Aku dan Puisi Pendek : Taubat, Tak Fana Lagi, dan Jeladri

..:: Taubat ::..

terperanjat, akan kilasan masa yang baru saja berkelebat
tercekat, akan laju detik yang berputar bagai kilat
pekat, karena hujan debu di hati yang semakin lebat
cepat, sebelum lidah dan kerongkongan menjadi pedat
terlambat, ketika pintu itu tertutup rapat
tersesat, menyusul masa di mana kiamat sudah dekat

..:: Tak Fana Lagi ::..

sah!
cintaku merangkul sayangmu
mengabadikan nafsu yang fana
kasihmu memeluk asmaraku
mengekalkan tujuan yang sementara
maka berkekalan kita di jannah

..:: Jeladri ::..

jeladri itu bergejolak
tak henti-henti memuntahkan ombak
hingga menerjang geladak
membelah bahtera yang sedang mengembangkan layar
memisahkan sepasang jiwa yang pernah berikrar
untuk menyatukan asa dan cita yang berpendar

..:: Jeladri (2) ::..

apa yang kau lakukan di tengah jeladri
melarung sesaji
mengharap berkah akan keluar dari dasarnya
berupa ikan-ikan yang terjebak di dalam jala
padahal keramat tersuci ada di rumahmu
di mana surga ada di bawah telapak kakinya sudah menunggu


Baca Juga Puisi Lainnya :

15 thoughts on “Aku dan Puisi Pendek : Taubat, Tak Fana Lagi, dan Jeladri

    • jampang Februari 10, 2015 / 07:46

      terima kasih, mbak

  1. itsmearni Februari 10, 2015 / 05:03

    Yang dalam foto itu tulisannya mas Rifky kah?
    Bagus euy tulisannya

    • jampang Februari 10, 2015 / 08:42

      iya mbak. kalau lg bagus… ya tulisan saya bagus πŸ˜€

  2. Mas Djie Februari 10, 2015 / 09:45

    Nikmat sekali,,, hmmm…. πŸ˜€

    • jampang Februari 10, 2015 / 10:32

      selamat menikmati πŸ˜€

      • Mas Djie Februari 14, 2015 / 11:08

        Hahaha… Thanks Katsir πŸ˜€

  3. dani Februari 10, 2015 / 09:50

    Rangkaian katanya keren..

  4. Ave Ry Februari 10, 2015 / 12:27

    Aduh…. puisi dengan diksi yang pas, bernas! Bagi2 tipsnya donk pak, bisa menghasilkan karya banyak begitu, kalau dilihat dari judulnya sih, serasa isinya penuh untaian kata2 yang puitis ^^

    • jampang Februari 10, 2015 / 17:24

      terima kasih, mbak.
      yang saya lakukan ya menulis dan menulis apa yang ingin saya tulis.
      mau bagus atau nggak, ya tulis aja dulu.

  5. riemikan Februari 10, 2015 / 22:34

    Wiiiiihh ternyata selain piawai buat cerpen, jago pula ngarang puisinya. Multi talented banget ya!!

    • jampang Februari 11, 2015 / 05:49

      πŸ˜€
      terima kasih, mbak. tapi hasilnya ya…. gitu deh

      • riemikan Februari 11, 2015 / 09:43

        Keren kok!

      • jampang Februari 11, 2015 / 21:17

        πŸ˜€
        terima kasih… terima kasih

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s