Wudhu di Tempat Wanita, Shalat di Tempat Pria, dan Susahnya Mencari Pakaian Bayi Laki-laki

shopping - mosque

Judulnya cukup panjang, tapi isi coretan ini mungkin tidak akan lebih panjang dibandingkan coretan-coretan sebelumnya. Dan berikut adalah ceritanya.

Setelah beberapa lama mencari pakaian untuk Sabiq, rupanya Sabiq merasa haus. Saya dan Minyu memutuskan untuk membawa Sabiq ke ruang mushalla perempuan saja agar Minyu bisa menyusui Sabiq. Hanya ruang mushalla perempuan yang kami kira cocok untuk tempat menyusui Sabiq. Lagi pula, kami belum tahu di mana letak ruang menyusui di ITC Permata Hijau.

Selagi menunggu Minyu menyusui Sabiq, saya duduk-duduk di luar mushalla. Lalu saya melihat seseorang yang akan melaksanakan shalat ashar. Seseorang dengan ciri fisik berambut agak panjang dan diikat, mengenakan kemeja lengan pendek, bagian dadanya agak menonjol, bercelana jeans ketat, serta mengenakan sandal dengan hak tinggi.

Seorang perempuan[?]

Saya merasakan ada kejanggalan dengan sosok yang baru saja melintas di hadapan saya itu.

Dia melangkah masuk ke tempat wudhu untuk perempuan, kemudian keluar. Selanjutnya dia melepas sandalnya di depan pintu mushalla laki-laki. Lalu dia masuk ke dalamnya.

Seorang anak perempuan beserta ibunya yang berdiri di pintu mushalla perempuan memandangnya dengan pandangan bertanya-tanya. Mereka tak bersuara.

Mungkin yang dipandang merasakan pertanyaan yang ada di benak anak dan ibu tersebut. Dia lalu menjawab, “kalau aku shalat di situ dan nyenggol, nanti kamu batal!”

Hadaanallahu wa iyyaahum ajma’iin.

Setelah Minyu selesai menyusui Sabiq, kami kembali menuju toko perlengkapan bayi. Nyatanya, kami kesulitan untuk mencari pakaian jenis jumper panjang untuk Sabiq. Kebanyakan yang tersedia jumper pendek ataupun jumper panjang dengan warna dan corak untuk bayi perempuan.

Di toko terakhir, Minyu juga mengalami hal yang serupa. Meskipun pada akhirnya bisa mendapatkan apa yang kami cari. Jumper panjang untuk Sabiq.

“Katanya, bayi yang lahir akhir-akhir ini banyak yang laki-laki. Jadi bajunya banyak yang nyari,” Minyu menyampaikan kepada saya apa yang dikatakan oleh pegawai toko soal penyebab berkurangnya stock jumper panjang untuk bayi laki-laki.

Sepertinya, penjelasan itu masuk akal. Sebab beberapa waktu sebelum dan setelah Sabiq lahir, saya dan Minyu mendapatkan lebih banyak kabar bayi laki-laki yang dilahirkan dibandingkan jumlah bayi perempuan.

Yang terpenting, kami mendapatkan apa yang kami cari untuk Sabiq.


Tulisan Terkait Lainnya :

29 thoughts on “Wudhu di Tempat Wanita, Shalat di Tempat Pria, dan Susahnya Mencari Pakaian Bayi Laki-laki

  1. Pamela Fitrah Februari 21, 2015 / 22:19

    jadi org yg solat itu bkn manusia jadi2an kan? #eh
    iya d sini juga banyak laki2 yg lahir bang tp sayangnya saya blom kebagian anak laki2 hehe

    • jampang Februari 21, 2015 / 22:23

      bukanlah. manusia beneran.
      mungkin nanti adiknya aliya laki-laki 😀

  2. alrisblog Februari 21, 2015 / 23:38

    Yang mau sholat itu mungkin jenis kelamin ganda, heheh.. Biasanya ada toko perlengkapan bayi yang diluar mall, apa disekitar Sukabumi situ gak ada?

