Secangkir Kopi Manis dan The Power of Kepepet

hadiah the power of kepepet dan secangkir kopi manis

Suatu sore di minggu lalu, ketika berada di dalam kamar, saya mendapati sebuah bingkisan terbungkus kertas berwarna coklat yang tergeletak di samping lemari. Dari penampakannya, saya bisa menebak bahwa isinya adalah buku. Dan ternyata benar. Isi di dalam bungkusan tersebut adalah dua buah buku yang berjudul “Secangkir Kompi Manis” dan “The Power of Kepepet”.

Sejujurnya, saya tidak mengira akan mendapatkan kiriman hadiah kedua buku tersebut. Sebab saya tidak merasa mengikuti lomba, kemudian menang dan mendapatkan hadiah. Malah, hadiah yang saya harapkan segera saya terima karena dalam sebuah kuis belum juga saya terima. Ketika rezeki dari pintu lain tidak datang, maka akan datang rezeki dari pintu yang lain. Saya pikir, kira-kira seperti itulah yang saya alami. Ahamdulillah.

Mengapa saya tidak mengira akan mendapatka hadiah buku lalu mendapatkan kedua buku tersebut? Berikut ceritanya.

Pada tanggal 1 Februari 2015, saya medapatkan sebuah email dari seseorang yang sebelumnya belum pernah saling berkirim email. Namun kami pernah saling berkunjung dan berkomentar di blog masing-masing. Isi email tersebut sebagai berikut :

Assalaamu ‘alaikum ww.

Bang Arif (jampang), saya mau kirim buku. Masih ada 2 eksemplar lagi buku yang mau saya bagi seperti yang ditulis di blog saya. Saya minta alam. Nanti bukunya saya kirim.

Salam,

Alris.

Agak kaget juga saya membaca email tersebut. Perasaan saya tidak mengikuti sebuah lomba dan menang atau melakukan sesuatu yang menyebabkan saya mendapatkan hadiah buku seperti yang disebutkan di email tersebut.

Saya membalas email tersebut denga data alamat lengkap saya. Pantang menolak rezeki. Begitulah yang ada di dalam benak saya. Setelah mengirim alamat tersebut, saya kemudian menceri-cari blog yang dimiliki oleh si pengirim email untuk menelusuri isi blog yang dimaksud dan mengecek apa yang saya lakukan di blog tersebut.

Lalu terdamparlah saya di sebuah postingan blognya Mas Alris yang berjudul “Kue-kue yang Bikin Sakau”.  Postingan tersebut kurang lebih bercerita tentang kue yang harganya murah namun sangat menggugah selera. Saya sempat meninggalkan pesan di kolom komentar di blog tersebut. Namun tidak menyinggung soal hadiah buku yang ternyata di sebutkan di bagian akhir postingan tersebut.

Beberapa hari kemudian, dua buah buah buku yang judulnya sudah saya sebutkan di atas tiba di rumah saya. Dua buah buku motivasi.

Saya baru membuka salah satu bukunya. Buku yang menggambarkan bagaimana keinginan sang penulis untuk bisa menikmati secangir kopi manis di pagi hari di teras rumahnya sambil membaca koran. Santai. Tanpa ada tekanan. Tanpa ada ketergesa-gesaan seperti orang-orang yang dilihatnya berjalan dengan terburu-buru karena takut akan terlambat untuk tiba di kantor. Takut ditegur dan dimarahi atasannya. Takut karena jika terlambat, mereka akan mendapatkan sanksi dalam berbagai bentuk dan tingkatan.

Baru itu yang bisa saya sampaikan tentang buku yang saya terima. Buku yang baru saya baca beberapa halaman saja. Buku yang merupakan hadiah yang tak pernah saya duga sebelumnya.

Terima kasih, Mas Alris.


