Sabiq’s Diary : Sakit

sabiq sakit
Kelelahan. Mungkin itu yang aku alami selama dua hari. Hari Jum’at yang lalu, seperti yang sudah aku ceritakan di dalam diaryku sebelumnya, aku cukup lama mengantri untuk medapatkan giliran dipijat. Di hari berikutnya, Sabtu, aku diajak Abi dan Ummi pergi ke sebuah pusat perbelanjaan untuk membeli handphone dan Air Conditioner. Karena diselingi dengan makan siang di salah satu restoran cepat saji, maka aku merasa lelah. Akibatnya, menjelang malam, aku jatuh sakit.

Kepalaku terasa panas. Aku juga terkena flu. Akibat flu tersebut, lendir dan air ludahku berkumpul di dalam tenggorokanku. Sementara aku belum pandai untuk menelannya. Akibatnya, aku jadi batuk. Tidak terlalu sering, tetapi ketika aku mengalaminya, batukku seakan tak berhenti. Saat aku batuk berkali-kali itu, kulit wajahku memerah dan aku pun menangis.

Sabtu malam, untuk mengurangi panas di kepalaku, membeli plester kompres dan memakaikannya di keningku. Reaksinya cepat bekerja. Aku bisa tidur, meski seringkali terbangun dan menangis. Kadang disertai batuk dan bersin.

Keesokan harinya, panasku belum reda. Fluku juga belum pergi. Aku masih sering batu-batuk. Siang harinya, Abi membeli plester kompres lagi serta obat panas untukku di apotik baru yang tak jauh dari rumah.

Di siang hari, aku bisa ceria karena banyak yang menemani dan mengajakku bermain. Tetapi di malam harinya, aku merasakan ketidaknyamanan kembali. Akhirnya aku kembali sering menangis meski tidak seperti malam sebelumnya.

Alhamdulillah, di hari senin, panasku berkurang. Namun flu dan batukku masih ada. Untuk mengobati batukku, ibu membuatkan minuman dari Daun Saga untuk diminum Ummi. Nantinya, melalui ASI yang kuminum, khasiat dari Daun Saga bisa mengalir dan bekerja di tubuhku.

Hari ini, kurasakan tubuhku semakin membaik. Panasku sudah normal. Batukku juga sudah jauh berkurang. Hanya saja, lendir di tenggorokanku masih tersisa. Mungkin tinggal sedikit. Tekadang, jika aku bernapas terdengar suara grok-grok seperti yang kualami beberapa waktu yang lalu.

Selepas shubuh, aku sempat bermain dengan Abi. Aku tertawa beberapa kali meski tanpa suara. Ketika Abi berangkat ke kantor, aku sedang tidur nyenyak. Mungkin nanti malam aku juga tidak bisa bertemu Abi dengan segera. Sebab Abi akan pulang kerja tidak seperti jam biasanya.


Baca Diaryku Lainnya :

34 thoughts on “Sabiq’s Diary : Sakit

  1. izzawa April 9, 2015 / 14:57

    Wah anakku juga batuk.mas….sama bget kyk sabiq kalo udh batuk lama kdg smpe mau muntah…tp syukurnya skrg udh agak mulai berkurang…daun saga itu kyk apa y mas rifki?

    • jampang April 9, 2015 / 16:12

      seperti gambar ini, mbak

      daun saga

    • jampang April 9, 2015 / 16:13

      terima kasih doanya, tante

  2. ira nuraini April 9, 2015 / 15:32

    mg cpt sehat ya Sabiq…kalo bayi batuk slalu tantangannya ga bisa ngeluarin dahaknya, biasanya malah ngerasa lega kalo udah muntah..jd dahaknya ikut keluar sama muntahnya…

    • jampang April 9, 2015 / 16:14

      terima kasih atas doanya tante. iya, aku belum bisa mengeluarkan dahaknya. oh ya, aku lupa, aku juga dipakaian balsem bayi. kata abi dan ummi, dahaknya akan keluar bersama pupku😀

      • ira nuraini April 9, 2015 / 16:20

        kalo pake AC jgn terlalu dingin selama msh batuk…kalo anak2ku sih gitu kalo dingin makin parah batuknya…

      • jampang April 9, 2015 / 17:34

        iya tante, Abi set ACnya 28 derajat celsius

  3. dani April 9, 2015 / 15:48

    Adududuh. Cepet sembuh ya Sabiq. Kasohan banget. Emang lagi musim virus merajalela Bang..

