Refraction : A Night In Padang

Suatu Malam di Kota Padang
Suatu Malam di Kota Padang

Suatu malam di Kota Padang

Durian. Itulah yang saya dan rekan satu tim cari. Meski cuaca terasa dingin, sebab rintik hujan yang kemudian mereda menjadi gerimis masih menjamah bumi, tak menghalangi kami untuk keluar dari hotel tempat menginap menuju tempat para pedagang durian.

Tak butuh waktu lama, perjalanan kami pun akhirnya tiba di tujuan. Dari tempat parkir mobil, kami bisa melihat beberapa kios pedagang durian yang diterangi beberapa sumber cahaya, baik dari lampu kios maupun lampu penerang jalan.

Rintik gerimis masih terasa begitu kami keluar dari mobil. Permukaan jalan beraspal yang kamu lalui tentu saja masih basah. Akibatnya, kami bisa melihat cahaya dari banyak lampu yang dibiaskan oleh permukaan aspal tersebut. Kondisi yang mungkin belum tentu kami temui jika cuaca di malam itu cerah.

—oOo—

Foto di atas diambil oleh salah seorang rekan saya dalam satu tim. Saya pilih foto tersebut untuk meramaikan Weekly Photo Challenge minggu ini yang bertemakan “refraction” atau pembiasan.

Sebagai panduan, saya terjemahkan secara bebas dengan bantuan google translate kalimat yang menjelaskan poto yang sesuai dengan teman tantangan kali ini.

Untuk tantangan foto kali ini, tunjukkan kepada kami apa arti “refraction” menurut Anda. Mungkin bisa berupa gambar yang diambil di permukaan yang memantulkan, bisa berupa pembelokkan cahaya oleh sebuah objek, atau bisa berarti salah satu bahasan dari pekerjaan rumah matematika. Pilihan sepenuhnya terserah Anda. Aku tak sabar untuk melihat bagaimana Anda menafsirkan “refraction”.

Menurut saya, foto yang saya upload di atas cukup mewakili. Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda punya foto yang serupa?


Lihat Juga Koleksi Weekly Photo Challenge Lainnya :

20 respons untuk ‘Refraction : A Night In Padang’

  1. dani Oktober 18, 2014 / 07:29

    rame ya Bang malem-malem. Jadi inget pelajaran IPA jaman dulu, refraction. 😀

    • jampang Oktober 18, 2014 / 09:38

      kalau dulu contohnya kan pensil yang bengkok saat dicelupin ke dalam air yah

      • Tina Latief Oktober 18, 2014 / 12:28

        lalu foto tersebut refraksinya di mana mas? saya masih belum ngerti

      • jampang Oktober 18, 2014 / 12:36

        Mungkin memang nggak terlalu pas. Saya mrnafsirkan pembiasan cahaya lampu di atas jalan aspal yg basah itulah refraksinya. Sebab yg dicontohkan di dailypost adalah foto melalui sebuah meja kayu

  2. rianamaku Oktober 18, 2014 / 07:38

    Durian adalah buah favorite aku bisa aku makan 1 buah utuh sendiri, pernah loe dulu aku dan kawan kawan taruhan makan durian parung habis beberapa buah di makan sendiri.

    • jampang Oktober 18, 2014 / 09:38

      terus menang, mbak?

      • rianamaku Oktober 20, 2014 / 08:15

        Kalah aku cuna bisa makam 3 teman aku yg cowok 5

      • jampang Oktober 20, 2014 / 08:20

        waduh… nggak pusing makan sebanyak itu?

      • rianamaku Oktober 20, 2014 / 08:26

        Ngak mas tapi Enaaaaaak …

      • jampang Oktober 20, 2014 / 08:28

        😀
        saya suka tapi nggak bisa banyak-banyak.

      • jampang Oktober 18, 2014 / 12:39

        Padahal enak lho 😀

      • faziazen Oktober 19, 2014 / 12:05

        mahal dan aromanya…gak kuat bang

      • jampang Oktober 19, 2014 / 14:34

        iya seh. ada orang yang nggak suka durian sama sekali

    • jampang Oktober 18, 2014 / 16:28

      udah pernay nyoba yah? jangan-jangan pas nyoba yang belum matang 😀

      • edwinlives4ever Oktober 18, 2014 / 16:31

        Even the smell makes me want to vomit. I don’t even like durian-flavored ice cream.

      • jampang Oktober 18, 2014 / 16:35

        oooo…. paman saya juga ada juga yang begitu. nggak kuat sama bau durian

  3. Fahmi (catperku.info) November 14, 2014 / 23:19

    habis hujan ya mas itu? 😀 banyak durian di pinggir jalan bikin ngiler~ :9

    • jampang November 15, 2014 / 04:57

      iyah. habis hujan dan masih gerimis sedikit, memang tujuan kami malam itu nyari duren 😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s