Lelaki dan Matahari II

horizon : sunset in meulaboh
horizon : sunset in meulaboh
bila memang harus melangkah
maka semakin banyak jejak yang terserak
ke segala arah
untuk berpijak
mungkin lelah
tapi kaki harus kuat menapak
mungkin goyah
namun harus bisa berdiri tegak
mungkin ada luka berdarah
namun pikir dan jiwa harus tetap bergerakbersama matahari
kubisa melihat bayang

bersama matahari
kubisa menemukan pohon rindang

bersama matahari
kubisa luas memandang

Catatan :
Dahulu, ketika tersebar kabar Multiply akan dibubarkan, saya mencari tempat baru untuk menulis. Salah satu yang menjadi pilihan adalah thoughts. Saya pun membuat akun di sana dengan alamat jampang[dot]thoughts[dot]com. Puisi di atas adalah postingan pertama di rumah tersebut yang kemudian menjadi satu-satunya postingan di sana. Akhirnya, rumah tersebut pun terbengkalai.


Baca Juga Puisi Lainnya :

4 respons untuk ‘Lelaki dan Matahari II

  1. Andik Taufiq Desember 17, 2014 / 17:30

    wah, saya juga punya poto yang mirip settingannya di halaman about… pose old fashioned, yang difoto sebenernya mataharinya, hehehe

    • jampang Desember 18, 2014 / 07:41

      itu juga matahari yang difoto. numpang siluet doank 😀

  2. capung2 Desember 18, 2014 / 09:51

    Moga matahari itu msh terus menghangatkan kt dgn sinarnya. 😀

    • jampang Desember 18, 2014 / 09:59

      dan juga memberi penerangan juga 😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s