  4. lazione budy April 9, 2015 / 15:52

    dulu Hermione juga dipijat, habis itu jarang sakit.

    • jampang April 9, 2015 / 16:15

      mungkin karena aku kecapean om, dua hari di luar rumah dengan waktu yang cukup lama

  5. alrisblog April 9, 2015 / 16:13

    Pijat memang bagus buat bayi kang. Tapi hati2 memilih memilih tukang urutnya, harus yang sudah terpercaya.

    • jampang April 9, 2015 / 16:17

      kalau aku dipjat sama Abi, cuma sebetas elus dan usap2 aja, om.
      kalau tukang pijat yang aku datangi… sudah terpercaya di kampung, banyak yang datang

  6. Pamela Fitrah April 9, 2015 / 19:31

    cepet sembuh ya Sabiq sayang. ih makin gede jadi mirip Uminya yaaa

    • jampang April 10, 2015 / 05:22

      terima kasih, tante.
      iya kah?😀

      • Pamela Fitrah April 10, 2015 / 16:01

        iya kan lahir mirip abangnya eh pas udh gedean mirip si umi

      • jampang April 10, 2015 / 16:24

        wajah bayi kan masih berubah-ubah, tante

      • Pamela Fitrah April 10, 2015 / 16:35

        nah itu lah salah satu keunikan baby

      • jampang April 10, 2015 / 22:15

        iya tante😀

  7. Anggun April 9, 2015 / 20:09

    Sabiq ganteng cepat sembuh yaaa

    • jampang April 10, 2015 / 05:25

      terima kasih doanya, tante

  8. Burhan April 9, 2015 / 20:10

    Tiada yg lebih bikin hati kalut dan galau selain melihat si kecil sakit. Syukur pengalamn itu dah lewat. Saat usia 1-5 anak2ku bisa sakit 2-3 kali sebulan. Sampe minta medical checkup full. Dokernya bilang gk perlu karena buat balita itu masih normal.
    Semoga Sabiq cepat pulih

    • jampang April 10, 2015 / 05:24

      terima kasih doanya, om. sekarang kepalaku sudah nggak panas lagi. cuma batuk yang masih ada sesekali. alhamdulillah

  9. fenny April 10, 2015 / 00:00

    Semoga lekas sehat ya Sabiq …

    • jampang April 10, 2015 / 05:23

      iya, tante. terima kasih

  10. rhey April 10, 2015 / 04:42

    Gws ya sabiq… biar bs main2 lg😉

  11. Ria Angelina April 10, 2015 / 08:57

    Wah cuaca juga baru ekstrim kalau siang luar biasa panasnya begitu juga malam gerahnya ampun ampun.
    Dedek dbay harus nurut umi dan abiya biar ngak panas lagi.

    • jampang April 10, 2015 / 09:19

      iya tante. alhamdulillah, sekarang sudah baikan. batuknya tinggal sesekali aja

  12. bunda4R April 10, 2015 / 14:45

    syafakallah sabiq..

    kalo panas, anak2 di rumah dibuatin ramuan tradisional..dibalurin bawang merah sama minyak telon seluruh badan..

    • jampang April 10, 2015 / 14:55

      terima kasih tante.
      aku lupa cerita juga, nenek buatin aku ramuan dari asem dan bawang merah, cuma ditempelin aja di kening. nggak seluruh badan

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s