Sabiq’s Diary : Tersenyum dan Tertawa

sabiq tersenyum dan tertawa

Bayi itu lucu. Ekspresi wajah bayi itu lucu. Bahkan ketika bayi memasang wajah cemberut, mau menangis, bahkan ketika menangis sekalipun, masih terlihat lucu. Mungkin, seperti itulah yang dirasakan dan dilihat oleh para orang tua ketika memandang wajah buah hatinya. Seperti itulah yang saya rasakan ketika melihat ekspresi wajah Sabiq.

Selain melihat wajah Sabiq dengan ekspresi diam, mau menangis, dan menangis, saya juga melihat adanya senyuman di wajah Sabiq. Beberapa kali. Bahkan saya juga pernah melihat Sabiq tertawa lebar hingga tubuhnya terlihat berguncang, meski tanpa bersuara.

Senyum dan tawa Sabiq biasanya hadir ketika dirinya sedang tertidur, mau tidur, atau beberapa saat ketika akan terjaga. Adakalanya pula ketika dirinya diajak bicara. Sesekali.

Orang-orang tua di lingkungan keluarga biasanya mengatakan bahwa senyum atu tertawanya Sabiq dan bayi-bayi pada umumnya karena ada malaikat yang menggodanya. Jika demikian, maka yang bisa melihat hanyalah si bayi saja. Mungkin, jika kejadian tersebut masih tersimpan di dalam memori bayi, maka kelak ketika dirinya sudah besar, dia akan menceritakan pengalaman yang mengagumkan tersebut. Nyatanya, saya belum pernah mendengar cerita demikian langsung dari sumbernya. Seingat saya, saya juga tidak ingat jika mengalami kejadian tersebut.

Ketika melakukan googling untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab bayi tersenyum atau tertawa, saya menemukan beberapa pendapat selain pendapat di atas.

Ada yang berpendapat, bayi tersenyum atau tertawa karena bayi mengeluarkan gas dari mulutnya, sehingga bayi tampak seperti tersenyum. Padahal, mulut bayi kadang terbuka kadang tertutup. Jika ada gas yang keluar saat mulut bayi terbuka, maka bayi tidak seharusnya tersenyum atau tertawa.

Pendapat lainnya menyatakan bahwa senyuman atau tawa bayi adalah sebuah gereakab refleks semata yang tidak disadari oleh bayi.

Ada juga yang mengaitkan senyum dan tawa tersebut dengan mimpi yang dialami bayi ketika tidur. Salah satu tahapan tdiur atau mimpi tersebut dinamakan REM (Rapid Eye Movement). Tahapan inilah yang menyebabkan otot wajah tertarik sehingga terciptalah senyuman atau tawa ketika tidur.

Seorang ilmuwan Jepang dari University of the Sacred Heart dan Primate Research Institute of Kyoto University pada tahun 2004 memvideokan 6 bayi tidur berusia 4 hari hingga 87 hari. Pada penelitian itu, didapatkan seorang bayi perempuan tertawa pada usia 17 hari dan bayi lainnya tertawa 1 hingga 4 kali ketika berusia 1-2 bulan. Kiyobumi Kawakami dari Sacred Heart menyatakan penyebab tertawa tersebut mungkin adalah emosi yang dialami bayi.

Pendapat-pendapat baru mungkin akan terlahir seiring perkembangan ilmu pengetahuan manusia terkait senyum dan tawa bayi. Namun yang pasti, saya selalu menikmati saat-saat ketika Sabiq tersenyum dan tertawa. Apapun penyebabnya. Saat ini, di usianya yang baru sekitar empat puluh harian, sensasi melihat Sabiq tersenyum atau tertawa melebihi ketika melihat aksinya yang lain.


