Cinta? Ungkapkan!

 

love wallpaper

Pagi ini, saya mempersiapkan diri lebih awal. Sebab kemarin saya terlambat tiba di kantor. Sekitar pukul enam pagi saya sudah mulai sarapan, meski belum mandi :D. Saya nyalakan televisi. Setelah gonta-ganti saluran namun tidak menemukan berita olahraga, mungkin karena banyaknya iklan yang ditayangkan, pilihan saya jatuh pada acara siraman rohani “Mamah & Aa Beraksi”. Topiknya, seputar kehidupan berumah tangga. Tentang cinta. Tentang memelihara cinta dengan kemesraan.

Cinta, adalah anugerah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang salah satunya dirumbuhkan dalam hati dan jiwa setiap pasangan suami-istri. Selain dirasakan, cinta juga perlu diungkapkan. Tentunya setiap pasangan memiliki cara masing-masing untuk mewujudkan ungkapan cinta tersebut. Bisa dengan kata-kata, bisa pula dengan perbuatan.

Bagi sebagian istri, ungkapan cinta bisa dirasakannya melalui peluh keringat di tubuh sang suami sehabis bekerja. Ungkapan cinta sang suami juga bisa dirasakannya manakala dirinya merasakan telapak tangan sang suami yang kasar dan kapalan akibat kerja keras sang suami untuk memenuhi kebutuhan dan keperluan rumah tangga.

Bagi sebagian suami, ungkapan cinta bisa dirasakannya melalui sambutan hangat sang istri ketika membukakan pintu saat dirinya pulang ke rumah sehabis bekerja seharian. Ungkapan cinta sang istri juga bisa dirasakannya manakala dirinya menikmati sarapan atau makan malam yang sudah dipersiapkan oleh sang istri.

Bagi sebagian istri dan suami yang lain, rasa cinta juga perlu diungkapkan dalam bentuk kata agar bisa terdengar dengan kedua telinga.

Dalam ceramah pembukanya, Mamah Dedeh memberikan contoh bagaimana mengungkapan cinta dan menjaga kemesraan di antasa suami-istri. Mengatakan “I love You” atau “Aku mencintaimu” dan memberikan pelukan adalah dua contoh yang saya ingat dari acara tersebut.

Adakah seseorang yang merasa tidak senang jika mendengar kalimat “I love You” atau “Aku mencintaimu” yang diucapkan oleh suami atau istrinya? Adakah seseorang yang merasa tidak senang jika mendapat pelukan hangat dari suami atau istrinya?

Mungkin saya harus belajar dari pengalaman hidup yang dialami oleh Zul dan Sali. Dalam coretan berjudul “Akan Selalu Ada Cintaku Untukmu”,  Zul menyadari bahwa terkadang, mengungkapkan cinta dengan kata-kata itu perlu. Romantis dan mesra itu adalah bumbu dalam kehidupan rumah tangga agar terasa lebih nikmat untuk dijalani. Namun di lain kesempatan, Zul juga menyadari bahwa ungkapan cinta dalam jalinan kata, kadang tidak selalu terbalas, sebagaimana kisah mereka dalam “Lelaki dan Ungkapan Cinta”.

Ketika ungkapan cinta dan sayang tidak dibalas dengan cara atau media yang sama, perlu disadari bahwa hal tersebut bukan berarti sang suami atau istri tidak menyimpan rasa cinta di dalam hatinya. Hanya saja, setiap orang itu adalah unik dan memiliki cara tersendiri untuk mengungkapkan perasaannya.

Lantas, bagaimana Anda mengungkapkan cinta kepada suami atau istri Anda?


Tulisan Terkait Lainnya :

40 respons untuk ‘Cinta? Ungkapkan!

    • jampang September 3, 2014 / 13:33

      ya jangan tanya balik donk 😀

      • ayanapunya September 3, 2014 / 14:56

        soalnya kan saya belum nikah 😀

      • jampang September 4, 2014 / 07:40

        kalau gitu nanti aja prakteknya. sekarang prakteknya ke keluarga aja

  1. danirachmat September 3, 2014 / 12:46

    Langsung bilang ke orangnya trus habis itu dipeluk dan selanjutnya dan selanjutnya Bang. Huehehehe..

    • jampang September 3, 2014 / 13:33

      😀

      padahal tidak selalu mesti ada kelanjutannya lho, mas

      • danirachmat September 3, 2014 / 14:29

        Hahahaha. Iya Bang, tidak harus ada kelanjutannya.

