Lelaki Dengan Cincin di Jarinya

rings-iconEntah musibah apalagi yang akan menimpa lelaki itu. Setelah ditinggal pergi oleh putri kecilnya yang menderita gagal jantung, secara beruntun kemalangan lain pun mulai menghampirinya. Pengkhianatan orang-orang terdekatnya, penipuan bisnis yang menyebabkan dirinya terbelit hutang, hingga kehancuran bahtera rumah tangganya.Hingga di suatu titik, lelaki itu merasa sebagai orang termalang di dunia. Dirinya hampir jatuh pada jurang keputusasaan.

Tubuhnya duduk lunglai. Sementara wajahnya bersembunyi di balik kedua telapak tangannya yang bertumpu pada kedua siku di atas meja.

Beberapa saat kemudian, lelaki itu mengangkat wajahnya, sementara jemari kedua tangannya bersatu di hadapannya, hingga salah satunya menyentuh benda berbentuk lingkaran di jari manis tangan kirinya.

Pikiran lelaki itu kemudian kembali ke masa lalu, ke masa di mana dia mendapatkan cincin perak itu dari salah seorang sahabat dekatnya.

Lelaki itu kemudian melepaskan cincin tersebut. Lalu memandanginya selama beberapa saat. Dan kedua matanya menangkap sebuah tulisan di bagian dalam cincin tersebut dan membacanya.

“yang ini pun akan berlalu”

—o0o—

Semangat hidup kembali menjalari jiwa lelaki itu. Harapan akan esok yang lebih baik kembali terpatri di dalam pikiran dan hatinya. Semuanya bisa, asal diusahakan. Insya Allah!

Lelaki itu bangkit dari keterpurukannya. Melompat tinggi dari jurang keputusasaannya. Asanya menguat kembali untuk menapaki jalan kehidupan.

Dan roda pun berputar.

Kini, lelaki itu sedang berdiri di hadapan banyak orang yang siap mendengarkan kata sambutan dari seorang pimpinan cabang perusahaan yang baru saja diangkat. Ya, lelaki itu berada di sebuah acara temu pisah para pejabat lama dan baru di sebuah perusahaan besar di negeri ini.

Agak sulit bagi lelaki itu untuk mengucapkan kembali kata-kata yang telah dia rangkai sebelumnya. Di balik podium, jemari tangannya bermain untuk menutupi rasa gugupnya.

Lelaki itu menundukkan wajahnya. Matanya menatap cincin perak yang sudah terlepas dari jari manisnya. Sebuah kalimat pendek yang tertulis di cincin tersebut kembali terbaca olehnya.

“yang ini pun akan berlalu”

Selepas membaca tulisan tersebut, lelaki itu mengarahkan pandangannya kepada seluruh orang yang hadir, lalu mengucapkan kalimat-kalimat yang jelas dan tersusun rapi. Kalimat-kalimat yang memang seharusnya dia ucapkan.

“Kullu man ‘alaihaa faan.”


Tulisan Terkait Lainnya :

22 thoughts on “Lelaki Dengan Cincin di Jarinya

  1. thetrueideas Desember 8, 2014 / 15:16

    dan tiap jiwa, akan mati…

    • jampang Desember 8, 2014 / 15:37

      dan hanya Allah yang kekal selamanya

  2. nengwie Desember 8, 2014 / 16:45

    Itu cincin perak apa emas Kang..?? Fotonya cincin emas bukan..??
    *salah fokus* 😀

    • jampang Desember 9, 2014 / 03:50

      asumsinya bukan, teh 😀

  3. adejhr Desember 8, 2014 / 17:15

    kirain loncat dari gedung. hehe

    • jampang Desember 9, 2014 / 03:50

      masa bunuh diri. itu kan dosa 😀

    • jampang Desember 9, 2014 / 03:50

      bukan. mungkin kalau ceritanya dilanjut, akan ada cincin kawinny 😀

  4. dani Desember 9, 2014 / 04:47

    selalu siap akan setiap sisi kehidupan ya Bang.

    • jampang Desember 9, 2014 / 04:53

      iya, mas. mungkin agar tidak lupa daratan ketika senang dan tidak lupa ingatan ketika susah

  5. hana Desember 9, 2014 / 07:31

    “yang ini pun akan berlalu” langsung mengingatkan saya pada salah satu cerita di buku ajahn brahm 🙂

    • jampang Desember 9, 2014 / 07:37

      cerita tentang apa itu mbak?

      • hana Desember 9, 2014 / 12:01

        hikmah ceritanya kira-kira sama om (sy manggil “om” ke hmpir semua member laki-laki FS yg legendaris 😀 ), saya baca di buku “cacing dan kotoran kesayangannya”

      • jampang Desember 9, 2014 / 13:10

        wah, member FS juga toh? udah lam saya nggak berkunjung ke sana.

        sepertinya cerita di buku itu bagus-bagus, seperti tentang bata yang jelek itu

  6. cumilebay.com Desember 9, 2014 / 10:39

    Semua akan berlalu meninggalkan bekas luka atau kebahagiaan :0)

    • jampang Desember 9, 2014 / 10:44

      bukan sebaliknya yah, luka atau kebahagiaan akan berlalu. eh sama aja kali yah

    • jampang Desember 9, 2014 / 13:12

      cuma dipake aja. tulisan di cincin itu diceritakan menjadi pengingat si pemakainya

  7. gegekrisopras Desember 10, 2014 / 08:37

    Kirain cincinnya mo dijual atau digadaikan, mas 😆 instan banget pikiran saya ini hahahah

    • jampang Desember 10, 2014 / 08:42

      😀
      beratnya nggak seberapa, mbak

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s