Baca Cerita Lainnya :

30 thoughts on “Sabiq’s Diary : Tersenyum dan Tertawa

  1. mbaksalsa Januari 16, 2015 / 08:48

    selalu, bayi itu ngegemesin.. salam kenal dede sabiq.. 🙂

    • jampang Januari 16, 2015 / 09:12

      salam kenal juga 😀

    • jampang Januari 16, 2015 / 11:15

      semoga Allah menyegerakan untuk mendapatkan kepingan surga itu, mbak 😀

      • Hikari Azzahirah Januari 16, 2015 / 13:10

        aamiin ya robbal ‘alamiin.
        hatur nuhun pak…

      • jampang Januari 16, 2015 / 13:24

        sama-sama 🙂

  2. ira nuraini Januari 16, 2015 / 09:22

    punya bayi ituuu…menyenangkan… 🙂

    • jampang Januari 16, 2015 / 11:15

      iya mbak. buktinya banyak yg pengen 😀

  3. Adi Setiadi Januari 16, 2015 / 09:30

    senyum bayi yang manis mengubah lelah menjadi semangat, capek menjadi bergairah dan lesu menjadi segar 🙂

  4. limaumanes Januari 16, 2015 / 11:05

    Iya bang. Aku suka expresi yang kalau bayi mau nangis haha itu ngegemesin bgt. Sering d kerjain jg biar nangis haha

    • jampang Januari 16, 2015 / 11:17

      😀
      saya juga kalau sabiq nangis nggak langsung didiamin. tapi dilihat-lihat dulu.

  5. adienesia Januari 16, 2015 / 13:12

    semoga selalu jadi anaknya ceria dan periang Pak 😀

    • jampang Januari 16, 2015 / 13:24

      aamiin. terima kasih doanya 😀

  6. ysalma Januari 16, 2015 / 15:16

    Bayi itu juga menularkan senyum bagi siapapun yg melihatnya 🙂

    • jampang Januari 16, 2015 / 15:53

      bahkan ketika menangis 😀

  7. Firsty Chrysant Januari 16, 2015 / 17:00

    Bayai emang selalu ngegemesin yaaa… Kaya aku, yang aku kangenin di rumah adalah keponakan2ku yang lucu2 banget… 🙂

    • jampang Januari 16, 2015 / 20:50

      iya uni. betul sekali 😀

  8. zizadesita Januari 17, 2015 / 03:17

    Senyuman bayi masih jujur, masih murni,
    insyaAllah karena seneng, apalagi kalo deket ibunya..
    Bapaknya jangan mau kalah, harus deket ke bocah juga biar sering dapet senyumannya.
    Very valuable things.

    • jampang Januari 17, 2015 / 05:16

      iya mbak. bahkan ada artikel yang bilang kalau anak yang dekat sama ayahnya akan lebih sukses di masa depannya

      • zizadesita Januari 17, 2015 / 06:03

        Kalo sukses enggaknya, menurutku itu takdir Bang.
        Tapi yg jelas, waktu akan cepat berlalu dan gak bisa diulang buat nguyel2 mereka pas bayek gini.
        Anak2ku berasanya tau2 aja udah gede, udah gak mau diciumin emak bapaknya, hehe

      • jampang Januari 17, 2015 / 06:41

        mungkin maksud artikel itu, kedekatan akan membantu sang anak dalam menghadapi masa depan dengan bekal yg lebih baik. setelah dia berusaha, lalu berhasil atau gagal, barulah menjadi takdir.

        iya mbak. saya juga ngalamin dengan anak pertama saya, udah nggak mau dipeluk, cium, atau gendong lagi 😀

      • zizadesita Januari 17, 2015 / 07:27

        Setuju, krn sy gak baca artikel lengkapnya jd miskom.
        Maaf ya.
        Syaikhan ya?
        Hehe, gpp, insyaAllah masih ada bentuk lain dr kssih sayang kita.

      • jampang Januari 17, 2015 / 10:24

        saya juga cuma baca judulnya doank sama penjelasan kontak yang sharing 😀

        iya. syaikhan

      • zizadesita Januari 17, 2015 / 20:37

        Salam buat Syaikhan yo Bang..buat mb Minyu dan Syabiq juga.
        Sering tersenyum lah..

      • jampang Januari 17, 2015 / 21:11

        yup. senyum kan ibadah 😀

  9. MS Januari 17, 2015 / 21:23

    Sabiq imut banget .., pipinya pengen dicolek

    • jampang Januari 17, 2015 / 21:25

      😀
      saya seneng pencet idungnya. soalnya habis itu reaksi mukanya lucu dan bikin saya ketawa

      • MS Januari 17, 2015 / 21:37

        bapake iseng banget sih

      • jampang Januari 18, 2015 / 05:54

        😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s