Celoteh Syaikhan [95] : Abi Cuma Satu!

celoteh syaikhan rainbow

Syaikhan mengambil sebuah buku tulis yang pernah saya hadiahkan untuknya. Syaikhan membukanya dan memperlihatkan isinya kepada saya. Rupanya Syaikhan sudah membuat gambar di beberapa halaman buku tersebut. Selain menggambar aneka bentuk, Syaikhan juga memberikan nama di atas setiap gambar tersebut seolah-olah si pemilik nama itu adalah yang menggambar. Tak sampai di situ, Syaikhan juga memberikan nilai untuk masing-masing gambar dengan angka atau beberapa bintang. Mungkin meniru apa yang dilakukan oleh ibu gurunya di sekolah.

Rupanya belum ada nama saya di situ. Ketika saya mengatakan hal tersebut, Syaikhan menuliskan kata “Abi” dan memberi nilai di atas salah satu gambar tanpa nama.

“Kok cuma Abi doang?” Tanya saya.

“Kan emang Abi!” Jawab Syaikhan.

“Nama Abi siapa?”

“Rifki.”

“Tulisnya Abi Rifki dong!” Saya meminta nama saya ditulis lengkap.

“Enggak dong, Bi.” Syaikhan tidak setuju.

“Itu ada Ami Guguh dan Ami Ikbal. Harusnya Abi Rifki dong!”

“Kalau ditulis Ami aja, nanti ditanya Ami siapa. Gitu, Bi.” Syaikhan memberikan penjelasan.

“Terus kenapa Abi nggak pake Rifki?” Tanya saya lagi.

“Yeee… Abi kan cuma satu. Jadi Abi aja!”


Celoteh Syaikhan Lainnya :

23 thoughts on “Celoteh Syaikhan [95] : Abi Cuma Satu!

  1. titintitan Desember 4, 2013 / 09:30

    fufufu.. so sweet. meuni logikanya nyampe gitu yah ^^

    • jampang Desember 4, 2013 / 09:34

      😀
      iyah. kadang juga bingung sendiri sebagai abinya.

  2. Bunda Aisykha Desember 4, 2013 / 11:06

    Kok ami nya ada dua? *lirikan menyelidik* 😀

    • jampang Desember 4, 2013 / 11:14

      yang namanya paman kan bisa lebih dari satu… 😀

      • Bunda Aisykha Desember 4, 2013 / 11:19

        Aiihhh,,amy di tempatku tu panggilan bwt ibu bang, wk wk wk,,kirain amy nya 2,,ibunya 2 wk wk wk

      • jampang Desember 4, 2013 / 11:21

        ohya? daerah mana emangnya mbak?

        kalau di sini ibu itu umi 😀
        lagian masa nama di cerita di atas nama perempuan… itu kan nama laki-laki tulen 😛

      • Bunda Aisykha Desember 4, 2013 / 11:22

        Ha ha,,kudus,,sepupuku manggil ibunya,,amy,,kakak iparku manggil istrinya amy,,ha ha

      • jampang Desember 4, 2013 / 11:30

        nah lho!

        😀

  3. Julie Utami Desember 4, 2013 / 18:57

    Salam ya buat cucuku yang ngangenin.

    Nenek beneran kangen Syeya…….

    • jampang Desember 4, 2013 / 21:26

      Saya juga kangen sama syaikhan, bunda 😀

    • nurme Desember 4, 2013 / 23:21

      Tanteeeee……………
      Sehat?

  4. nurme Desember 4, 2013 / 23:21

    Hahahaha… Nama Abinya “aja!” *geli deh, pasti lucu kalau direkam 🙂

    • jampang Desember 5, 2013 / 05:46

      ya kadang kalau direkam nggak ketemu yang seperti itu

      • nurme Desember 5, 2013 / 17:59

        Anak-anak emang susah ya kalau kita pengen merekam moment mereka.

        Rekam di otak ajah buat diceritakan kelak dia sudah dewasa 🙂

      • jampang Desember 5, 2013 / 18:49

        ya mau nggak mau mungkin harus begitu

      • nurme Desember 6, 2013 / 07:28

        Iyaa ya..

      • jampang Desember 6, 2013 / 07:46

        yup

      • nurme Desember 6, 2013 / 08:20

        hihihi….

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s