Tulisan Terkait Lainnya :

33 thoughts on “Secangkir Kopi Manis dan The Power of Kepepet

  1. GloryGrant Februari 10, 2015 / 17:46

    wah, asyik dapat buku. dibikin reviewnya mas biar pembaca blog tau apa isi bukunya. 🙂

    • jampang Februari 10, 2015 / 19:15

      pengennya begitu, mbak. tapi…… *mengehela napas*

  2. Gara Februari 10, 2015 / 17:58

    Wihihi, rezeki memang tidak akan lari kalau sudah takdirnya, Mas :hehe
    Selamat atas hadiahnya. Setuju, dibuat review-nya supaya kita bisa merasa ikut membaca hehe…

    • jampang Februari 10, 2015 / 19:14

      iya. betul.
      terima kasih.
      rada kurang pede buat bikin review, apalagi jarang bisa sanggup nyelesain bacaan buku. pengennya seh ya, ngeramein kategori review… 😦

      • Gara Februari 10, 2015 / 19:19

        Wah, dicoba dulu, Mas. Hehe.
        Ayo semangat! :hihi

      • jampang Februari 10, 2015 / 19:20

        yang jelas yang pertama saya lakukan ada baca dulu bukunya 😀

  3. zilko Februari 10, 2015 / 18:45

    Wah, asyiknya dapat rezeki 😀 .

  4. Ryan Februari 10, 2015 / 19:53

    Wah. Asikk dpt buku.
    Secangkir kopi manis dah baca mas. Enak memang bacanya. Santai.

  5. Aulia Fitri Februari 10, 2015 / 20:00

    Asyik nih dapat buku hadiah bg jampang ya 😀

    • jampang Februari 11, 2015 / 05:48

      alhamdulillah 😀

  6. alrisblog Februari 10, 2015 / 22:50

    Sebenarnya buku itu sudah lama mau dibagi-bagi lewat GA. Tapi entah kenapa, hampir setahun, GA di blog saya gak pernah ada karena memang gak ada posting baru. Sampai suatu saat membaca tentang memberi, kalo mau memberi, ya, beri aja. Gak usah disangkutpautkan dengan hal lain. Lalu saya ingat ada buku2 yang sudah lama dibeli tapi belum sempat diberikan. Jadilah saya kirim buku itu ke orang-orang yang saya pilih secara acak, termasuk salah satunya bang Jampang. 🙂

    • jampang Februari 11, 2015 / 05:50

      oh begitu ceritanya. alhamdulillah, saya termasuk yang dipilih.
      sekali lagi terima kasih mas alris

  7. Rivanlee Februari 10, 2015 / 23:22

    eh bagaimana itu buku yang secangkir kompi manis? bagus kah?

    • jampang Februari 11, 2015 / 05:51

      saya belum baca mas… baru beberapa halaman depannya aja. jadi belum bisa kasih penilaian 😀

  8. naniknara Februari 11, 2015 / 09:12

    Menunggu review selengkapnya
    *Ayo segera selesaikan bacanya, lalu tulis reviewnya

    • jampang Februari 11, 2015 / 21:17

      mudah2an bisa mbak 😀

  9. Eka Novita Februari 11, 2015 / 10:35

    Asik dapat buku, template baru nih bang. Enak ngeliatnya, berkesan bersih.

    • jampang Februari 11, 2015 / 21:18

      alhamdulillah.
      iya template baru. masih bersih karena belum ditambahin apa2 😀

  10. jan Februari 11, 2015 / 14:00

    wah enaknya yang dapat buku gratis. 🙂
    giliran saya kapan, ya? :v

    • jampang Februari 11, 2015 / 21:20

      kopi 😀
      nulis judulnya aja udah typo
      hadeuuuh

  11. Attar Arya Februari 11, 2015 / 16:34

    Ho oh, kompi apa kopi? Bagaimana pun, selamat deh dapat rejeki. 🙂

    • jampang Februari 11, 2015 / 21:22

      kopi maksudnya 😀
      terima kasih, bang

  12. rianamaku Februari 11, 2015 / 19:13

    Waaah Alhamdulilah dapat rejeki lagi ya mas, kompi itu opo mas…? Apa kopi tapi bahasa lain.

    • jampang Februari 11, 2015 / 21:25

      saya salah ketik, mbak 😀

  13. A. A. Muizz Februari 11, 2015 / 21:09

    Asyiiik… 🙂

  14. Pamela Fitrah Februari 12, 2015 / 05:55

    bukunya kayaknya bagus yaa ada kata “kopi” nya hahaha analisa yg aneh
    pinjem dong

    • jampang Februari 12, 2015 / 12:56

      ambil sendiri yah 😀

    • jampang Februari 12, 2015 / 13:07

      coba aja BW, siapa tahu dapat 😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s