Cintaku Kepada Mawar

mawar
cintaku kepada mawar ibarat matahari
yang bersinar di siang hari
yang selalu menemani kala ia terjaga
meski keduanya terpisah jarak antara

cintaku kepada mawar laksana rembulan di malam hari
yang menemani saat dirinya terlelap di dunia mimpi
bila ia terbangun sesaat dan membuka mata
maka ia kan melihat bahwa rembulan dengan senantiasa menjaganya

cintaku kepada mawar seperti hujan
yang menghapus dahaganya yang berkepanjangan
dan ketika hujan berhenti
syair-syair pujian terlantun untuknya melalui alam yang bernyanyi

cintaku kepada mawar seumpama pupuk
yang kotor dan berbau busuk
semula, ia tak suka sebab merasa terhina
selanjutnya, senyumnya merekah sebab daya pikatnya kian sempurna

cintaku kepada mawar bak gunting si tukang kebun
yang membersihkan tangkainya dari kering daun-daun
hinga ia tetap terlihat indah menawan
tak ada lagi cela dalam penampilan

cintaku kepada sang mawar
membuatku tak sanggup memindahkannya ke dalam vas bunga di dalam kamar
cintaku membiarkannya terus tumbuh di taman
menikmati alam penuh keindahan
tanpa merasa terkekang
dan kuharap ia tahu bahwa aku cintaku tak akan lekang


Puisi Lainnya :

20 thoughts on “Cintaku Kepada Mawar

    • jampang Januari 3, 2014 / 13:18

      terima kasih.
      ya mudah2an bisa ikut asal jadi pemenang 😀

      • nurme Januari 3, 2014 / 13:32

        asyiik ditunggu.. pemenang mah kalau bagus insya Allah menang, tapi bukan saya ajah yang nentukan, kan kolaburasi 🙂

    • jampang Januari 3, 2014 / 13:17

      mungkin begitu, mbak 😀

  1. Dyah Sujiati Januari 3, 2014 / 10:23

    Belum baca, tapi judulnya itu adalah sesuatu yang sy ‘idola’kan
    Eyaaa :p

    • jampang Januari 3, 2014 / 13:25

      mungkin setelah baca jadi mengidolakan saya…. #eh

  2. Firsty Chrysant Januari 3, 2014 / 10:24

    Kereennn… ^_^

    Tapiiii hujan berjam-jam di jakarta bikin banjiir…:)

    • jampang Januari 3, 2014 / 13:26

      cukup gerimis mengundang aja…. 😀

      • jampang Januari 9, 2014 / 05:14

        embeeeerrrr 😀

    • jampang Januari 3, 2014 / 17:14

      Di mana di mana ke mana

      Ups… Salah lagu

      • lambangsarib Januari 3, 2014 / 17:30

        Kereeen tulisan bunga mawarnya

      • jampang Januari 4, 2014 / 04:58

        terima kasih, mas 😀

  3. Yudhi Hendro Januari 3, 2014 / 16:14

    cintaku kepada mawar laksana embun di pagi hari
    menyegarkan raga dan jiwa yang terluka

    • jampang Januari 3, 2014 / 17:13

      Wah… Lebih mantap nih 😀

      • Yudhi Hendro Januari 4, 2014 / 05:39

        mencoba merangkai kata-kata, mas 🙂

      • jampang Januari 4, 2014 / 07:19

        Hasilnya mantap, pak

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s