saya dan menyerahkan kertas tersebut kepada saya.

Rasa ingin tahu mendorong saya untuk membuka lipatan kertas tersebut. Setelah terbuka, baru saya tahu bahwa kertas tersebut adalah semacam rekening pasien yang berisi biaya-biaya yang harus dibayar pasien selama dirawat. Saya baca satu per satu item yang terdapat dalam rekening tersebut. Mulai dari identitas pasien hingga jumlah total biaya.

Terkejut saya melihat angka-angka yang tertera di kertas tersebut. Jumlah total dari keseluruhan biaya sekitar seratus juta rupiah untuk masa rawat inap selama sepuluh hari, terlepas apakah si pasien menggunakan asuransi atau tidak. Jika dibagi rata, maka perharinya pasien harus mengeluarkan biaya sebesar sepuluh juta rupiah. Komponen biaya yang paling besar adalah obat-obatan yang mungkin lebih dari lima puluh persen dari total jumlah tersebut. Tak terbayang jika saya atau keluarga saya yang sakit dan harus mengeluarkan uang sebesar itu. Naudzu billah.

Beberapa hari berikutnya, saya mendapat kabar dari salah seorang rekan seruangan yang anaknya baru saja dioperasi usus buntu. Biaya yang harus dikeluarkan sekitar enam belas juta rupiah. Untunglah, rekan saya tersebut punya asuransi, baik Askes, maupun asuransi lainnya.

Bersyukur. Sepertinya itu yang harus dan selalu saya lakukan. Bukan penyakit berat yang saya alami sekarang. Cuma sakit dan pegal-pegal di kaki sebelah kiri yang mungkin sedikit mengganggu aktifitas saya. Dibalik itu semua, ada pelajaran dapat diambil dari kejadian ini. Pertama, Kesehatan itu harus dijaga dan itu juga merupakan salah satu bentuk syukur. Kedua, apa yang terjadi pada diri kita adalah akibat perbuatan kita sendiri. Karena lalai menjaga kesehatan, maka sakit menjadi akibat yang harus dirasakan.

Wallahu a’lam.

Semoga Allah selalu memberikan ni’mat kesehatan kepada kita semua. Aamiin.

———-oooooo00000oooooo———-

telah diciptakan manusia
lemah tanpa daya
lumpuh tanpa kuasa
maka pantaskah diri berbangga
sombong di hadapan Sang Maha Pencipta

telah dilahirkan manusia
telanjang tanpa busana
dimatikan pun tanpa membawa harta benda
maka pantaskah diri membusungkan dada
angkuh di hapadan Sang Maha Penguasa

telah dijadikan manusia
berasal dari air hina
tumbuh berkembang dengan kasih-sayangNya
maka pantaskah diri ini tak menghamba
kepada Sang Pemilik alam semesta


Tulisan Terkait Lainnya :

70 respons untuk β€˜Sakit Itu Mahal!’

  1. ayanapunya Oktober 22, 2013 / 08:42

    Jadi ingat teman yang kemarin meninggal. Sakinya tiba-tiba dan begitu didiagnosa kanker stadium akhir 😦

    • jampang Oktober 22, 2013 / 08:55

      kalau umur memang nggak ada yang tahu. sakit mungkin salah satu sebabnya, tapi sebab lain lebih banyak.

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 08:59

        Iya. Kebetulan di kantor lagi ada sosialisasi asuransi kesehatan nih, mas
        *sekadar info

      • jampang Oktober 22, 2013 / 09:02

        jadi… ikutan?
        saya ada cuma askes doang.

        *hmmm…. kartunya masih ada nggak yah?*

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 09:05

        Katanya sih karyawan didaftarin gitu. Tapi dari perusahaan juga ada tanggungannya katanya. Kurang ngerti juga sih.
        Kalau pns pasti askes ya. Ayah saya kemarin pas berobat juga pakai askes. Lumayan membantu sih

      • jampang Oktober 22, 2013 / 09:26

        mintanya seh jangan sampe sakit πŸ™‚

        *aamiin*

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 09:28

        Amin ya rabbal alamiin
        *ternyata yang calon pegawai blm diikutkan πŸ˜€

      • jampang Oktober 22, 2013 / 10:02

        sampe kapan nunggu berubah status jadi pegawai?

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 10:05

        Katanya sih satu tahun gitu. Kalau kerjanya bagus diangkat. Kalau jelek ya bisa jadi dikeluarin

      • jampang Oktober 22, 2013 / 10:20

        lho…. ???

        ya semoga kinerha mbak bagus dan diangkat lebih cepat

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 10:22

        Iya katanya gitu.
        Amiin

      • jampang Oktober 22, 2013 / 10:36

        semoga nggak ada kesulitan. jangan lupa berdoa terus

        *halah… sok bijak*

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 10:37

        Yup yup
        *gapapa lah sok bijak. Daripada sok tau πŸ˜€

      • jampang Oktober 22, 2013 / 10:42

        πŸ˜€

        oh iya…. saya tambahin di sini deh yang kemain kelupaan.

