Ibu… Ibu… Ibu…

http://icons8.com

Setelah selesai membaca sebuah tulisan di sebuah blog, tangan kanan saya kemudian menggerakkan mouse untuk mengklik link yang terdapat di bagian bawah dan terdamparlah saya di blog  mbak lianny, sang empunya lomba giveaway, yang ternyata juga aktif di beberapa komunitas blog seperti deblogger, KEB, Warung Blogger, MFF, dan Ibu-ibu Doyan Nulis.

Karena saya belum mengenal mbak lianny dan baru pertama kali mengunjungi blognya, agak bingung juga untuk memilih tulisan mana yang saya suka. Akhirnya, secara tidak langsung saya meminta bantuan mbak lianny untuk memilihkan tulisannya untuk saya.

Saya arahkan pandangan ke sisi kana blog di mana terdapat tag tulisan. Beberapa nama tag terlihat lebih besar ukuran fontnya dibanding dengan yang lain. Itu artinya tag tersebut digunakan di banyak tulisan. Pilihan saya jatuh pada tag “tulisan yang menang lomba”. Selanjutnya, muncul beberapa tulisan di halaman pertama. Dua di antaranya bercerita tentang ibu. Saya pun memilih salah satu di antaranya yang berjudul “Sekali Lagi Maafkan Saya Ibu”.

Kenapa saya memilih tulisan tersebut? Bagi saya pribadi, isi tulisan tersebut pastinya akan mengingatkan saya dan juga pembaca lainnya tentang sosok seorang ibu. Sosok yang tanpa keberadannya, tak mungkin kita semua bisa hadir di dunia ini. Sosok yang bersedia berjuang antara hidup dan mati demi kita, anaknya. Sosok yang berusaha dan berdoa untuk anak-anaknya hingga bisa menjalani kehidupan hingga detik ini. Namun demikian, meskipun kita sadar bahwa tak mungkin seorang anak bisa membalas jasa ibu, kita sering menyakiti perasaannya dan melukai hatinya. Entah sengaja atau tidak.

Saya pernah menggoreskan luka di hati ibu. Kekecewaan yang ibu rasakan tertumpah melalui kata-kata dengan nada yang cukup tinggi. Namun seiring perjalanan waktu, ibu tak pernah menyebut atau mengingat lagi kesalahan saya itu. Cinta dan kasih sayangnya tetap tercurah kepada saya.

Ibu adalah wanita yang mulia. Kesalahan anak tak pernah mengurangi rasa cinta dan kasih sayangnya. Mungkin benar sebuah ungkapan yang menyatakan bahwa cinta seorang wanita, seorang ibu, ibarat kuku. Meski hanya seujung jari, tapi tumbuh perlahan-lahan. Jika dipotong, ia tumbuh dan tumbuh lagi.

Tentang ibu, saya pernah membuat beberapa coretan berisi cerita keseharian beliau. Coretan-coretan tersebut kemudian saya rangkum dalam “Jurnal Untuk Bunda Tercinta”.

Saat ini, baru lantunan doa yang bisa saya ucapkan untuk kedua orang tua, terutama ibu.

Robbighfirlii wa liwalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shogiro.

“Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”

*****

Usia anak Mbak Lianny saat difoto adalah lima tahun.

“Postingan ini diikutsertakan untuk memeriahkan GA Blog www.liannyhendrawati.com.”


Tulisan Terkait Lainnya :

Jurnal Untuk Bunda Tercinta
Jurnal Untuk Bunda Tercinta

Doa Ibunda
Doa Ibunda

Es Teh Manis : Cinta Yang Tak Pernah Habis
Es Teh Manis : Cinta Yang Tak Pernah Habis

Cintanya Yang Tak Pernah Pudar
Cintanya Yang Tak Pernah Pudar

Maafkan Aku, Bu…
Lift Yang Aneh!

27 respons untuk ‘Ibu… Ibu… Ibu…

    • jampang November 28, 2013 / 19:11

      percaya… percaya 😛

  1. nengwie November 28, 2013 / 19:55

    Makin terasa kasih sayang ibu setelah menjadi ibu 🙂
    Semoga Berkah dan Kasih Sayang Allah SWT senantiasa tercurah untuk semua wanita bergelar ibu …aamiin…

    • jampang November 28, 2013 / 19:58

      aamiin ya rabbal ‘alamin.

    • nurme November 29, 2013 / 06:49

      Aamiin… Aamiin.. Aamiin YRA
      Terimakasih para Ibu…

  2. eksak November 29, 2013 / 03:34

    Bener bgt! Kalo baca tulisan siapapun tentang sosok yang udah ngelahirin kita itu, gue otomatis speechlees! Kalo gak ada ibu, mana gue ada? Maapin gue, Bu! Hiks *terharu

    • jampang November 29, 2013 / 04:43

      Semoga kita bisa berbakti kepada ibu dan bapak. Aamiin

    • jampang November 29, 2013 / 07:42

      karenanya tak mungkin seorang anak bisa membalas jasa ibu

      • nurme November 29, 2013 / 08:39

        Sepakat!

      • jampang November 29, 2013 / 09:45

        banyak yang sepakat sepertinya 😀

      • nurme November 29, 2013 / 10:47

        Kan dalam Al Quran juga ada.
        Dan kenyataan emang seperti itu.

        *semoga bisa menjadi seorang Ibu, secepatnya

      • jampang November 29, 2013 / 10:56

        yup

  3. Iwan Yuliyanto November 29, 2013 / 09:47

    Kasih ibu … tak terhingga sepanjang masa.
    Robbighfirlii wa liwalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shogiro.

    *weekend gini saatnya telpon ibu/bapak*

    • jampang November 29, 2013 / 10:02

      iya. betul, pak 😀

    • jampang November 29, 2013 / 10:36

      silahkan, mas 😀

  4. pinkvnie November 29, 2013 / 22:02

    klo bicara tentang ibu nggak ada matinya …

      • pinkvnie November 30, 2013 / 17:57

        smua pasti bakal bilang “my mom is the best”, “All mom the best” …
        Saya nanti termasuk yg the best jg ngga ya … 😀

      • jampang November 30, 2013 / 18:35

        semoga jadi the best juga. aamiin

      • pinkvnie Desember 1, 2013 / 05:45

        Aamiin … 🙂

    • jampang Desember 1, 2013 / 20:21

      Tapi pahalanya luarrrrrr biasa 😀

  5. liannyhendrawati Desember 6, 2013 / 11:18

    Sosok ibu pasti sangat berpengaruh dalam kehidupan seorang anak, selain ayah. Bagiku Ibu adalah seorang super women. Makasih ya sudah ikutan 🙂

    • jampang Desember 6, 2013 / 11:35

      iya mbak.
      terima kasih juga sudah menjadikan saya sebagai peserta 😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s