[Tour of Duty] Semarang, Hari Kedua

Baca Cerita Sebelumnya : [Tour of Duty] Semarang, Hari Pertama

semarang - masjid agung jawa tengah

10 Februari 2015

Pukul empat pagi, alarm handphone saya berbunyi. Saya bangun dari tidur untuk mematikan alarm dan mengumpulkan kesadaran. Selanjutnya, saya aktifkan koneksi internet. Tak lama kemudian, handphone saya bersuara menandakan ada sebuah pesan WhatsApp yang masuk.

Saya buka pesan tersebut yang ternyata dikirim oleh atasan saya.

“Mau sholat subuh di masjid Agung?”

Begitu pesan yang saya baca. Saya tak sempat mengecek pukul berapa pesan tersebut terkirim. Yang jelas, saya langsung membalas pesan tersebut.

“Mau pak. Saya siap-siap dulu yah.”

Setelah menjawab, saya langsung menuju kamar mandi untuk mandi alakadarnya dan mengambil air wudhu.

Sekembali dari kamar mandi, saya mengecek lagi pesan di WhatsApp. Ada pesan baru dari atasan saya lagi.

“Rif, sorry saya udah jalan dari jam 3.30 tadi. Rifki kesini aja naik taxi cuman 15ribu. Saya udah di masjid.”

Gubrak!

Ternyata, pesan pertama dari atasan saya terkirim pada puku tiga lewat beberapa menit. Namun saya membacanya ketika pukul empat lewat.

Akhirnya saya berangkat sendiri ke Masjid Agung Jawa Tengah. Keluar hotel saya menunggu taksi yang ternyata memakan waktu cukup lama. Tak banyak taksi yang lewat di depan hotel. Bahkan, ketika adzan shubuh berkumandang, saya belum mendapatkan taksi. Saya baru mendapatkan taksi setelah adzan shubuh selesai dikumandangkan oleh muadzin dari masjid yang letaknya tak jauh dari hotel.

Beberapa menit kemudian, saya tiba di halaman Masjid Agung Jawa Tengah. Sepi. Karena masih memiliki wudhu, saya langsung menuju bangunan utama masjid. Dari kejauhan, saya melihat atasan saya sedang duduk di salah satu anak tangga. Ternyata, shalat shubuh berjama’ah sudah selesai. Saya ketinggalan. Segera saya shalat shubuh sendirian di ruangan masjid yang sangat luas itu.

Selesai shalat, saya dan atasan saya mengambil beberapa gambar bangunan Masjid Agung Jawa Tengah dan bangunan di sekelilingnya. Atasan saya yang mengambil gambar lebih banyak dengan kamera canggihnya. Foto di atas adalah salah satu satu hasilnya.

Setelah puas mengambil gambar, kami kembali ke hotel untuk mandi dan sarapan. Sebab pukul delapan kami akan kembali melaksanakan tugas. Perjalanan dari MAJT ke hotel kami tempuh dengan menggunakan taksi yang sudah saya ceritakan sebelumnya dalam coretan berjudul “Taksi : Cerita dalam Cerita”.

Tiba di hotel kami langsung sarapan. Pagi itu menunya adalah nasi goreng. Biarpun saya pernah membaca artikel yang membahas mengapa nasi goreng di hotel tidak ada yang rasanya enak, saya tetap menikmati sarapan nasi goreng pagi itu. Tidak baik mencela makanan yang sudah tersaji di depan mata. Apalagi dilakukan setelah semuanya masuk ke dalam perut.

Selesai sarapan, kami kembali ke kamar untuk bersiap untuk menyelesaikan tugas yang sudah dimulai sehari sebelumnya.

Selepas melaksanakan tugas, saya bergabung dengan anggota tim lain yang akan mencari oleh-oleh. Saya hanya menemani. Saya tidak mencari oleh-oleh hari itu karena tugas saya belum selesai dan belum waktunya kembali ke Jakarta. Keesokan harinya, saya akan melanjutkan perjalanan ke Surabaya.

