Perselingkuhan : Dari Pizza Kepada Gado-gado

PizzaSal, maaf jika kali ini aku membahas tentang perselingkuhan. Tetapi karena ada beberapa kejadian yang membawa pikiranku kepada topik perselingkuhan. Aku akan bercerita tentang beberapa kejadian tersebut kepadamu. Namun yang pasti, aku berharap perselingkuhan itu tidak ada di dalam kamus kehidupan kita berdua.

Beberapa hari yang lalu aku mulai membaca sebuah novel. Simple Lie, judulnya. Belum selesai, baru di bagian awalnya saja. Namun ada sedikit gambaran tentang permainan hati yang dilakukan oleh tokoh utama di dalamnya, Rere.

Rere adalah seorang mahasiswi jurusan Teknik Sipil. Berwajah cantik, memiliki fisik yang menunjang, serta otak yang cerdas. Kekasihnya, Fedi, tak kalah sempurnanya. Fedi adalah lelaki yang baik, perhatian, pintar, bersih, lembut, setia, dan romantis. Pasangan yang sempurna bukan?

Namun di sela-sela hubungan keduanya, terjadi kondisi di mana keduanya jarang bersama karena kesibukan Fedi. Lalu datanglah sosok Ilham. Awalnya, Rere berusaha untuk tetap setia pada Fedi. Namun sosok Ilham yang sangat berbeda sekali dengan Fedi, membuat Rere tak bisa menguasai perasaannya.

Aku tidak tahu bagaimana kelanjutan ceritanya, Sal. Aku belum selesai membacanya. Hanya saja, apa yang kubaca mengingatkanku akan sebuah lawakan dalam acara stand up comedy yang menganalogikan bahwa hubungan suami-istri itu seperti seseorang yang menikmati menu kesehariannya.

Jika seseorang selalu menikmati pizza sebagai menu favorit atau makanan sehari-hari, maka suatu ketika dirinya akan merasa bosan. Akan ada masa ketika lidahnya sangat menginginkan untuk mencicipi bagaimana rasanya gado-gado yang dibuat di atas gerobag yang mangkal di pinggir jalan.

Jika seseorang selalu menikmati gado-gado sebagai menu favorit atau makanan sehari-hari, maka suatu ketika dirinya akan merasa bosan. Akan ada masa ketika lidahnya sangat menginginkan untuk mencicipi bagaimana rasanya pizza yang dibuat di dalam dapur sebuah restoran terkenal.

Sal, awalnya aku berpikir itu hanyalah sebuah lawakan semata. Hanya sebuah anekdot. Tetapi pagi ini, ketika aku membuka web sebuah forum diskusi, terpampang sebuah trit dengan judul “Penyebab Laki-laki Selingkuh”. Dari sisi judul, aku sendiri kurang setuju. Sebab judul yang demikian seolah-olah hanya lelakilah yang selingkuh. Padahal pada kenyataannya tidak selalu demikian. Bukan maksudku untuk menjelek-jelekkan kaummu, Sal. Maaf jika dirimu kurang berkenan.

Di antara komentar-komentar di trit tersebut, aku mendapatkan beberapa kisah nyata tentang apa yang menyebabkan lelaki itu selingkuh. Di antaranya karena sang istri membatasi kebebasan sang suami akan kegiatan yang disukainya semisal memancing, berselancar di internet, main bola, main game di komputer, dan sebagainya. Oh ya, tentang kesukaanku, aku sudah menceritakannya kepadamu kan? Kuharap kamu tidak menghalang-halangiku akan kegemaranku. Namun jika kau merasa bahwa diriku mulai berlebihan, kamu bisa mengingatkanku baik-baik.

Sebab lainnya adalah karena suami merasa tidak diladeni istrinya. Seperti pengakuan seorang bapak yang selingkuh dengan seorang pelayan warteg. “Namanya laki-laki, di rumah kurang diladeni. Istri sibuk sendiri. Pas ketemu dengan orang yang senang meladeni makan saya. Padahal cuma itu, saya merasa senang banget. Makanya saya sering mampir kesana!”

Satu kasus lagi yang sepertinya hampir mirip juga dengan perumpamaan lawakan stand up comedy di atas. Seorang suami yang memiliki istri yang cantik, pinter masak, lemah lembut, telaten sama anak, dan kebaikan lainnya, ternyata kedapatan menikah lagi seorang tukang pijat, janda beranak tiga, yang tidak disukai masyarakat sekitarnya.

Sal, bahtera rumah tangga yang kita naiki tak selamanya berlayar tenang. Ada kalanya harus menghadapi terpaan badai dan gelombang. Goyah. Bergoncang. Mungkin kondisi di atas menjadi salah satu penyebabnya. Mungkin beberapa bait ini bisa menjadi penguat diri kita masing-masing untuk berpegang teguh pada ikatan yang pernah kita jalin. Agar tetap kuat.

jika kau bertanya, tentang bunga yang harus ada di taman jiwa
maka kujawab beserta doa, agar kelak terwujud nyata

bunga taqwa, yang menghiasi cinta dengan menghamba
kepada Zat Yang Mencipta alam semesta

bunga setia, yang mengamankan rasa percaya
di dada kala kita berpisah jarak dan masa

bunga kata, yang menyatukan asa dan cita
sehingga kita tetap melangkah bersama

bunga perhatian, agar kita tak pernah berada dalam kesepian
meski keadaan kadang memisahkan

bunga kejujuran, jangan ada dusta yang disembunyikan
jika ingin selalu bergandeng tangan

bunga keterbukaan, apa yang dimau segera katakan
karena kita takkan pernah bisa membaca pikiran

Dan mungkin, kita harus membuka dan membaca kembali dua buah surat yang pernah kutuliskan untukmu. Surat sebelum dan sesudah kita resmi menjadi suami-istri. Agar kita tetap ingat akan cita-cita yang pernah kita inginkan bersama. Kita bangun bersama. Semoga.


