Vermisse Dich

Vermisse Dich
Sebelumnya saya pernah menyinggung sedikit tentang komunikasi antara suami dan istri dalam coretan yang berjudul “Telor Balado Dangdut”.   Komunikasi memang sangat diperlukan. Tak mungkin terjadi jika sepasang suami-istri, tinggal di dalam satu rumah, makan, tidur, dan melakukan berbagai kegiatan secara bersama-sama tetapi tidak pernah melakukan komunikasi. Karenanya, komunikasi menjadi salah satu kuntum bunga dari enam kuntum bunga yang harus diberikan kepada pasangan hidup.

Mau tahu kuntum bunga lainnya? Mau tahu aja atau mau tahu banget? Want to know only or want to know highly? 😀

Maaf, saya tidak akan membahasnya di sini. Jika ingin tahu, bisa langsung baca versi lengkapnya di buku “Jejak-jejak yang Terserak”  yang bisa didapatkan di Gramedia. *iklan detected*

Saya hanya akan mengatakan bahwa, adakalanya terjadi yang namanya miskomunikasi antara suami dan istri. Hal tersebut akan menjadi masalah jika memang dianggap masalah dan kemudian tidak diselesaikan. Hal tersebut juga tidak akan menjadi masalah jika memang dianggap bukan masalah.

—o0o—

Vermisse dich.” Tulis Minyu dalam sebuah pesan di WhatsApp.

“Apaan tuh? Permisi deh yah artinya?” Tanya saya balik.

“Itu Bahasa Jerman. Artinya I miss you.”

Sepertinya pertanyaan dan rasa sok tahu saya itu mengganggu suasana romantis.

***

“Bang, anterin ke mini market yah. Mau beli Enk*s*r*!” Pinta Minyu.

Di dalam perjalanan, kami pun ngobrol.

“Emangnya biasa minum Enk*s*r*?” Tanya saya.

“Iya.” Jawab Minyu.

“Minumnya setelah berapa hari?”

Minyu terdiam. Sepertinya belum mengerti maksud saya. Saya pun mengulangi dan mempertegas pertanyaan tersebut. “Maksudnya minum itu kalau haidhnya sudah berapa hari tapi belum berhenti?”

“Abaaaang, itu k*r*nt*. Ini mau beli obat sariawan!” Jawab Minyu.

***

“Abang mau makan?” Tanya Minyu saat tiba waktunya makan malam.

“Enggak. Abang masih kenyang. Tadi di kantor dapat snack.” Jawab saya.

“Apa aja makanannya?”

“Ada roti. Sama itu, kue yang bentuknya kaya rumah siput.”

“Oh, croissant.”

“Itu bukannya nama bunga?” Saya balik bertanya.

“Itu krisan, Abang!”

***

Minyu membawa dua buah kotak susu UHT dan memberikan salah satunya kepada saya.

“Yang ini rasa apa?” Tanya saya.

“Coklat.” Jawab saya.

“Abang yang ini aja. Abang nggak suka yang nggak ada rasanya. Enggak suka yang flat!”

“Abang, bukan flat tapi plain!”

^$#@*&^%$


Tulisan Terkait Lainnya:

46 thoughts on “Vermisse Dich

  1. New Rule Februari 6, 2014 / 10:19

    wakakaka flat dan plain mah bukan miskomunikasi…upgrade knowledge…

    • jampang Februari 6, 2014 / 10:23

      ya…. salah denger aja koq 😛

      • New Rule Februari 6, 2014 / 10:24

        hahaha … gengsi susah ye bang 😀

      • jampang Februari 6, 2014 / 10:29

        ya… gitu deh 😀

        tapi yang kaya di atas, lumayan bikin suasana jadi ketawa…. jadi nggak masalah *alesan*

  2. capung2 Februari 6, 2014 / 10:45

    ada misteri kata dari kode bintangnya, sedikit jdi menebak-nebak.. walo akhirnya thu jga sih..

    • jampang Februari 6, 2014 / 10:48

      soalnya kalau nyebut merek nanti jadinya ngiklan, mas. sementara saya nggak dapat bayaran 😀

      untungnya udah ketemu jawabannya yah 😀

  3. farizalfa Februari 6, 2014 / 11:25

    MissKominikasi terkadang kagak apa-apa yang penting komunikasi nya bisa diperbaiki dan ditambah saling ngerti.. *Sok Tau nih*

    • jampang Februari 6, 2014 / 11:48

      betul… tidak apa-apa salah…. tapi berikutnya diperbaiki supaya nggak salah lagi 😀

  4. ayanapunya Februari 6, 2014 / 11:28

    ketahuan deh siapa yang lebih jago bahasa asing 😀

    • jampang Februari 6, 2014 / 11:48

      ya, begitulah kira-kira 😀

  5. Dyah Sujiati Februari 6, 2014 / 11:49

    Si Mbak sabar ya punya ABang macam itu? :p *pish

    • jampang Februari 6, 2014 / 11:51

      ya… gimana yah…. udah cinta dan sayang seh 😛

  6. Baginda Ratu Februari 6, 2014 / 12:10

    ya ampun, Maaaas… aku ngakak siang-siang…! hahaha…

    • jampang Februari 6, 2014 / 12:40

      😀
      ya daripada nangis di tengah siang…. bikin repot teman seruangan, mbak

  7. pitaloka89 Februari 6, 2014 / 12:12

    kalau mira sama suami seringnya gini mas:
    suami: “masih pusing yang?”
    mira: “Gpp mas, biarin aja” –> maksud saya sih: masih, tapi gpp ga usah terlalu cemas
    suami: “Apanya yang gpp?”
    Ini sih saya jawabnya yang ga nyambung ya.., tapi rasanya kebiasaan begitu. Merasa suami akan mengerti padahal memang ga semua hal bisa dimengerti… 😀

    Dan banyak pertanyaan suami yg secara ga sadar saya jawab dengan jawaban singkat yang kurang nyambung kalau disesuaikan sama pertanyaannya… hehe….

