Dendamku, Taubatnya

tato nagaIni  malam pengantinku. Malam yang tepat untuk menuntaskan dendamku.

“Aku akan memuaskanmu malam ini, Mas!”

Kulepaskan kaos putih yang dikenakan Roy. Sebuah tato Naga terlukis di dada bidangnya. Ciri yang kuingat dari pembunuh kedua orang tuaku.

Kudorong tubuhnya hingga terlentang di atas tempat tidur. Kugerakkan telunjuk kiriku mengikuti lekuk tubuh sang Naga. Dia menikmatinya. Matanya terpejam.

Secepat kilat, kuambil sebilah pisau dari balik bantal lalu menusukkannya di dada Roy.

Matanya terbelalak. Mulutnya berteriak. Tangannya menggenggam keras tanganku.

Kulihat sisik Naga di dadanya memudar satu per satu hingga tato itu hilang sempurna.

“Aku menikahimu untuk menebus dosa terakhirku.” Ucapnya sambil tersenyum.


Baca Juga FF100 Kata Lainnya

48 respons untuk ‘Dendamku, Taubatnya

  1. pinkvnie November 15, 2013 / 09:28

    Hmmm … pagi2 da ceritaaaa _ _ _ 😀

    • jampang November 15, 2013 / 17:08

      Biar bervariasi ceritanya

      • pinkvnie November 16, 2013 / 04:00

        Iy bagus ceritanya n kreatif … 😀

      • jampang November 16, 2013 / 06:13

        terima kasih

      • Chrismana"bee" November 15, 2013 / 17:12

        cerpennya loh, bukan orangnya *eh

      • jampang November 15, 2013 / 17:17

        Oh… Gpp. Nanti lama-lama juga ke orangnya 😀

      • jampang November 16, 2013 / 06:07

        😀

  2. tinsyam November 15, 2013 / 10:24

    setdah serem aja main tikam..

    • jampang November 15, 2013 / 17:12

      Mau balas dendam, mbak. Eh si lelaki juga taubat

  3. Firsty Chrysant November 15, 2013 / 11:20

    ciaaaattt… heaaaaa… *kungfu aliran utara si cewek beraksi

    • jampang November 15, 2013 / 17:14

      😀
      Nggak pake jurus yg ini langsung jleb!

  4. titintitan November 15, 2013 / 11:25

    Sakit kali dikuliti begitu —

    • nengwie November 15, 2013 / 14:44

      widiihh.. buka WP banyak Tatto dimana-mana..:D

      • nengwie November 15, 2013 / 14:46

        lhooo kenapa disebelah sini komentar teteh..??? hehee *jadi malu*

        Ngga sakit atuuh Neng…khan keburu mati..*eehh dibahas pula* 😀

      • jampang November 15, 2013 / 17:15

        Emang ada yg dikuliti?

      • titintitan November 15, 2013 / 14:47

        😀

        mending bikin tato di atas donat ya teh..
        tato rasa cokluuut 😀

      • nengwie November 15, 2013 / 14:48

        iya ini hari Jum’at main Tatto hehe..

        Kata kang Rifki “ini tuntutan FF100 teeeh….” 😀

      • jampang November 15, 2013 / 17:16

        😀
        Terima kasih udah bantu jawab, teh

      • nengwie November 15, 2013 / 17:18

        Hihi

      • jampang November 16, 2013 / 06:07

        😀

      • jampang November 15, 2013 / 17:15

        Tema hari ini tato, teh 😀

  5. nengwie November 15, 2013 / 14:47

    Perempuan kayanya kalau udah dendam bisa berubah menjadi makhluk yang mengerikan ..hiiiii…

    • jampang November 15, 2013 / 17:16

      Bener begitu, teh?

      • nengwie November 15, 2013 / 17:19

        Lha itu ceritanya..??

      • jampang November 16, 2013 / 06:11

        ya maksud saya di kehidupan nyata 😀

      • nengwie November 16, 2013 / 13:14

        Ooohh kalau itu mah teteh ngga ngeh, tapiii kalau setiap cerita wanita begitu, apa itu ndak diilhami dr cerita yg nyata? Atau imajinasi penulis/pembuat film yg menciptakannya?

      • jampang November 16, 2013 / 13:42

        cerita di atas diilhami dari dari sebuah film dan sebuah komik seh, teh. terus digabung-gabung dan dimodifikasi

  6. edi padmono November 15, 2013 / 19:14

    Sip

    • jampang November 16, 2013 / 06:13

      iya. soalnya yg kocak udah kemarin2 😀

  7. Ie November 16, 2013 / 12:21

    jleeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeebbbb!! ha ha ha ha ha

    • jampang November 16, 2013 / 13:41

      nah… yang ini nggak ketakutan atau ngeri, malah ketawa 😀

  8. pritakusumaningsih November 17, 2013 / 13:49

    kok bisa, habis ditusuk tatonya sisik naganya hilang? Dikuliti? FF 100nya ngeri2. Memang temanya apa sih?

    • jampang November 17, 2013 / 20:22

      temanya tato, bu.
      cerita di atas itu diilhami cergam pos kota jaman saya kecil. dery tadarus nama tokohnya. dia itu manusia bersisik (meski nggak keliatan sepenuhnya) karena dikutuk, sisiknya akan hilang satu setiap dirinya melakukan kebaikan.

      bukan dikuliti, bu. tokoh di atas sudah menebus dosa2nya yg banyak. menikahi si perempuan adalah penebus dosanya yang terakhir, yaitu dengan menikahinya setelah dia membunuh kedua orang tuanya.

  9. herma1206 November 17, 2013 / 19:56

    Yang ini sadiiissss…seyeeem

    • jampang November 17, 2013 / 20:27

      yup. dapat idenya begitu

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s