    • jampang Februari 22, 2015 / 05:32

      mungkin masih mencari jati diri. semoga aja Allah memberinya petunjuk.

      ada. cuma kemarin ke mall karena sekalian survey mainan dan stroller. dan harga stroller juga lumayan 😀

  3. zizadesita Februari 22, 2015 / 00:23

    Coba cari di Mall Ambassador Bang, di lantai 2, Toko Premium, kemarin nyari jaket ama jumper buat bocah banyak disitu. Eh, online juga kayanya banyak.

    • jampang Februari 22, 2015 / 05:34

      sebenarnya toko di mall itu ada beberapa, mbak. cuma lagi habis stocknya. alhamdulillah di toko terakhir dapat juga yang dicari.
      kalau online masih belum sreg untuk pakain bayi. soalnya nggak megang bahannya

      • zizadesita Februari 22, 2015 / 07:57

        Iya sih, kalo online memang kelemahannya gak pegang bahan. Harus udah tau review sellernya juga.

      • jampang Februari 22, 2015 / 21:04

        yup. salah satu cara amannya begitu

  4. ayanapunya Februari 22, 2015 / 07:49

    Kirain tadi mas rifki yang terpaksa wudhu di tmpat wanita 😀

    • jampang Februari 22, 2015 / 21:03

      bukan, mbak. kalau saya, mungkin shalat di tempat perempuan juga…. jadi imam 😀

      • jampang Februari 23, 2015 / 07:30

        😀

  5. edi padmono Februari 22, 2015 / 08:15

    Jadi bingung….sebenarnya laki atau perempuan sih…. 😀

    • jampang Februari 22, 2015 / 21:05

      saya yakin dia laki-laki

    • jampang Februari 22, 2015 / 21:09

      iya, mbak. mungkin kepanjangan 😀

  6. Ryan Februari 22, 2015 / 22:43

    Baca berulang soal sosok misterius dan masih menjadi misteri bagi saya. Hahaha.

    Kalau mau bs pesan lewat tmn saya mas. Dia pny toko di Bogor, tp bisa kirim kok

    • jampang Februari 23, 2015 / 05:37

      mungki kalau melihat langsung nggak akan misterius, mas 😀

      terima kasih, mas. akhirnya sudah dapat juga

  7. Roro Wilis Februari 23, 2015 / 10:03

    Ternyata perempuan jadi2an tadi masih inget sholat ya ? mg ja sgr inget untuk berpenampilan laki2 seutuhnya hehehehe…

    • jampang Februari 23, 2015 / 10:14

      aamiin.
      semoga dengan seringnya ia shalat, semakin membuka pintu hati dan pikirannya untuk kembali kepada fitrahnya

  8. wiblackaholic Februari 23, 2015 / 10:25

    Corak untuk perempuan dan laki2 pengaruh ya bang? kalo fungsi dan bentuknya sama, selama bayi masih belum komplen sih gpp.. hehehehe

    • jampang Februari 23, 2015 / 10:30

      kemarin si pembelinya bilang seh itu untuk perempuan. saya nggak lihat jelas. tapi kalau seandainya coraknya bunga dan warnanya pink, ya saya nggak mau makein ke sabiq 😀

      kalau yang corak, warna, dan bentuknya umum… saya juga nggak masalah. ada juga baju sabiq yang warnanya pink, cuma polos, nggak ada corak atau motif tambahan

  9. damarojat Februari 23, 2015 / 18:33

    ah…ya…ya…
    semoga dia segera kembali ke jalan yg benar. untunglah di bahasa kita kata ganti orang ketiga tunggal hanya ‘dia’.

    • jampang Februari 23, 2015 / 21:13

      dia —> tidak membedakan laki atau perempuan maksudnya? beda dengan bahasa inggris dan arab yah?

    • jampang Maret 7, 2015 / 05:46

      sepertinya pegawai di salah satu toko… atau mungkin salon di tempat itu

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s