Tulisan Samara Lainnya :

48 respons untuk β€˜Perselingkuhan : Dari Pizza Kepada Gado-gado’

    • jampang Desember 4, 2013 / 16:19

      apanya yang bener?
      πŸ˜€

      • jampang Desember 4, 2013 / 17:00

        oooo…. ya karena sumbernya memang dari pelaku πŸ˜€

      • Chrismana"bee" Desember 4, 2013 / 17:01

        kebanyakan cerita yang saya dengar juga gitu om

      • jampang Desember 4, 2013 / 17:04

        jadi bisa dikatakan valid yah πŸ˜€
        tinggal mencegahnya jangan sampai terjadi

      • jampang Desember 4, 2013 / 17:22

        πŸ˜€

    • jampang Desember 4, 2013 / 17:46

      πŸ˜€
      sepertinya berpengalaman nih

      • Budi Nurhikmat Desember 4, 2013 / 17:47

        yup….makan gado2 , ogah pizza
        yang lokal leker bin mantap πŸ˜€

      • jampang Desember 4, 2013 / 18:00

        πŸ˜€
        lebih enak kalau selang-seling kali

      • nengwie Desember 5, 2013 / 00:45

        Teteh juga sukanya makanan lokal, drpd pizza mending Lotek hihi

      • jampang Desember 5, 2013 / 05:47

        saya apa aja masuk, teh. asal halal πŸ˜€

  1. pinkvnie Desember 4, 2013 / 18:33

    Seorang suami yang memiliki istri yang cantik, pinter masak, lemah lembut, telaten sama anak, dan kebaikan lainnya, ternyata kedapatan menikah lagi seorang tukang pijat, janda beranak tiga, yang tidak disukai masyarakat sekitarnya -> kaitan nya apa ya ka sm kasus penyebab selingkuh?

    • jampang Desember 4, 2013 / 21:22

      Bukan sebab seh… Cuma perselingkuhan itu bisa terjadi bukan karena perempuan lain lebih cantik dr istri atau karena laki2 lbh ganteng dr suami

      • pinkvnie Desember 4, 2013 / 21:35

        ooo gitu … berarti tidak bersyukur dong …

      • jampang Desember 5, 2013 / 05:45

        kira-kira begitu

  2. pitaloka89 Desember 4, 2013 / 18:42

    Semoga kita dihindarkan dari keinginan-keinginan berselingkuh…
    saling terbuka kata buku sih dan harus mau saling berubah…

  3. nurme Desember 4, 2013 / 23:04

    Ya mungkin sebaiknya jangan membandingkan rumput tetangga dengan rumput sendiri, tapi pelihara rumput yang sudah ada.
    *kenapa di ibaratkan dengan rumput ya?

    • jampang Desember 5, 2013 / 05:46

      ya… salah satu caranya begitu.
      kurang tahu

      • nurme Desember 5, 2013 / 17:58

        saya juga kurang tahu πŸ™‚
        Punyanya tempe

      • jampang Desember 5, 2013 / 18:49

        πŸ˜€

      • nurme Desember 6, 2013 / 07:30

        Meliharaa memerlukan kesabaaraan daripada nanam

      • jampang Desember 6, 2013 / 07:46

        yup.

      • nurme Desember 6, 2013 / 08:21

        Jadi mending nanam rumput gajah apa rumput jepang ya?
        *pertanyaan iseng

  4. ayanapunya Desember 5, 2013 / 02:21

    Waa teknik sipiil.
    *komen ga nyambung

    • jampang Desember 5, 2013 / 05:47

      mungkin karena merasa satu jurusan πŸ˜€

      • ayanapunya Desember 5, 2013 / 06:13

        Iya. Saya pengen euy bikin cerita ttg teknik sipil. Moga bisa kesampaian

      • jampang Desember 5, 2013 / 07:43

        nah… bikin aja mbak. semoga bisa. semangat

  5. nazhalitsnaen Desember 5, 2013 / 05:41

    Kesetiaan itu penting dan harus dijaga baik2 ya mas…

    • jampang Desember 5, 2013 / 05:48

      yup. betul πŸ˜€

  6. Edi Padmono Desember 5, 2013 / 15:18

    Tapi pasangan kan bukan makanan yang bisa dibeda-bedakan rasanya bang, walaupun pahit kita bersamanya janganlah pernah berfikir bahwa hidup dengan yang lain adalah manis.

    • jampang Desember 5, 2013 / 15:59

      bagian itu memang saya ambil dari lawakan doank koq πŸ˜€

  7. thetrueideas Desember 10, 2013 / 12:38

    jadi..boleh gak tuh makan gado2 dan pizza??

    • jampang Desember 10, 2013 / 12:42

      boleh lah πŸ˜€

      • thetrueideas Desember 10, 2013 / 12:43

        tambah ama lotek? #eh

      • jampang Desember 10, 2013 / 12:44

        πŸ˜€
        asal perutnya sangguo nampung, mas πŸ˜€

      • thetrueideas Desember 10, 2013 / 12:45

        tinggal satu jenis lagi, karena batesnya 4, #eh…

      • jampang Desember 10, 2013 / 12:49

        πŸ˜€
        kesitu rupanya…. kalau keempatnya masak… satu orang bisa lebih dari satu masakan… jadi macamnya lebih banyak lagi

  8. Ping-balik: Menu dari Minyu –

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s