      • jampang September 3, 2014 / 14:29

        kalau ada bisa ketahuan ada maunya 😀

  2. Tita Bunda Aisykha September 3, 2014 / 13:34

    Oh iya bang,,setuju bgt,,klo aku tipe ungkapkan! Klo suami ngga,,dg cara lain dn kdg2 jengkel jg siih,,tp lama2 biasa aja 🙂

    • jampang September 3, 2014 / 13:37

      ya asal sudah tahu sama tahu kan nggak jadi masalah, mbak

    • A. A. Muizz September 3, 2014 / 22:12

      Wah. Sama kayak saya, Mbak. Dan biasanya ini membuat istri sebel. 😀

      • jampang September 4, 2014 / 07:54

        diatur aja, mas biar sama-sama enak 😀

  3. Kakmoly September 3, 2014 / 15:37

    Wah, kalau tiap hari dapat puisi cinta, gimana dong mas?
    Bisa overdose juga kali yaa :-))

    • jampang September 4, 2014 / 07:45

      nah, itu juga udah dijelaskan di link coretan “Akan Selalu Ada Cintaku Untukmu”, mbak 😀

  4. Vinda Filazara September 3, 2014 / 15:57

    Kata orang, Hal-hal sesederhana itu sesungguhnya adalah penyegar cinta dalam hubungan kedua insan. Bukan begitu?

    Karena saya belum bersuami dan belum menjadi istri, maka saya belum berpengalaman secara langsung 😀

    • jampang September 4, 2014 / 07:45

      betul begitu.

      ilmunya sudah ada. tinggal nunggu waktu prakteknya 😀

    • jampang September 4, 2014 / 07:50

      kaya tangisan bayi… eeeaaaaa 😀

      • titintitan September 4, 2014 / 09:27

        eaaaa eaaaa eaaaa 😀

        *suara dd utun di perut minyu

      • jampang September 4, 2014 / 09:28

        😀

        belum kedengeran. tapi gerakannya udah berasa banget

      • titintitan September 4, 2014 / 09:51

        msh ngebatiin dd utunnya mas *ngaraang :))

      • jampang September 4, 2014 / 09:54

        😀

        iya kali yah

      • jampang September 4, 2014 / 10:25

        😀

  5. ysalma September 3, 2014 / 19:24

    katanya katakan cinta dalam bentuk tabungan juga ada 🙂

    • jampang September 4, 2014 / 07:52

      😀

      ya tergantung masing-masing pasangannya, uni

  6. rianamaku September 3, 2014 / 22:23

    aku jarang dengan ungkapan malah ngak pernah mas..
    Namun dengan cara menyiapkan segelas teh hangat di pagi hari udah sebagai tanda sayng juga kan ahahah…

    • jampang September 4, 2014 / 07:54

      nah, seperti saya bilang di atas, setiap pasangan beda-beda caranya. dan itu bukan masalah.

  7. Mas Djie September 4, 2014 / 04:32

    Alhamdulillah dapat ilmu baru,,, 🙂
    Maaf telat silaturrahimnya, kemarin kuota habis kepakek browsing tutorial. Jadi gak sempet deh komen di tutorial yang ini 😀 hehe Makasih ya kang ilmunya… 🙂 Sebagai calon suami, memang harus banyak mendengar kayaknya dari yang sudah berpengalaman 😀

    • jampang September 4, 2014 / 07:56

      pengalaman orang lain bisa jadi masukan. hanya saja dalam prakteknya perlu disesuaikan dengan kondisi diri dan pasangan. sebab masing-masing orang itu kan beda-beda. unik.

      • Mas Djie September 4, 2014 / 08:54

        Yup, itu pasti. Nanti tiggal dimodif aja kan? 😀

      • jampang September 4, 2014 / 08:58

        yup 😀

  8. edi padmono September 4, 2014 / 07:08

    Tidak semua orang mampu mengungkapkan cinta dengan kata-kata, namun bagi pasangan yang saling mencintai tentu tahu seberapa besar cinta pasangannya.

    • jampang September 4, 2014 / 07:57

      betul sekali, mas.
      terima kasih

    • jampang September 4, 2014 / 12:39

      yups…. kadang-kadang sesuatu yang tidak terucap akan lebih terasa 😀

  9. arip September 4, 2014 / 20:34

    Belum berkeluarga, tapi saya sering dengerin ceramah mamah Dedeh ini. 😀

    • jampang September 5, 2014 / 07:47

      dengerin ceramah kan bisa dapat ilmu 😀

  10. nazhalitsnaen September 5, 2014 / 21:13

    apa setiap orang mempunyai sisi romantisme yah? walau yah kadarnya beda-beda… kalau pasti ada perasaan rasa-rasanya menjadi sosok romantis pada suatu momen itu relevan juga yah…

    dan mungkin pendapat saya yang belum berpengalaman nih, ya dicoba untuk terus dinyatakan berulang kali perasaan cinta ke pasangan biar lebih langgeng gitu yah *sotoy 😀

    • jampang September 6, 2014 / 05:32

      itu kan sifat manusia. jadi semua orang punya, tapi bener, kadarnya beda-beda, nas. kan setiap orang itu unik. jadi setiap pasangan punya cara masing-masing dan penilaian sendiri-sendiri mengenai hal yg romantis itu seperti apa

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s