    • jampang Februari 6, 2014 / 12:42

      lelaki memang butuh penjelasan yang lengkap, mbak. kalau cuma separuh2… ada kemungkinan salah persepsi 😀

      • pitaloka89 Februari 6, 2014 / 12:44

        Nah itu dia, wanita sering beranggapan masa gitu ga ngerti..

        “karena wanita ingin dimengerti” #sing — bahkan dalam diam sekalipun 😀

      • jampang Februari 6, 2014 / 12:53

        betul banget.
        tetaoi lelaki dengan logikanya tak mampu menerawang apa maksud dari diamnya seorang perempuan.

        lelaki bukanlah cenayang 😀

      • pitaloka89 Februari 6, 2014 / 13:53

        Hehe… iya, klo lagi moodnya bagus jelasin, kalau engga didiemin.. #eh

      • jampang Februari 6, 2014 / 13:54

        dan suami mengerti…. maka tak ada masalah.
        alhamdu lillaah

        😀

      • pitaloka89 Februari 6, 2014 / 13:55

        Alhamdulillah… cape ya jadi lelaki…
        Makanya saya bersyukur jadi perempuan…

      • jampang Februari 6, 2014 / 14:10

        begitulah….
        tapi tetap ada juga yang disyukuri ketika menjadi lelaki koq 😀

    • jampang Februari 6, 2014 / 12:42

      😀

      *pukpuk minyu*

  8. utewae Februari 6, 2014 / 14:25

    minyu itu dari mi-n-yu ya, pak? yakalikalii bener dapet hadiah geto:D

    • jampang Februari 6, 2014 / 15:02

      😀
      kayanya bagus juga ya itu yah. cakep…. cakep
      tapi bukan itu asal mulanya.

      hhmm… dibikin kuis aja kali yah 😀

  9. fenny Februari 6, 2014 / 15:12

    Hahaha … Itu antara miskomunikasi apa candaan cinta ye … 😀 *kepo*

    • jampang Februari 6, 2014 / 15:17

      😀
      segala penilaian diserahkan kepada pembaca sajalah kalau begitu

  10. ibuseno Februari 6, 2014 / 16:28

    Hahhahaa…gaul dong abaaaang

    • jampang Februari 6, 2014 / 16:29

      😛
      kan beda-beda tipis aja, teh

  11. ysalma Februari 6, 2014 / 17:03

    hahaha,, ini miskomunikasi makin mesra namanya,
    minyu semakin cinta pastinya.

    • jampang Februari 7, 2014 / 05:19

      aamiin. semoga demikian mbak. semoga demikian pula dengan mbak sekeluarga

  12. danirachmat Februari 6, 2014 / 23:08

    Hahahahaha. Lucu-lucu Bang. Jadi bumbu keromantisan..

    • jampang Februari 7, 2014 / 05:22

      iya, mas. betul banget 😀

  13. lazione budy Februari 6, 2014 / 23:09

    I miss you too..
    😀

    komunikasi itu sangaaaaat penting.

    • jampang Februari 7, 2014 / 05:22

      😛

      betul banget, mas

  14. Goiq Februari 7, 2014 / 00:16

    hahahahahaha.. aku sering dibeginiin sama adikku…

    • jampang Februari 7, 2014 / 05:23

      😀
      berarti harus sama-sama diupgrade nih pengetahuan kita berdua… paling nggak kosa kata ditambah

  15. aqied Februari 7, 2014 / 05:27

    Hihihi temen aku ad yg lucu. Stelah nikah kan dia ditinggal si bojo kuliah ke Paris, dia nya kuliah jg di Jakarta. Yg diParis ono suka nge whatsapp pke bahasa2 sono yg aneh2 n gak dia ngerti. Bukannya google translate kek ya minimal, malah di forward ke aku suruh nerjemahin skalian mikirin jawabnya apa. Aneh

    • jampang Februari 7, 2014 / 05:33

      nah lho…. untung punya teman baik yah… jadi diterjemahin sesuai dnegan kalimat dan jawabannya pun demikian 😀

      kasih tahu aja supaya pake google translate

      • aqied Februari 7, 2014 / 05:37

        Sudaaaah. Dulu sih awal2 nikah gitu. Skarang ud enggak. Kan jd geli sendiri ya tuh pesan kan maksudnya biar yg baca bojo ny aja. 😉

      • jampang Februari 7, 2014 / 05:42

        syukurlah.
        iya lah, masa buat orang lain 😀

  16. rhey Februari 7, 2014 / 13:10

    suami saya juga suka gitu gak bisa bedain bahasa,, suka buyar romantis2sannya gegara gak paham.. jadi gemes heheh
    paling ngakak yang terakhir flat disamain sama plain….. 😀

    • jampang Februari 7, 2014 / 13:50

      ya flat itu kan artinya rata… jadi ya mikirnya nggak ada rasanya… rata aja gitu

      *alasan*

  17. nengwie April 18, 2014 / 13:20

    Hihihi…bangun tidur ketawa dan bingung nebak bintang2nya 😀

    • jampang April 18, 2014 / 18:37

      Kayanya produknya cuma ada di indonesia aja, teh. Jd nggak terkenal di jerman

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s