Aku dan Puisi Akrostik

aku dan puisi akrostik

Seolah tak mengenal jarak dan waktu
Engkau datang bak pemburu
Nan mengejarku tanpa letih
Juga tanpa belas kasih
Akankah kau segera menguap wahai RINDU?
—o0o—

Sepi kurasa di setiap detik yang berlalu
Entah kau juga menyadari perasaan itu
Nestapa ini menyesakkan kalbu
Jarak dan waktu telah memupuk RINDU
Akankah kau mengobatinya dengan sebuah perjumpaan?

—o0o—

Senyum manismu
Enggan tuk luruh
Namun ragamu
Jauh tak mampu kusentuh
Apakah ini yang dinamakan RINDU?

—o0o—

Semburat jingga di cakrawala
Endapkan gelora RINDU di dalam jiwa
Nampak wajah di pelupuk mata
Jelita bak putri raja
Anganku berkelana berharap jumpa

—o0o—

Setetes jatuh dari ujung dedaun
Embun penghapus kemarau menahun
Noktah luka terkikis hingga lenyap
Jawaban dari sebuah harap
Akan RINDU kehadiranmu

Ada yang dapat menemukan pola dari beberapa puisi pendek di atas selain bertutur tentang rindu? Jika setiap huruf pertama di setiap baris dibaca secara vertikal dari atas ke bawah, maka akan tersusun menjadi satu kata, SENJA.

Dahulu, di awal-awal saya suka membuat puisi, saya pernah membuat beberapa puisi di mana setiap huruf pertama di setiap baris akan tersusun menjadi sebuah nama. Saat itu, saya tidak jika jenis puisi tersebut memiliki sebutan atau nama. Jenis puisi yang demikian namanya adalah Puisi Akrostik.Β  Puisi Akrostik adalah sajak atau puisi yang huruf awal dari setiap baris menyusun sebuah kata atau kalimat secara vertikal dari atas ke bawah. Puisi Akrostik biasanya membicarakan apa yang menjadi susunan huruf yang membentuk sebuah kalimat di awal baris.


Baca Juga Puisi Lainnya :

26 thoughts on “Aku dan Puisi Akrostik

  1. tqrb Februari 24, 2015 / 17:43

    keren juga nih puisi nya, pasti yang bikin puitis juga πŸ˜€

    • jampang Februari 24, 2015 / 20:49

      πŸ˜€
      terima kasih

  2. dani Februari 24, 2015 / 18:01

    Baru tahu kalo itu namanya akrostik Bang. Tadi sempat kepikir kosakata dengan huruf awal tertentu kudu banyak biar bisa banyak bikin puisi dengan huruf awal yang sama.

    • jampang Februari 24, 2015 / 20:50

      saya juga baru tahu senin kemarin, mas. tadinya nggak tahu sama sekali

  3. Ryan Februari 24, 2015 / 18:37

    Baru tahu mas kalau namanya itu.

    • jampang Februari 24, 2015 / 20:51

      sama. saya juga baru tahu kemarin

  4. rianamaku Februari 24, 2015 / 19:07

    Tambah lagi ilmu aku makasih.

    aku baru tahu koe puisi akrostik itu seperti itu.

    • jampang Februari 24, 2015 / 20:51

      sama-sama, mbak. semoga bermanfaat.

  5. Gara Februari 24, 2015 / 19:38

    Sedang merindu senjakah dirimu, Mas? :hehe
    Puisi akrostik! Keren :))

    • jampang Februari 24, 2015 / 20:52

      sebab di tantangan senin kemarin diminta buat puisi dengan tema rindu dan kata senja

      begitu πŸ˜€

    • jampang Februari 24, 2015 / 20:53

      gpp, mas. nggak semuanya harus dinikmati di sini koq πŸ˜€

  6. Pamela Fitrah Februari 24, 2015 / 20:22

    walaupun bisa nulis puisi tp jangan tanyakan saya ttg puisi (emg sape nyang nanyak)
    teori puisi lbh rumit drpd teori nulis biasa #udahgituajah

    • jampang Februari 24, 2015 / 20:54

      bisa jadi begitu, mpo.
      cuma saya bikin puisi nggak pake teori selain suka sama akhir yang berima

      • Pamela Fitrah Februari 24, 2015 / 20:56

        nah itu dia lebih enak praktek drpd teori kan? saya bkin puisi tergantung suasana hati gk bs dipaksa

        kalo si ayah bisa dipaksa tuh

      • jampang Februari 24, 2015 / 20:57

        ya masing-masing orang kan beda-beda, mpo

  7. alrisblog Februari 24, 2015 / 23:14

    Nah ini juga baru tahu itu namanya akrostik. Keren puisinya.

    • jampang Februari 25, 2015 / 07:32

      idem. baru tahu juga. padahal dulu pernah buat beberapa kali.
      terima kasih

    • jampang Februari 25, 2015 / 11:28

      sebab jarak maka ada rindu πŸ˜€

  8. Burhan Februari 26, 2015 / 01:45

    Mulai lebih suka puisi. Gak perlu terlalu ribetin EYD dan tanda baca πŸ™‚

    • jampang Februari 26, 2015 / 07:59

      ya begitulah kira-kira πŸ˜€

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s