        “…. dan semoga segera menyusul.”

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 10:44

        Jiaah. Nggak bisa ditempel di bukunya tulisannya πŸ˜€

      • jampang Oktober 22, 2013 / 10:57

        ya emang nggak ada kaitannya sama buku. kaitannya sama pekerjaan.

        semoga segera menyusul status saya yang sudah diangkat jadi pegawai tetap πŸ˜›

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 11:12

        Yeee kirain. Amiin πŸ™‚

      • jampang Oktober 22, 2013 / 11:23

        πŸ˜€

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 11:25

        Berarti masih ngutang ya tulisan yang di buku πŸ˜›

      • jampang Oktober 22, 2013 / 11:27

        ya udah, nanti beli buku saya lagi yang terbaru πŸ˜€

        nunggu endorsement aja nih…. mau minta sama yang udah beli dan baca buku sebelumnya juga

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 11:32

        Haha. Promosi duluan
        Endorsment yg kemarin ya? Belum sempat mikirin, mas. Hehe

      • jampang Oktober 22, 2013 / 12:12

        biarin πŸ˜€

        iya. gpp, mbak. saya juga mau menghubungi beberapa orang yang sudah baca edisi indienya

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 12:26

        Saya memang rada susah kalau bikin endorsment, mas.
        *kebiasaan mengkritik πŸ˜€

      • jampang Oktober 22, 2013 / 12:28

        gpp, mbak. jangan dipaksakan. nanti malah menjatuhkan isi bukuna πŸ˜›

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 12:37

        Hehehe. Emang kapan mau dikirim bukunya?

      • jampang Oktober 22, 2013 / 12:44

        paling lambat awal bulan depan, mbak

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 12:45

        Ooo. Moga tembus yaaa
        *ngelirik draft tulisan

      • jampang Oktober 22, 2013 / 12:51

        aamiin.
        semoga cepat kelar mbak

      • ayanapunya Oktober 22, 2013 / 12:52

        Amiin πŸ™‚

  2. ibuseno Oktober 22, 2013 / 10:25

    Iya mahal skrng kalau sakit Mas, smoga kita sehat2 selalu, jaga kesehatan, da gak dapat JamKesDa nii :0-)

    • jampang Oktober 22, 2013 / 10:36

      beda yah sama BPJS?

      • ibuseno Oktober 23, 2013 / 11:10

        sejenisnya kali mas πŸ™‚

      • jampang Oktober 23, 2013 / 11:40

        ooo… yaa… yaa…. beda nama doang kali yah πŸ˜€

  3. tinsyam Oktober 22, 2013 / 10:37

    kayanya pernah baca ya.. ini repost?

    • jampang Oktober 22, 2013 / 10:41

      direpost dan diedit sedikit. soalnya postingan ini nggak ikut migrasi ke sini

  4. rinasetyawati Oktober 22, 2013 / 11:54

    ya Allah ……semoga diberi kesehatan ya kita semua…..

    • jampang Oktober 22, 2013 / 12:24

      aamiin

  5. Baginda Ratu Oktober 22, 2013 / 12:48

    masha Allah… 100 juta, 10 hari..? Oh, wow….! Sakit itu mahal, makanya musti sering2 inget sama nikmat sehat ya, mas..
    Oh, halo mas Jampang. Beneran, ini namanya? Asli betawi, yes? Mana kumisnya? Hihihi… kunjungan balik, nih… πŸ™‚

  6. Omnduut Oktober 22, 2013 / 13:41

    Tetanggaku baru-baru ini meninggal karena tersedak makan nasi. Sempat koma beberapa hari di RS. Betapa, umur tidak pernah ada yang tahu. 😦

    • jampang Oktober 22, 2013 / 13:54

      innaalillaahi wa innaa ilayhi rajiuun.
      sababnya gara-gara butiran nasi……

  7. edi padmono Oktober 22, 2013 / 13:56

    Memang sudah sepantasnya kita harus selalu bersyukur karena sakit atau derita yang kita alami masih belum sebanding dengan nikmat yang kia rasakan dalam hidup ini.

    • jampang Oktober 22, 2013 / 15:09

      iya. betul banget, mas

  8. nyonyasepatu Oktober 22, 2013 / 14:13

    semoga kita sehat2 trus yaa mas, dan kalau meninggal pun dengan cara yang mudah aja deh πŸ™‚ aku udah ngerasain tuh taon llau kalo sakit itu muahal banget, untung masih ada asuransi waktu itu

    • jampang Oktober 22, 2013 / 15:11

      iya mbak. aamiin.