Dokumentasi hari kedua di Semarang dapat dilihat di album berikut ini :

album semarang di hari kedua

 


Tulisan Terkait Lainnya :

40 respons untuk ‘[Tour of Duty] Semarang, Hari Kedua

      • nengwie Februari 18, 2015 / 10:59

        😁

      • jampang Februari 18, 2015 / 13:08

        keduax 😀

      • nengwie Februari 18, 2015 / 23:52

        😀

  1. nengwie Februari 17, 2015 / 22:48

    Waktu liburan di Jogja, hotelnya menyediakan sarapan yang bermacam-macaaaam….bahagia sekali pokoknya, pagi2 lihat macam-macam hehehe

    • jampang Februari 18, 2015 / 05:35

      bisa nyobain semuanya nggak, teh?
      saya pengen, cuma perut nggak cukup 😀

      • nengwie Februari 18, 2015 / 10:56

        Ya ngga bisa coba semua sih… Tp teteh ambil porsi kecil2 saja, nyicipin gitu, yg sekiranya terlihat enak..:)

      • jampang Februari 18, 2015 / 11:05

        cara yang benar begitu teh 😀

  2. mas huda Februari 17, 2015 / 22:53

    Wah.. g bilang kalo ada di Semarang, kan ane bisa kopdar…

    • jampang Februari 18, 2015 / 05:35

      yah, saya juga nggak tahu kalau mas di semarang

      • mas huda Februari 18, 2015 / 05:42

        Saya g di semarang sih tapi bisa ke semarang he he

      • jampang Februari 18, 2015 / 07:24

        oh… kemarin dari semarang ke kendal

  3. eviindrawanto Februari 17, 2015 / 22:54

    Dari foto yg di atas, kelihatan keagungan bangunan Masjidnya 🙂

    • jampang Februari 18, 2015 / 05:37

      foto di atas itu bangunan di bagian luar masjid, mbak. nah, di luarnya seperti itu, di dalamnya pasti lebih lagi 😀

  4. Gara Februari 17, 2015 / 23:45

    MAJT yang ada payung hidroliknya itu Mas ya? Hoo, keren…

  5. Pamela Fitrah Februari 18, 2015 / 00:53

    itu nasi goreng enak gak enak yg penting geretongan ya bang biasa klo d hotel kan dpt fee sarapan geretongan hehehe

    • jampang Februari 18, 2015 / 05:38

      betul, mpok. pokoknya dinikmati aja 😀

  6. zilko Februari 18, 2015 / 00:58

    Warna masjid dan langitnya membaur cantik 😀 .

    • jampang Februari 18, 2015 / 05:39

      apalagi diambil dengan kamera canggih 😀

  7. Andik Taufiq Februari 18, 2015 / 05:09

    Laporannya mantab bang… lanjutkan…

    • jampang Februari 18, 2015 / 05:41

      insya Allah akan ada beberap postingan lagi yang bentuknya seperti di atas, mas 😀

  8. gegekrisopras Februari 18, 2015 / 05:19

    Kalo lagi liburan di t4 lain dan kena waktu/hari ibadah pasti saya jg harus dateng ke gereja lokal, mas. Bersyukur udah dikasih kesempatan liburan 🙂
    Sama spt mas Jampang yg menyempatkan diri datang ke masjid.

    • jampang Februari 18, 2015 / 05:42

      iya, mbak. saya pikir kapan lagi. mumpung ada kesempatan 😀

  9. Ryan Februari 18, 2015 / 06:43

    Duh pagi2 baca soal nasi goreng. Jd pengen.

    • jampang Februari 18, 2015 / 07:24

      sarapan dulu sana 😀

      • Ryan Februari 18, 2015 / 07:25

        Hehehehe. Iya mas.

      • jampang Februari 18, 2015 / 08:41

        pagi-pagi yang agak2 mendung emang enak makan nasi goreng 😀

    • jampang Februari 18, 2015 / 07:25

      silahkan berkunjung ke sana 😀

  10. rianamaku Februari 18, 2015 / 11:21

    Waah aku juga pernah kesana saya ngak sholad disana..

    • jampang Februari 18, 2015 / 13:08

      saya lebih beruntung donk 😀

  11. Goiq Februari 19, 2015 / 15:22

    Sudah lama ngga ke Semarang.

    • jampang Februari 19, 2015 / 16:22

      dulunya sering yah?

  12. fanny fristhika nila Februari 27, 2015 / 21:16

    ah, mesjidnya cantik :).. udh kebayang sholat di dalamnya pasti betah dan khusyuk…aku selalu suka ama arsitektur mesjid yg megah2 bgini… betah deh berjam2 di dlam cuma utk ngeliat detil ukiran2nya.. ^o^

    • jampang Februari 28, 2015 / 05:49

      iya, mbak. di dalamnya juga bukan hanya ruangan utama. naik dan turun tangga masih banyak ruang lagi. saya aja sampe bingung keluarnya pas pintu utama ditutup 😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s