Bila Rindu

syaikhan dan abi
syaikhan dan abi

bila tak ada ruang dan waktu
yang memisah jarak diriku dan dirimu
maka tak kan ada rasa rindu
untuk kembali bertemu

bila tak ada masa dan tempat
yang membuat kita tak selalu dekat
maka rindu ini mungkin tak kan menguat
untuk merasakan pelukan hangat

bila di setiap masa selalu bersua
bila di setiap tempat selalu bertemu muka
maka tak pernah membuncah rasa
sebuah kerinduan untuk berjumpa


Tulisan Terkait Lainnya :

Apakah Rindumu Bagaikan Bola Salju?
Rindu, Kini Datang Datang Lebih Cepat
My Dearest Syaikhan : Ketika Nenek Merindu
Kala Rindu Menggugat (3)
Kala Rindu Menggugat (5)

repost

52 respons untuk ‘Bila Rindu’

  1. ayanapunya Oktober 25, 2013 / 19:18

    Besok ga bisa menuhin permintaan syaikhan ya, mas?

    • jampang Oktober 25, 2013 / 19:59

      Belum nyari serulingnya.

      • ayanapunya Oktober 25, 2013 / 20:12

        Moga nanti ketemu serulingnya dan segera ketemu syaikhan lagi
        *memang syaikhan minta seruling ya?

      • jampang Oktober 25, 2013 / 20:19

        Hmm… Lupa 😀

        Yg jelas dia mainin gulungan kertas sampul aeperti mainin seruling

      • ayanapunya Oktober 25, 2013 / 20:21

        Iya. Kemarin kan udah diceritain.
        Oya, tadi saya ke mall liat anak kecil jago bnget goyang caesar 😀

      • jampang Oktober 25, 2013 / 20:24

        Pasti dia selalu nonton acaranya di tv

      • ayanapunya Oktober 25, 2013 / 20:36

        Pastinya 🙂

      • jampang Oktober 25, 2013 / 21:43

        makanya saya nggak bisa karena cuma sekali lhat 😀

      • ayanapunya Oktober 25, 2013 / 21:46

        saya malah baru tahu goyang itu setelah acaranya selesai 😀

      • jampang Oktober 25, 2013 / 21:59

        lho…. bukannya di acaranya ada jogednya bbrp kali?

      • ayanapunya Oktober 25, 2013 / 22:02

        Maksudnya pas acara sahur dulu itu. Saya kan nggak pernah nonton

      • jampang Oktober 25, 2013 / 22:03

        saya tahunya baru-baru aja, kalau pas sahur gak lihat acara itu, paling PPT

      • ayanapunya Oktober 25, 2013 / 22:06

        Sama. Kadang malah tidur sambil nunggu adzan subuh 😀

      • jampang Oktober 26, 2013 / 04:11

        😀
        Untung shubuhnya nggak kelewatan

      • ayanapunya Oktober 26, 2013 / 04:26

        Alhamdulillah nggak 🙂

      • jampang Oktober 26, 2013 / 04:45

        Syukurlah…

      • ayanapunya Oktober 25, 2013 / 20:37

        Iya pastinya 🙂

      • jampang Oktober 25, 2013 / 21:44

        double reply 😀

      • ayanapunya Oktober 25, 2013 / 21:47

        iya, nih. tadi pas nge-reply tulisannya gagal melulu
        anyway kenapa komen saya di lapak sebelumnya ga dibalas?
        *ngerasa aneh

      • jampang Oktober 25, 2013 / 22:00

        masa? saya malah mikir, koq nggak dibalas lagi, padahal sudah saya balas

      • ayanapunya Oktober 25, 2013 / 22:02

        Yaa cek lagi dong jurnalnya

      • jampang Oktober 25, 2013 / 22:04

        udah saya balas. nggak ada notifikasi. atau terlewat 🙂

      • ayanapunya Oktober 25, 2013 / 22:07

        Di saya juga ga ada notifnya nih

      • jampang Oktober 26, 2013 / 04:11

        Nah… Rada error WPnya 😀

      • ayanapunya Oktober 26, 2013 / 04:29

        Udah normal lagi kyknya 🙂

      • jampang Oktober 26, 2013 / 04:46

        Sepertinya begitu. Alhamdulillah…

  2. herma1206 Oktober 25, 2013 / 22:48

    untung di puisi ini ada foto syaikhan dan abi..~_^

    • jampang Oktober 26, 2013 / 04:14

      Emang knp kalau nggak ada?