  9. fenny Oktober 22, 2013 / 16:59

    Sakit itu mmg mahal ka apalagi klo sdh msk RS. Prnh pny pengalaman gara2 blm DP bbrp juta sesuai yg d mnt RS pasien tdk bs msk ruangan smp akhirnya meninggal d UGD.

    • jampang Oktober 22, 2013 / 17:43

      sebisa mungkin mencegah supaya nggak masuk rumah sakit

      • pinkvnie Oktober 22, 2013 / 18:01

        Iya kalo bs jgn smp msk RS … Tp klo mmg sdh ngga bs d tangani d rmh n klo sekarat apa memang RS hrs kyk begitu?

      • jampang Oktober 22, 2013 / 18:16

        kalau ditanya seharusnya…. ya seharusnya nggak begitu

      • pinkvnie Oktober 22, 2013 / 19:53

        Seharusnya sih … Tp begitulah skrg sistem pelayanan kesehatan d bbrp RS.
        Smp skrg menjadi penyesalan tersendiri dr RS tsb n malu sbg org tenaga kesehatan … “Jd ingat n sedih” 😦

      • jampang Oktober 22, 2013 / 20:04

        mudah2an aja ke depannya akan lebih baik

      • pinkvnie Oktober 22, 2013 / 20:23

        Aamiin … πŸ˜€
        Thn 2014 nnt sdh ada SJSN (sist jaminan sosial nasional) gab dr bbrp BPJS spt askes, jamsostek. Dgr2 sih jaminan kesehatan tiap penduduk d tanggung pemerintah tp blm th jg persenan n prosedurnya rumit or mdh. Trus jg mgkn hrg obat bs jd terkontrol krn krgnya persaingan.

      • jampang Oktober 22, 2013 / 20:31

        Berdoa aja semoga semuanya berjalan lancar dansesuai harapan rakyat banyak

      • pinkvnie Oktober 22, 2013 / 20:47

        Aamiin … πŸ™‚

      • jampang Oktober 22, 2013 / 20:50

        Aamiin

  10. eroza Oktober 22, 2013 / 17:31

    Kenapa biaya RS mahal? Karena harga Alkes mahal? Mengapa harga Alkes mahal? Karena pajaknya gede.
    Kalau saja pemerintah mau membebaskan pajak Alkes pastinya biaya RS yang harus ditanggung pasien bisa ditekan πŸ™‚
    Hayoo orang pajak gimana nih?

    • jampang Oktober 22, 2013 / 17:44

      alat kesehatan apa obatnya? apa keduany satu kategori yah?

      • eroza Oktober 23, 2013 / 08:09

        begitu curhatan para tenaga kesehatan. lagian sekarang kan sudah ada jamkesmas dan jamkesda apalagi buat DKI ada KJS πŸ˜€

      • jampang Oktober 23, 2013 / 08:11

        ya mudah2an aka dengan ada itu semua bisa lebih baik. biaya rumah sakit dan obat2an, juga dokter jadi murah. tapi yang lebih penting…. sehat πŸ˜€

  11. nurme Oktober 22, 2013 / 20:01

    kadang penyakit datang tak diundang, pulang membawa nyawa πŸ˜‰

    • jampang Oktober 22, 2013 / 20:06

      semoga kita sehat selalu

      • nurme Oktober 22, 2013 / 20:12

        Insya Allah. Semoga. Aamiin YRA

        Kalaupun harus mengembalikan nyawa padaNya, dalam kondisi sehat dan tidak menyusahkan siapapun. Walau ada asuransi yang menjamin semuanya.

      • jampang Oktober 22, 2013 / 20:24

        Aamiin

      • nurme Oktober 22, 2013 / 20:31

        Terimakasih sudah meng Aamiin kan doa saya πŸ™‚

      • jampang Oktober 22, 2013 / 20:40

        Doa untuk semua yg baca blog ini

      • nurme Oktober 22, 2013 / 21:14

        Menambahkan DOA

        Dan berdoalah, “Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat.”
        Al-MukminΓ»n: 29

      • jampang Oktober 22, 2013 / 21:26

        terima kasih

      • nurme Oktober 22, 2013 / 21:39

        Sawangsulna πŸ™‚

  12. titea Februari 7, 2014 / 10:58

    Tapi sayang nya baru sadar kalau sudah sakit, waktu sehat ga peduli, terbukti masih banyak yang makan /minum sembarangan (tidak memperhatikan kebutuhan gizi) dengan alasan mahal. Padahal kalau sudah sakit…hmmm…tak terbayar

    • jampang Februari 7, 2014 / 11:08

      kalau alasan mahal dan kebutuhan ekonomi sebenarnuya bisa disiasati dengan makanan alternatif yang leih murah tapi cukup kandungan gizinya

      dan benar sekali. kesadaran akan pentingnya sehat itu baru terasa ketika sakit 😦

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s