Ikut Saya, Mas!

motor“Ikut saya, Mas!” ucap lelaki pengendara sepeda motor itu ketika melintas di hadapan saya.

Sebenarnya sempat terbersit keraguan di dalam pikiran dan hati saya untuk mengikuti ajakan pengendara sepeda motor tersebut. Namu pada akhirnya, saya mengikuti ajakannya dan memacu sepeda motor saya di belakangnya dengan jarak yang tak terlalu dekat.

*****

Di kawasan Permata Hijau, tepatnya di jalan yang menuju Senayan, sedang dilakukan pembangunan fly over. Karenanya dilakukan penyempitan jalan yang berakibat terjadinya kemacetan cukup panjang.

Jum’at pagi, saya sudah berada di kawasan tersebut. Saya mengambil jalan sebelah kanan karena biasanya antrian macetnya tidak terlalu panjang dan lebih bersahabat bagi pengendara sepeda motor.

Ketika akan memasuki jalan tersebut, mobil di depan saya berhenti dan tidak bergerak maju. Padahal, ruang tidak ada kendaraan lain di hadapannya. Tak lama kemudian, terjawab mengapa pengendara mobil tersebut tidak memajukan mobilnya. Darai arah depan, terlihat beberapa pengendara sepeda motor berbalik arah.

“Balik! Balik!”

“Nggak bisa lewat!”

Beberapa pengendara sepeda motor memberitahukan saya dan pengendara laij bahwa jalur tersebut tidak bisa dilalui. Padahal hari-hari sebelumnya masih bisa dilalui. Akhirnya saya putar balik.

Salah seorang pengendara sepeda motor tersebut kemudian berkata kepada saya, “Ikut saya, Mas!”

*****

Saya ikuti pengendara sepeda motor yang mengajak saya untuk mengikutinya. Harapan saya adalah, terhindar dari kemacetan sehingga bisa tiba di kantor tepat waktu.

Pagi itu, saya melewati jalan yang belum pernah saya lewati sama sekali. Masuk gang-gang sempit. Beberapa saat kemudian, akhirnya saya bisa menemukan kembali jalan raya. Jalan yang pernah saya lewati, entah sekali atau beberapa kali. Mungkin jalur yang saya baru lewati kali pertama itu bisa jadi jalur alternatif selama pembangunan fly over Permata Hijau belum selesai.

Sayangnya, saya tidak sempat berterima kasih kepada pengendara sepeda motor tersebut. Pengendara yang tidak egois dan mau membantu pengendara sepeda motor lain.

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala membalas kebaikannya.


Tulisan Terkait Lainnya :

33 thoughts on “Ikut Saya, Mas!

  1. Ria Angelina April 12, 2015 / 22:28

    Joos suka kalau ketemu orang kaya gitu, doain aja biar selalu di berkati Allah..

  2. Alris April 12, 2015 / 22:33

    Beberapa waktu lalu sewaktu dari Pos Pengumben jalan itu masih lancar.
    Jakarta emang gitu ya, lama gak lewat tau2 macet ada pembangunan.
    Semoga yang mengasih tau jalan itu dapat pahala.

    • jampang April 13, 2015 / 08:03

      kalau pos pengumben udah lama macet, mas πŸ˜€
      kalau pagi-pagi malah motor diperbolehkan masuk jalur lawan arus, cuma di kasih pembatas gitu. itu terakhir saya lewat seh… nggak tahu sekarang. soalnya jarang lewat situ di pagi hari.

      aamiin

  3. Ryan April 12, 2015 / 22:46

    Wah. Syukurlah bertemu org baik hati mas.

    • jampang April 13, 2015 / 08:03

      iya, mas. bisa menghemat waktu dan tahu jalan alternatif.

  4. rhey April 13, 2015 / 05:27

    Sukur ktmu orng baik ya,,trkadang pasti trselip ngeri jg klau kek gitu secr lg musim begal πŸ™‚

    • jampang April 13, 2015 / 08:04

      πŸ˜€
      iya mbak. untungnya itu di pagi hari dan lewat jalan perjampungan. bukan jalan raya yang sepi

  5. rinasetyawati April 13, 2015 / 07:40

    semoga Allah memudahkan orang itu yah karena sudah memudahkan orang lain…..

  6. ayanapunya April 13, 2015 / 07:41

    biasanya klo jalan macet gitu ada beberapa orang yang mulai nyari jalan tikus dan banyak yang ngikutin deh

    • jampang April 13, 2015 / 08:07

      iya mbak. biasanya juga pada ngikutin. cuma kan jarang yang ngajak atau nawarin gitu πŸ˜€

    • jampang April 13, 2015 / 11:00

      iya. biasanya tanpa kata2 πŸ˜€

      udah OKE menu blognya?

  7. mandor April 13, 2015 / 10:42

    Sesama pengendara motor dilarang saling mendahului ya mas. Terlebih di saat macet begitu harus tolong menolong untuk menemukan jalan baru hingga mencapai tujuan

    • jampang April 13, 2015 / 11:01

      harusnya seh begitu, biar tertib. tapi kadang ada aja yang mendahului pengendara lain πŸ˜€

  8. Arie Ardiansyah April 13, 2015 / 11:47

    saya percaya masih banyak orang baik di muka bumi ini mas πŸ™‚

  9. Goiq April 13, 2015 / 11:47

    saya percaya masih banyak orang baik di muka bumi ini mas

  10. GloryGrant April 13, 2015 / 17:40

    Orang itu baik banget ya mas. Jarang-jarang ada orang kayak gitu, kalau baca di koran adanya pura-pura nunjukin jalan trus di tempat sepi malah dirampok.

    • jampang April 14, 2015 / 05:15

      karena berita seperti itu, saya juga khawatir mbak πŸ˜€

  11. fenny April 13, 2015 / 19:06

    Lewat jalan tikus sebelah mana?
    Orangnya baik bgt …
    Smoga penghuni d jalan alternatif itu tdk terganggu klo sdh byk yg lwt … πŸ™‚

    • jampang April 14, 2015 / 07:43

      belok kanan sebelum lampu merah itu. cuma kalau baru sekali jalan, saya belum hapal juga πŸ˜€

  12. Gara April 14, 2015 / 03:22

    Orang baik memang akan selalu bertemu dengan hal-hal baik :)).
    Ah, daerah sana memang macet banget ya Mas… mudah-mudahan pembangunan jalan layang itu selesai tepat waktu :)).

    • jampang April 14, 2015 / 07:45

      di beberapa titik emang macet, gar.
      aamiin

  13. Firman April 14, 2015 / 05:59

    coba semua pengguna jalan begitu, saling membantu.. jarang-jarang..

    • jampang April 14, 2015 / 07:44

      iya, mas. jarang yang begitu

  14. wiblackaholic April 16, 2015 / 10:26

    pantes teman saya sekarang datangnya selalu telat… πŸ˜€

    • jampang April 16, 2015 / 14:15

      emangnya lewat situ dianya?

  15. zaki19482 April 17, 2015 / 11:46

    Bang Jampang, itu kenimatan dari Allah SWT. ditolong dari segala penjuru yang tidak kita sangka-sangka. πŸ™‚

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s