[FF250Kata] Sungai Pembawa Petaka

dua kuda

“Lihat sungai itu!”

“Aku melihatnya.”

“Pastinya terasa segar jika berendam sejenak. Kau mau mencobanya?”

Aku bisa membayangkan segarnya air sungai itu ketika menyapa seluruh tubuhku. Tapi kami tidak mungkin berendam di dalamnya. Ada tugas yang harus segera kami tunaikan.

“Kau jangan macam-macam!” kucoba mengingatkan kawanku yang sudah berada di tepi sungai. Kedua kaki depannya sudah terendam.

“Kawan, mana jiwa petualanganmu? Apa kau tak ingin merasakan hal yang baru?” dia mencoba mempengaruhiku.

“Tapi kita harus segera mengantarkan barang bawaan ini kepada tuan kita,” kuingatkan sekali lagi.

“Aku tahu. Ini tidak akan lama.”

Kawanku tak menggubris peringatanku. Tubuhnya sudah terendam di dalam sungai.

Tak lama kemudian, dia berjalan ke tepi sungai.

“Segar sekali! Aku merasa mendapatkan kekuatan baru!” teriaknya sambil berlari mengelilingiku dengan cepat seakan tak merasakan beban yang dibawanya. “Kau tak ingin mencobanya?”

Aku tak menjawab. Ragu.

“Cobalah! Kau akan merasakan apa yang kurasakan. Jika tidak, kau akan jauh tertinggal di belakangku,” ejeknya sambil berlari dengan cepat meninggalkan diriku.

Kuputuskan untuk mengikuti jejak kawanku. Aku melangkah mendekati sungai lalu merendam semua tubuhku. Sesaat kemudian, aku membuktikan bahwa apa yang diucapkan kawanku memang benar. Air sungai ini segar sekali.

Tapi ….

Mengapa tubuhku terasa berat sekali? Apa yang terjadi?

*****

Tenagaku hampir habis ketika tiba di kediaman tuanku. Pandangan mataku langsung tertuju kepada kawanku yang merintih kesakitan.

“Dasar kuda bodoh! Kau telah membuatku rugi dengan menghilangkan semua gulaku!” teriak tuanku sambil mencambuk tubuh kawanku.

“Kau juga!” teriak tuanku ketika melihatku. “Kau telah membuat seluruh kain daganganku basah!”

Lalu sebuah cambukan mendarat di tubuhku.


Baca FF250Kata Lainnya :

26 thoughts on “[FF250Kata] Sungai Pembawa Petaka

  1. Gara Februari 12, 2015 / 07:35

    Oalah, yang cerita ternyata kuda…

    • jampang Februari 12, 2015 / 08:04

      iyah. di awal cerita sudah ada cluenya,kan?

      • Gara Februari 12, 2015 / 08:07

        Iya, di gambar itu… cuma saya tidak terlalu memperhatikan…

      • jampang Februari 12, 2015 / 12:58

        di cerita juga ada. clue “dua kaki depan”. artinya ada dua kaki belakang 😀

  2. chocoStorm Februari 12, 2015 / 08:29

    Kasihaaaann … teganya … teganya … teganyaa …

    • jampang Februari 12, 2015 / 13:01

      ya, tapi kan nggak asampe bunuh-bunuhan 😛

  3. darsonogentawangi Februari 12, 2015 / 08:55

    Keren bang ceritanya…
    ternyata kuda to?
    hehehe…
    ajib ajib ajib ….

    • jampang Februari 12, 2015 / 13:04

      terima kasih, mas. iya… begituah

  4. Ryan Februari 12, 2015 / 09:15

    Tampilan baruuu. Yayyy.
    Kelewat lg FF nya. Hiks.

    • jampang Februari 12, 2015 / 13:04

      iya. biar fresh 😀

  5. junioranger Februari 12, 2015 / 16:16

    Kudanya bisa hilir musik tanpa tuan ya?

    • jampang Februari 12, 2015 / 18:46

      yup. karena sudah dilatih sedemikian rupa. seperti merpati yang mengantakan surat 😀

  6. linda Februari 12, 2015 / 20:28

    udah dikasi clue aja saya ga nyangka ini kuda hahahah

    • jampang Februari 12, 2015 / 22:16

      kurang jelas clluenya yah? 😀

  7. zilko Februari 12, 2015 / 21:11

    Hahaha, dasar kuda-kuda yang nakal ya. Malah main-main dulu sebelum nganterin barang tuannya, hahaha 😆

    • jampang Februari 12, 2015 / 22:17

      mere ka ingin mengetahu hal baru 😀

  8. penuhcinta26 Februari 13, 2015 / 06:10

    Menarik. Point of viewnya dari si kuda.

    • jampang Februari 13, 2015 / 10:51

      terima kasih, mbak. beberapa kali saya bikin FF pake POV binatang 😀

    • jampang Februari 14, 2015 / 13:21

      nggak ada yang mengendarai kuda. kudanya sudah terlatih, tahu jalan, ya mirip-mirip sama merpati yang tahu jalan pulang

  9. jan Februari 18, 2015 / 21:02

    intinya, jangan dengerin omongan orang

    • jampang Februari 19, 2015 / 04:32

      apalagi jika belum tahu soal kebenaran serta sebab dan akibatnya

  10. istianasutanti Februari 21, 2015 / 05:01

    pantes aja jadi ringan ya, hihihi. btw mas, aku boleh minta alamat email gak ya? 😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s