      • herma1206 Oktober 26, 2013 / 05:26

        ehm..kasih tau gak yaaa 😀

      • jampang Oktober 26, 2013 / 05:28

        halah….

      • herma1206 Oktober 26, 2013 / 05:29

        gak mau tau..??

      • jampang Oktober 26, 2013 / 05:31

        nggak ah

      • herma1206 Oktober 26, 2013 / 05:32

        yaaah…. sekali2 penasaran napa..

      • jampang Oktober 26, 2013 / 05:46

        😀
        tetep nggak mau tahu

      • herma1206 Oktober 26, 2013 / 05:51

        iiiiiiiiiiiih…susah ya bikin mas rifki penasaran…

      • jampang Oktober 26, 2013 / 05:53

        😀

      • herma1206 Oktober 26, 2013 / 05:56

        oh iya..itu ada acara apa tuh..di tag ama mas pedang kayu nahar, acara puisi2 gitu

      • jampang Oktober 26, 2013 / 05:57

        literasi buku. saya nggak ikutan

      • herma1206 Oktober 26, 2013 / 06:00

        ooowh..kenapa?

      • jampang Oktober 26, 2013 / 06:03

        gpp. tidak wajib ikut. 😀

      • herma1206 Oktober 26, 2013 / 06:08

        hehe..iya sih…

      • jampang Oktober 26, 2013 / 06:11

        xixixixixi

  3. nurme Oktober 31, 2013 / 16:28

    Ada rindu yang mengakar di jiwa, rindu seorang ayah pada anak lelakinya.

    Just sharing, bagus ini

    DOA SEORANG AYAH – Douglas Macarthur

    Tuhanku, bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengakui kelemahannya. Dan cukup berani menghadapi dirinya sendiri manakala ia takut.

    Manusia yang tetap teguh berdiri tegak dalam kekalahan, jujur dan rendah hati serta berbudi halus dalam kemenangan.

    Bentuklah puteraku menjadi manusia yang mampu mewujujudkan cita-citanya tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.

    Manusia yang mengenal Engkau, dan Insyaf bahwa memahami dirinya sendiri adalah landasan semua pengetahuan.

    Tuhanku, aku mohon puteraku jangan Kau bawa ke jalan yang mudah dan lunak, tetapi tuntunlah i di jalan yang penuh tekanan dan godaan, kesulitan dan tantangan.

    Di jalan itu, didiklah puteraku supaya teguhberdiri di atas badai serta berbelas kasih terhadap mereka yang lemah dan tiada berdaya.

    Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhati jernih, yang cita-citanya tinggi.

    Manusia yang sanggup memimpin dirinya sendiri sebelum berhasrat memimpin orang lain

    Manusia yang mampu menjangkau masa depan namun tidak pernah melupakan masa lalu

    Dan setelah dia menjadi seperti itu, aku mohon agar puteraku juga diberi secercah kejenakaan, agar dia dapat serius dan bersungguh-sungguh mengejar cita-citanya sekaligus bisa menikmati dan mensyukuri hidupnya

    Karuniai dia kerendahan hati untuk menyadari bahwa keagungan sejati selalu bersahaja, kebijaksanaan diraih dengan berpikiran terbuka dan kekuatan sejati ada dalam kepatuhan

    Jika Kau jadikan anakku seperti itu yaa…Tuhan, maka aku ayahnya, dengan berani berbisik, ” Hidupku tidak sia-sia”

      • nurme Oktober 31, 2013 / 16:55

        sama-sama 🙂

      • nurme November 1, 2013 / 08:45

        🙂

  4. jaraway Oktober 31, 2013 / 16:59

    saia juga lagi rindu sama bapakq.. *malah curcol =))

  5. dyazafryan Februari 3, 2014 / 12:24

    sukaaaaaaaaa…… 😀
    aku selalu suka sama rinduuuuu.. 😀

    • jampang Februari 3, 2014 / 13:49

      terima kasih 😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s