[I’m In] Sebuah MLM Kebaikan

wanita-tips.com

Pertama kali mendengar istilah MLM ketika saya duduk di bangku kuliah. Tepatnya di tingkat dua. Semester tiga atau empat. Saat itu ada seorang teman sekelas yang sudah mengikuti MLM dan memperlihatkan brosurnya serta menjelaskan bagaimana cara kerjanya. Di dalam brosur atau coret-coretan teman saya itu terdapat sebuah skema seperti gambar di atas. Jika tidak salah ingat, produk yang MLM yang diikuti teman saya itu berupa produk kecantikan atau kesehatan. Sabun mandi salah satunya. Produknya oke banget, kata teman saya itu.

Untuk menjadi anggota MLM tersebut, seseorang harus memberikan investasi sekitar lima ratus ribu rupiah. Selanjutnya, anggota baru itu harus mencari anggota baru lainnya alias downline agar dirinya mendapat bonus. Begitu seterusnya hingga ke bawah. Makin banyak memiliki downline yang aktif, maka makin banyak bonus yang diperoleh.

Saya belum tahu hukum MLM tersebut dalam kajian fiqih. Yang jelas, saat itu saya tidak tertarik dan tidak ikuta-ikutan. Saya sadar diri kalau kemampuan saya dalam mengajak atau memprovokasi orang lain untuk melakukan sesuatu tidak begitu bagus. Di belakang hari, saya baru tahu jika bisnis MLM yang mengandung unsur money game seperti itu hukumnya seperti apa. Alhamdulillah, saya terhindar.

*****

Ada balasan atas setiap perbuatan. Seperti itulah mungkin ketentuan yang berlaku di dunia ini. Apa yang diperbuat oleh seseorang, entah itu berupa kebaikan atau keburukan, maka akan ada balasan serupa yang akan diterimanya. Entah balasan secara kontan  atau pun di waktu-waktu berikutnya. Entah dari orang yang sama atau dari orang yang berbeda. Intinya, akan ada hasil yang didapat atas apa yang diperbuat.

Di dalam salah satu episode serial kartun Detektif Conan yang pernah saya saksikan, sang tokoh utama mengucapkan sebuah kalimat berkata kepada seseorang, “Tak penting dari mana pengetahuan itu kau dapat, yang terpenting adalah di mana pengetahuan itu kau terapkan”. Dari kalimat tersebut, saya menangkap sebuah pesan untuk berbagi. Berbagi apa saja yang dimiliki selama itu memberikan manfaat dan kebaikan.

Bila saya melakukan atau berbagi kebaikan kepada anda, lalu beberapa waktu kemudian anda membalas kebaikan serupa kepada saya, itu adalah contoh bahwa kebaikan berbalas kebaikan dari orang yang sama dan hanya terjadi di antara dua pihak. Mungkin akan menjadi hal yang lebih baik lagi jika kebaikan itu mengalir dari satu kepada seseorang, kemudian seseorang tersebut melanjutkan kebaikan itu kepada orang lainnya dan begitu seterusnya. Pay it forward, mungkin itu istilah yang cocok untuk menyebutnya. Istilah lain yang pernah saya dengar dan saya gunakan dalam sebuah tulisan untuk hal yang serupa adalah MLM kebaikan.   Entah cocok atau tidak.

Dari ketiga poin atau paragraf di atas, maka saya mengajak rekan-rekan blogger untuk mencoba langsung mempraktekan konsep “Pay it Forward” atau “MLM Kebaikan” di atas. Caranya adalah, lima orang pertama yang meninggalkan komentar di bawah postingan ini dengan memasukkan kalimat “I’m in!”  di dalam komentar tersebut akan mendapatkan hadiah dari saya. Bentuknya terserah saya. Selanjutnya, kelima orang tersebut membuat postingan seperti  ini atau cukup meng-copas paragraf berbahasa inggris di akhir postingan ini dan memberikan hadiah kepada lima orang komentar di blognya yang menuliskan “I’m in!” seperti yang saya lakukan di dalam postingan ini. Dan begitu seterusnya.

ARE YOU IN?

I’m participating in the Pay-it-Forward initiative.

The first 5 people who comment on this status with “I’m in” will receive a surprise from me at some point in this calendar year – anything from a sweet dessert, a lovely CD, a ticket, a book or just absolutely any surprise I see fit!

There will be no warning and it will happen when I find something that I believe would suit you and make you happy!

These 5 people must make the same offer in their status (FB or Path or Twitter, etc.) and distribute their own joy.

Simply copy this text onto your profile, (don’t share) so we can form a web of connection and kindness.

Let’s do more nice and loving things for each other in 2014, without any reason other than to make each other smile and show that we think of each other.

Here’s to a more enjoyable, more friendly and love-filled year!

source : http://danirachmat.com


Tulisan Terkait Lainnya :

9 respons untuk ‘[I’m In] Sebuah MLM Kebaikan

  1. eda Februari 24, 2014 / 08:48

    Jd ini bikin atau cuma menjelaskan postingan yg lagi rame itu? Hihi..

    Kalo bikin juga, count me in! *tetep ga mau rugi*

  2. pinkvnie Februari 24, 2014 / 13:02

    Cb ahhh … Bnr ngga cm nulis “I’m in” ini ja ??? 😀

    • jampang Maret 7, 2014 / 07:48

      silahkan buat postingan seperti di atas atau cukup copy paste aja tulisan berbahasa inggris di bagian akhir. dan melanjutkan memberikan hadiah ke lima orang lainnya 😀

  3. capung2 Februari 24, 2014 / 14:31

    sya mo nanam kebaikan ama siapa aja.. tpi gag hrs I’m in kan?! 😀

  4. pinkvnie Februari 25, 2014 / 20:42

    MLM itu mmg gmn hkmnya ya? Coz saya byk ikut MLM.
    Tp saya ngga pny downline krn ngga pintar memprovokasi.

    • jampang Februari 26, 2014 / 05:29

      tergantung jenis MLM. kalau yang ada unsur money game-nya, haram. silahkan googling aja di sumber yang terpercaya

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s